18 Dosen Prodi Ilmu Hukum UAD, Studi Banding ke UMM

PEROLEHAN akreditasi A pada program studi Ilmu Hukum Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) merupakan sebuah tanggung jawab. Untuknya, sebagai Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM), Program Studi (Prodi) Ilmu Hukum UMM bersedia melakukan pendampingan kepada Prodi Ilmu Hukum Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dalam kunjungan kerja studi banding dan penandatangan nota kesepahaman (MoU), Sabtu (03/02). Kepala Laboratorium Hukum, Bayu Dwiwiddy Jatmiko M.Hum mengungkapkan bahwa pihaknya selalu terbuka kepada universitas yang ingin studi banding di UMM. Disamping itu, dosen Ilmu Hukum UMM ini juga menegaskan bahwa diperlukan kerjasama antara perguruan tinggi untuk mendidik juga mencerdaskan anak bangsa. “Pada dasarnya kerjasama di bidang akademik, kerjasama dibidang usaha mencerdaskan kehidupan bangsa itu harus dilakukan bersama-sama oleh seluruh komponen bangsa, termasuk lembaga pendidikan,” ujarnya. Bertempat di Auditorium Fakultas Hukum UMM, kunjungan ini dihadiri oleh 18 dosen Prodi Ilmu Hukum UAD. Pertemuan ini membahas kurikulum prodi Ilmu Hukum. Pada kesempatan tersebut, UMM juga memaparkan tentang program magang, perkuliahan, praktikum, dan cara menghadapi mahasiswa dengan berbagai karakter. Tidak hanya itu, dosen dari UAD juga menengok Laboratorium Hukum milik UMM. Melalui kunjungan semacam ini Bayu berharap setiap universitas dapat memberikan sumbangsih yang nyata untuk bangsa. “Untuk mencapai itu maka kita harus bekerja sungguh-sungguh. Kita buat kurikulum sebaik-baiknya, kita mendidik anak didik sebaik-baiknya bahkan juga membekali mereka dengan nilai-nilai religius dan suri tauladan,” tandas Bayu.(nim/sil)
Pertandingan Tenis Persahabatan, Tim Rektor UMM Ungguli Tim Wakil Rektor II UMS

Keberadaan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Tennis Club, salah satu klub olah raga tenis lapangan dosen dan karyawan UMM semakin disegani. Di Jawa Timur, Tennis UMM sudah banyak dikenal baik melalui even turnamen lokal Malang, Jawa Timur maupun nasional. Tak ayal, rangkaian prestasi tersebut membuat penasaran klub tenis Universitas Muhammadiyah Solo (UMS) untuk menjajal kekuatan tim tennis UMM dalam momen latih tanding persahabatan. Sabtu pagi, (3/2) mereka datang ke lapangan UMM dengan membawa 12 pasang pemain andalan. Istimewa, kehadiran mereka disambut langsung oleh Rektor UMM Fauzan yang juga Ketua klub tenis Dosen Karyawan UMM. Dalam sambutannya, Fauzan menyampaikan bahwa jalinan silaturahmi tidak hanya dapat dilakukan dengan bertamu, tetapi juga dengan mengadakan pertandingan olahraga, salah satunya tenis. “Dengan bermain bersama, persahabatan akan terjalin lebih akrab dan santai. Ada permainan, guyonan, saling mendukung dan belajar teknik akan semakin memberikan rasa tersendiri dalam memelihara persaudaraan,” ujar pemain yang memiliki teriakan khas Joosss ketika service roketnya sukses tersebut. Tim UMS yang dikomandani oleh wakil Rektor II Sardjito mengungkapkan kegembiraaannya diterima UMM dengan baik dalam rangka sparring partner persahabatan olah raga tennis. “Tidak peduli menang kalah, tapi rasa persaudaraan dan tambah dulur adalah hal terpenting dari tujuan kegiatan ini,”ujarnya. Pertandingan berjalan sangat seru dan ramai disertai dengan applause dari rekan-rekan yang hadir, terutama ketika ada pukulan yang memenangkan. Diawali dengan pertandingan seru, pasangan Rektor UMM Fauzan dan Santoso sukses mengalahkan pasangan Wakil Rektor II UMS Sadjito dan Nur. Dengan skor telak 8 – 2, Tim Fauzan dan Santoso menyudahi pertandingan. Keperkasaan tim tenis UMM berlanjut dengan kemenangan-kemenangan pasangan lain yang menambah dominasi poin dengan UMS. Dari 13 pasangan yang dimainkan, UMM memenangkan 10 pasangannya dengan permainan yang ciamik, cantik, meriah dan memberikan hiburan bagi semua penonton yang datang. Usai pertandingan, tim UMS dijamu dengan makan bersama dengan hidangan khas Jawa Timur sambil beramah tamah antar sesama pemain tenis. (rid/sil)