UMM Gandeng Tujuh Kampus UK Gelar Pameran Pendidikan

SEBANYAK tujuh perguruan tinggi di Britania Raya (UK) hadir di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) melalui gelaran UK-Indonesia Collaboration Forum and Fair, Senin (18/9). Tujuh kampus tersebut yaitu De Montfort University Leicester, University of Dundee, University of Westminster, Durham University, Harper Adams University, University of Bradford, dan Swansea University. Kegiatan ini merupakan kerjasama antara lembaga EdUKIndo dan UMM. Kolaborasi kedua lembaga ini juga menghadirkan delegasi Kantor Urusan Internasional dari sejumlah kampus di Indonesia untuk berdialog tentang perluasan kemitraan internasional. Dalam diskusi ini, tiap-tiap kampus saling berbagi tentang riset dan pengembangan di kampusnya. Pada kesempatan ini, kepala program studi Hubungan Internasional (HI) Gonda Yumitro SIP MA berbagi kisah tentang jaringan kerjasama di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), khususnya prodi HI. “Di UMM, juga di FISIP, kerjasama dengan berbagai universitas mancanegara sudah lama terjalin. Sejauh ini, kerjasama paling banyak dilakukan dengan kampus-kampus di Asia melalui MoU. Melalui kolaborasi seperti ini, kerjasama dengan kampus-kampus di UK diharapkan dapat terjalin,” ujar Gonda. Belum lama ini, imbuh Gonda, salah satu artikelnya juga dimuat di sebuah jurnal internasional terindeks Scopus. Hal ini menarik perhatian University of Westminster. “Kampus kami berbasis pada riset. Jadi, mahasiswa-mahasiswa yang produktif dalam hal riset akan sangat bagus,” ujar Dr Panos Hahamis dari University of Westminster. Pameran pendidikan UK bukan yang pertama kali digelar di UMM. Menurut kepala Internasional Relation Office (IRO) UMM Dr Abdul Haris MA, kegiatan ini memiliki empat tujuan. “Mengenalkan kolaborasi internasional UMM pada mahasiswa dan masyarakat umum, memberi kesempatan mahasiswa asing untuk melakukan exchange program di UMM, salah satu upaya peningkatan rekognisi internasional, serta langkah strategis menuju world class university,” terang Haris. (ich/han)
Kemah Nasional PTM se-Indonesia Garap Desa Bendosari Jadi Objek Ekowisata

PERKEMAHAN Bakti Racana Muhammadiyah Nasional (Kembaramunas) ketiga yang dihelat di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menjadi ajang Pramuka Pandega dari 23 Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM) se-Indonesia meningkatkan kepedulian kepada masyarakat. Selama sepekan, 18- 23 September 2017, para Pramuka Pandega itu akan fokus menggarap Desa Bendosari, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang dijadikan objek ekowisata. Kegiatan tersebut merupakan Program Kerja Dewan Racana Pangkalan UMM, dan hasil musyawarah Pandega PTM se-Indonesia tentang pelaksanaan Kemah Racana Muhammadiyah Nasional kedua di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta pada 24 September 2016 silam. Tak sekedar dikemas dalam format perkemahan pada umumnya, kegiatan Kembaramunas 3 ini meliputi sejumlah kegiatan pengabdian Pramuka Pandega kepada lingkungan dan masyarakat Kabupaten Malang. Di antaranya pembekalan materi terkait bakti fisik dan nonfisik. “Peserta diberi persiapan materi tentang bagaimana pemanfaatan sumber daya alam yang tersedia di Desa Bendosari,” terang Ketua Pelaksana, Siti Nurahmah saat ditemui usai upacara pembukaan di Heliped UMM, Senin (18/9). Pembekalan materi tersebut, imbuh Siti, nantinya diimplementasikan lewat keterlibatan peserta dalam pembuatan dan pengembangkan fasilitas untuk menunjang keindahan, kualitas serta nilai jual Kampung Ekowisata Bendosari. Salah satunya lewat penanaman beberapa tanaman pendukung di kawasan pohon pinus untuk dijadikan Taman Hutan Pinus. Tak hanya itu, peserta juga diberi edukasi tentang pemerahan susu sapi serta pengolahan limbah kotoran sapi yang nantinya akan dikembangkan menjadi biogas. Gelaran tersebut sekaligus diadakan Seminar Nasiona bertajuk “Aktualisasi Peran Penegak Pandega dalam Pengabdian Masyarakat” yang menghadirkan Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Nasional Gerakan Pramuka, Prof. Dr. Suyatno, M.Pd., Dewan Kerja Penegak Daerah Jawa Timur, Binar Bintang Putra Ananta, S.Pd, serta anggota kehormatan Pramuka UMM, Syamsul Hadi, S.Pt. (can/han)