Pendaftaran Gelombang III, UMM Buka Beasiswa Bidikmisi
Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali membuka pendaftaran calon mahasiswa baru. Pada gelombang III, kecuali Prodi Kedokteran, semua Prodi masih membuka kesempatan untuk pendaftar baru “Hanya saja kuotanya tidak sebanyak pada gelombang I dan II,” kata Kepala UPT Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB), Dr Ir Ermanu Azizul Hakim, MT. Pendaftaran Gelombang III dimulai 1 hingga 19 Agustus 2016. Tak hanya itu, pada gelombang III ini UMM mulai membuka khusus untuk beasiswa Biaya Pendidikan Mahasiswa Miskin Berprestasi (Bidikmisi) dari pemerintah. Seperti diketahui, UMM merupakan salah satu perguruan tinggi swasta yang dipercaya pemerintah untuk menyalurkan beasiswa penuh bagi masyarakat kurang mampu itu. Ermanu menjelaskan secara prosedur pendaftaran beasiswa Bidikmisi ini sama dengan pendaftaran reguler. “Bedanya, calon mahasiswa harus melengkapi sejumlah berkas keterangan tidak mampu,” terang Ermanu saat ditemui di ruang kerjanya, Sabtu (30/7). Kelengkapan berkas tersebut di antaranya fotokopi kartu keluarga (KK) 1 lembar; fotokopi ijazah pendidikan orang tua maksimal S1 atau Diploma VI 1 lembar; Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) dari desa atau kelurahan disertai bukti gaji atau penghasilan orang tua 1 lembar; Surat pengantar dari sekolah (ijin Bidikmisi) 1 lembar; bukti pembayaran rekening listrik terbaru 1 lembar, serta; foto terbaru tempat tinggal (rumah tinggal) yang diketahui RT. Sebagai catatan, lanjut Ermanu, tidak semua program studi (Prodi) menerima beasiswa Bidikmisi. Terdapat setidaknya 10 prodi dengan kuota masing-masing 2 orang. “Selain pertimbangan akreditasi, juga untuk memberikan kesempatan lebih luas kepada calon mahasiswa baru memilih minat jurusannya. Berbeda dengan tahun sebelumnya,” ujarnya. Fakultas yang menerima jalur Bidikmisi diantaranya FISIP (Prodi: 1. Ilmu Kesejahteraan Sosial, 2. Sosiologi); FKIP (Prodi: 1. Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 2. PPKn (Civic Hukum); FEB (Prodi: 1. Ekonomi Pembangunan). Adapun materi yang akan diujikan diantaranya Tes Potensi Akademik, Matematika Dasar, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Sosiologi, Ekonomi, Geografi dan Sejarah. Sedangkan FT (Prodi; 1. Teknik Elektro, 2. Teknik Industri); FPP (Prodi: 1. Kehutanan, 2. Peternakan, 3. Perikanan) materi yang bakal diujikan yakni Tes Potensi Akademik, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, Biologi, Fisika dan Kimia. Pelaksanaan tes akan dilakukan 22 Agustus mendatang. Lebih jauh, Ermanu menerangkan, Pemerintah mensyaratkan yang diterima Bidikmisi untuk lulus tepat waktu. Selain itu, lanjut Ermanu, bagi mahasiswa yang Indeks prestasinya buruk, program Bidikmisi akan dicabut. “Karena yang membiayai pemerintah, jadi jangan sampai uang rakyat ini digunakan dengan tidak amanah. Oleh karena itu, mereka yang diterima harus bersungguh-sungguh,” katanya. Selain melalui jalur Bidikmisi dan jalur reguler gelombang III, UMM tetap membuka jalur pendaftaran lainnya yakni Yatim/Yatim Piatu. “Kebetulan, saya menempatkan pendaftaran jalur Yatim/Yatim Piatu ini di gelombang III. Jadi, calon mahasiswa baru yang sudah mendaftar di Bidikmisi, tidak bisa mendaftar di jalur Yatim/Yatim Piatu juga jalur Reguler, karena ujiannya bersamaan,” ungkapnya. (can/nas)
Webometrik Juli 2016: Aspek Presence Rank, UMM Ranking 4 Indonesia

Lembaga pemeringkatan website perguruan tinggi dunia (Cybermetrics Lab, Spain) kembali merilis peringkat perguruan tinggi seluruh dunia edisi Juli 2016. Setelah mengalami penurunan pada edisi Januari 2016 (karena adanya pinalti), maka website Universitas Muhammadiyah Malang kembali meningkat ke urutan 35 Indonesia. Untuk aspek Presence Rank, website UMM menduduki peringkat 4 Indonersia, di bawah UGM, IPB dan UI. Presence rank merupakan salah satu aspek pengurutan berdasarkan banyaknya halaman website dan banyaknya file yang diupload. Pada aspek ini, website UMM menduduki ranking 13 untuk level Asia Tenggara dan 197 level dunia. Ranking ini meningkat tajam dibanding ranking aspek tahun-tahun sebelumnya. Ranking Webometrik UMM untuk Aspek Presence Rank Level Indonesia Ranking Webometrik UMM untuk Aspek Presence Rank Level Asia Tenggara Selain peringkat webometrik, lembaga pemeringkatan itu juga merilis peringkat repositori universitas. Ranking of Web Repositories merupakan pemeringkatan universitas berdasarkan kumpulan bahan digital universitas yang dipublish di website untuk dimanfaatkan oleh masyarakat luas secara online. Ranking repositori website universitas pada edisi Juli 2016 menempatkan Universitas Muhammadiyah Malang pada urutan 6 Indonesia, di bawah: Undip, IPB, Gunadarma, UMS dan UNY. Untuk level Asia Tenggara, repository UMM menduduki ranking 10. Ranking Repositori UMM Level Indonesia Ranking Repositori UMM Level Asia Tenggara Seperti diketahui, aspek penilaian webometrik sekarang berubah metodologinya, tidak lagi: visibility, size, rich files dan scholar. Sejak tahun 2015, penilaian webometrik berdasarkan 4 aspek, yaitu: Impact, Presence, Openness, dan Excellence. Impact mempunyai bobot 50%, dan sisanya untuk ketiga aspek tersebut. Impact merupakan penilaian berdasarkan banyak backlink atau link eksternal (pihak ketiga) yang didapat oleh website universitas. Penilaian tergantung oleh perhitungan yang dilakukan oleh website Majesticseo dan backlink histori yang diambil dari website ahrefs. Presence merupakan ranking berdasarkan banyaknya halaman website (site) dan banyaknya file (Rich Files) yang ada di website universitas. Penilaian dilakukan oleh mesin pencari Google. Openness, merupakan penilaian ranking berdasarkan banyaknya artikel ilmiah ataupun penelitian yang ada di website dalam PDF. Excellence, merupakan penilaian website berdasarkan banyaknya penelitian ilmiah yang berlabel internasional dan terdaftar pada Scimago Group, dalam hal ini juga termasuk jurnal internasional yang telah terindeks atau terpublish pada Scopus. (ytn)