HI UMM Perkuat Sinergitas dengan Alumni

SEJAK didirikan pada 2005, program studi (Prodi) Hubungan Internasional Universitas Muhammadiyah Malang (HI UMM) telah  menjadi salah satu prodi unggulan UMM. Hal tersebut dibuktikan dengan passing grade HI sebesar 95 yang nyaris menyamai Prodi Kedokteran dengan passing grade 98.       “Hal ini menjadi peluang sekaligus tantangan. Peluang untuk menunjukkan eksistensi dan kualitas, serta tantangan karena prodi HI di Indonesia semakin banyak sehingga persaingan semakin kompetitif,” papar salah satu perintis dan pendiri HI UMM, Drs Saiman MSi saat ditemui, Rabu (24/2). Saiman mengakui, HI UMM telah melalui perjalanan dan kemajuan yang luar biasa selama lima belas tahun kiprahnya.       Bagi prodi yang tergolong muda, tentu saja alumni menjadi aset penting bagi kemajuan almamater. Menyadari hal itu, melalui Gathering dan Temu Alumni yang berlangsung pekan lalu (14/2), HI berupaya membangun sinergi dengan para alumni yang saat ini telah memiliki sebaran yang luas. Berbagai alumni HI UMM telah bekerja di berbagai sektor, seperti menjadi anggota dewan dan birokrat, usahawan muda dengan berbagai bidang usaha, perbankan, akademisi, LSM, bahkan hingga sebagai artis.       Terkait dengan itu. Dekan FISIP Dr Asep Nurjaman MSi menegaskan pentingnya sinergitas antara prodi dengan alumninya, terutama di tengah persaingan yang semakin kompetitif. Menurutnya, salah satu kekuatan untuk kemajuan prodi dan universitas adalah ikatan kuat di antara alumni.       Apalagi, tambahnya, lulusan HI memiliki lapangan kerja yang luas dan dapat bekerja di semua sektor sehingga komunikasi antar alumni dan juga prodi menjadi kunci untuk memenangkan persaingan dengan lulusan perguruan tinggi ternama lainnya, melalui kekuatan networking. “Mengutip Albert Einstein, tidaklah begitu penting menjadi orang yang sukses jika kita tidak bisa menjadi orang yang bernilai. Bernilai bagi almamater, agama, dan bangsa,” tuturnya.       Sementara itu, Ketua Prodi HI Gonda Yumitro MA mengungkapkan, sejak 2013 HI UMM telah berhasil meraih akreditasi A. Konsekuensinya adalah perlu diiringi dengan berbagai kemajuan dan peningkatan. Sebab, menurut Master lulusan India itu, mempertahankan prestasi dan predikat akreditasi A adalah hal yang sulit.       Untuk itu, tambahnya, acara ini selain untuk menjaga komunikasi antar keluarga besar HI, juga diharapkan para alumni dapat memberikan masukan bagi pengembangan kualitas pembelajaran dan kurikulum berdasarkan pengalaman para alumni di dunia kerja sekaligus sebagai tracer study. Harapannya, lulusan HI ke depannya dapat memiliki kualitas dan keterampilan untuk memenangkan persaingan di dunia kerja. (naj/han)

Lulusan FISIP Diingatkan Agar Siap Hadapi MEA

FAKULTAS Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menggelar Yudisium periode pertama di tahun 2016. Prosesi yang berlangsung di Aula BAU UMM, Rabu (24/2) ini diikuti 136 calon wisudawan dari lima program studi (prodi) yakni Ilmu Komunikasi (Ikom), Hubungan Internasional (HI), Ilmu Pemerintahan (IP), Sosiologi dan Kesejahteraan Sosial (Kesos).       Dekan FISIP, Dr. Asep Nurjaman, M.Si mengatakan, alumni haruslah memiliki lima karakter yang ia ambil dari kepanjangan FISIP yakni fisik, intelektual, spiritual, integritas dan pantang menyerah.“Secara fisik harus oke, memiliki intelektual yang baik, spiritualnya bagus, juga memiliki integritas dan prisnsip hidup yang pantang menyerah.” ujarnya.       Dalam menghadapi era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) seperti saat ini, lanjut Asep, alumni FISIP UMM harus memiliki kapasitas dan intelektualitas agar mampu berdaya saing. “Dengan dasar kemampuan untuk memecahkan persoalan-persoalan internasional, ditambah dasar filosofis kehidupan yang harus jadi karakter mereka,” jelasnya       Pada yudisium kali ini, diumumkan juga mahasiswa yang menjadi alumni terbaik di tingkat prodi maupun fakultas. Untuk di tingkat prodi, masing-masing mahasiswa yang menjadi alumni terbaik periode ini antara lain Gilang Kartika Sari (Ikom), Heavy Nala Estriani (HI), Desy Pratiwi Irma Suryani (Sosiologi), dan Langgeng Winarno (Kesos). Sementara untuk tingkat fakultas, Desy Pratiwi Irma Suryani (IP) berhasil menjadi alumni terbaik periode ini. (gas/han)