Refleksi 17 Tahun LK, Mahasiswa Vietnam Ikut Mainkan Angklung

REFLEKSI perjalanan 17 tahun Lembaga Kebudayaan (LK) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) berlangsung semarak. Di antara yang menarik perhatian, yaitu tampilnya sejumlah mahasiswa asing memainkan alat musik tradisional Indonesia. Salah satunya, Le Thi Nhu Lai, mahasiswa asal Vietnam yang mengaku sangat senang memainkan alat musik angklung. Menurutnya, Ia tak mengalami kendala ketika berlatih angklung, karena menikmati setiap prosesnya. “Perasaannya senang sekali dan bangga tampil di depan.Saya hafal lagu Tanah Air karena sudah tahu lagu ini sejak sebelum ke Indonesia,” ungkapnya di sela-sela kegiatan Malam Ekspresi Seni dan Budaya (Maksidaya), Rabu (18/10) di Heliped UMM yang digelar LK khusus memperingati miladnya yang ke-17 itu. Selain permainan angklung, beberapa penampilan lain yang dipentaskan yaitu tari daerah Bedhayan, dan nyanyian lagu Tanah Air oleh mahasiswa asing UMM, serta tarian Thailand. Selain itu, ada pula pameran foto dari komunitas pecinta fotografi UMM, Jurnalistic Fotografi Club (JUFOC). Asisten Rektor Bidang Akademik, Dr Budi Suprarto MSi mengungkapkan kekagumannya pada konsistensi LK UMM dalam melestarikan budaya. “Kami berharap acara seperti ini tidak hanya jadi tontonan namun keberadaannya bisa menguatkan brand agar lebih dikenal sebagai kampus yang tidak pernah tidur dari produktivitas dan kreativitas,” ujarnya menutup sambutan.
Dibina UMM, Akbid Muhammadiyah Madiun Lakukan Regenerasi

AKADEMI Kebidanan (Akbid) Muhammadiyah Madiun baru saja melakukan regenerasi. Direktur sebelumnya, Faqih Ruhyanudin, M.Kep. Sp.Kep.KMB yang menjabat selama 2013-2017 digantikan oleh Edy Purwanto, MNg yang akan memimpin untuk periode 2017-2019. Akbid Muhammadiyah Madiun merupakan kampus binaan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), karena itu, selepas mengemban amanah di akademi tersebut, Faqih Ruhyanudin saat ini dipercaya sebagai dekan Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES) UMM untuk periode 2017-2021. Sementara itu, sang direktur baru, Edy Purwanto, juga memiliki profil yang menarik. Edy merupakan lulusan School of Nursing, Flinders University, Australia. Diharapkan, Edy dapat meneruskan capaian direktur sebelumnya dan siap untuk berakselerasi membawa Akbid Muhammadiyah Madiun lebih baik lagi. Pelantikan direktur baru Akbid dilakukan Rabu, 18 Oktober 2017 bertempat di Aula Lantai 2 Gedung Kuliah Akbid, disaksikan oleh Majelis Dikti Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Badan Pembina Harian, direktur Rumah Sakit Islam (RSI) Aisyiyah Muhammadiyah Madiun, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Madiun, dan seluruh civitas akademika. Sejak dua tahun lalu. Akbid Muhammadiyah Madiun memang telah menjadi salah satu amal usaha Muhammadiyah yang menjadi binaan UMM. Rektor UMM Fauzan selama dua tahun ini menugaskan SDM terbaik Fakultas Ilmu Kesehatan UMM untuk mengabdi menjadi direktur pada AUM tersebut. Mulai dari Faqih pada 2013-2017yang dilanjutkan dengan Edy untuk periode 2017-2021. Faqih menyampaikan, Akbid Muhammadiyah merupakan aset milik muhammadiyah yang harus terus dijaga, dirawat dan ditumbuhkan menjadi lebih baik. Sementara itu, ketua BPH Sugianto berharap pergantian direktur dan pelantikan ini makin menguatkan akademik, kualitas SDM, dan manajemen keuangan di kampus ini. Sedangkan perwakilan Majelis Dikti PP Muhamamdiyah Dr. Muhammad Samsudin, M.Pd mengatakan Perguruan Tinggi Muhammadiyah semoga menjadi perguruan tinggi yang besar di tengah kebijakan Kemenristek yang sedang meningkatkan mutu perguruan tinggi di Indonesia. (*/han)