UKM Fair, Ajang Mahasiswa UMM Pamer Kreativitas

SELAIN kompetensi akademik, kreativitas mahasiswa untuk mengembangkan diri melalui organisasi kemahasiswaan (ormawa) dinilai sangat penting. Dari ormawa itulah, mahasiswa dapat menggali dan melejitkan bakat yang dimilikinya. Karena itulah, bagi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), maraknya kegiatan mahasiswa yang diinisiasi Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) akan sangat produktif bagi pengembangan mahasiswa. Di sinilah pentingnya kehadiran UKM Fair yang digelar di Helipad UMM,  Sabtu (15/10). Di UKM Fair kali ini, sebanyak 26 UKM dan 3 organisasi otonom (ortom) Muhammadiyah memamerkan diri melalui stan-stan yang sudah disediakan universitas. UKM Fair merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Student Day yang juga dibuka hari ini. “UKM Fair ini juga sengaja dijadikan satu dengan pembukaan Student Day agar UKM dan ortom bisa bersentuhan langsung dengan mahasiswa baru,” jelas Zen Amirudin selaku Ketua pelaksana Student Day UMM 2016. Adanya UKM Fair ini, lanjut Zen, sekaligus ingin memperkenalkan semua organisasi yang ada di kampus kepada mahasiswa baru. Ibaratnya, UKM Fair ini open house-nya ormawa. “Kita ingin mahasiswa tidak hanya beraktivitas akademik saja namun juga berorganisasi untuk mengisi waktu luangnya,” jelas Wakil Dekan III Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) tersebut. UKM Fair juga menjadi ajang bagi ormawa untuk menampilkan diri melalui stan yang unik dan kreatif. “Setiap UKM dan ortom harus menghias stannya masing-masing dengan seindah dan sekreatif mungkin. Nanti di akhir acara akan diumumkan UKM dan ortom yang paling kreatif dan paling bersih stannya,” papar Zen. Sejak semalam, semua UKM sudah mulai menghias stan dengan berbagai aksesoris. Beberapa UKM bahkan membuat gerbang dengan tongkat seperti di stan UKM Pramuka. Berbeda dengan UKM Pramuka, UKM Tari Sansekerta juga menyajikan tarian di stannya. UKM Melukis Lentera juga menampilkan berbagai lukisan-lukisan kreatif. Sedangkan ortom Tapak Suci menampilkan silat. (jal/han)

Gelar Produk, Dekatkan Hasil Penelitian Pada Masyarakat

UNTUK mendekatkan hasil penelitian dosen, Direktorat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (DPPM) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) mengadakan Gelar Produk dalam rangkaian acara Seminar Nasional dan Gelar Produk (SenasPro) 2016 yang dihelat di Hall Dome UMM, Senin-Selasa (17-18/10) lalu. Koordinator Gelar Produk Hendra Kusuma menerangkan, acara tersebut merupakan wujud pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan dosen UMM. “Semua kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan dosen kita tampilkan disini. Tujuannya untuk mengenalkan kepada msyarakat bahwa kita memiliki produk dari hasi penelitian dan pengabdian tersebut,” ujar Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UMM tersebut. Selain mengenalkan, sebanayak 25 stand juga bertujuan mendekatkan hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. “Banyak hasil peneltian dan pengabdian masyarakat yang dimiliki UMM, namun tidak bisa diperlihatkan karena keterbatasan tempat dan barang yang terlalu besar. Seperti pengabdian masyarakat mikrohidro itu ada sebenarnya, pembuatan jembatan juga. Tentu tidak memungkinkan dihadirkan di tempat ini,” jelas Hendra lebih lanjut. Salah satu hasil penelitian dan pengabdian masyarakat dalam bidang sosial yakni tentang pos pemberdayaan keluarga (Posdaya) di Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang. “Hingga saat ini, Posdaya tersebut memiliki omset hingga 2 Miliar rupiah. Kita memperbaiki kesejahteraan masyarakat disana. Entah dari sisi pendidikan, ekonomi dan semacamnya,” jelas Dosen Ilmu Ekonomi Studi Pembangun (IESP) tersebut. “Tak hanya di bidang sosial”, lanjut Hendra, “pengabdian kepada masyarakat juga dilakukan di bidang lainnya. Misal bidang eksakta, UMM melakukan pengabdian masyarakat dengan memanfaatkan teknologi mikrohidro sebagai pembangkit listrik di Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang. Menariknya, danau tersebut juga dijadikan tempat pariwisata. Pengabdian dan penelitiannya bahkan berkembang hingga ke tercipta tempat pariwisata baru,” tuturnya. Di bidang ekonomi, UMM memperkenalkan galeri investasi tentang tata cara berinvestasi dan jual beli saham. Selain itu, stand tersebut juga mengajarkan bagaimana membaca dan menganalisa bursa saham. Gelar produk dibuka langsung oleh Direktur Riset dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Prof. Dr. Ocky Karna Radjasa, M.Sc. bersama Wakil Rektor I UMM, Prof. Syamsul Arifin, M. Si dan Kepala DPPM, Prof. Dr. Ir. Sujdono, M. Kes. (jal/can)