UMM Gandeng Casio Kembangkan Pembelajaran Matematika Berbasis IT

Perkembangan dunia pendidikan saat ini perlu dikombinasikan dengan perkembangan zaman. Hal tersebut mengingat lekatnya anak muda termasuk para mahasiswa dengan teknologi. Kali ini, Program Studi (Prodi) Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UMM menerima kerjasama dengan Casio Singapore dalam Program Casio Education Indonesia. Education Manager Tim Casio Mutia Meilina menyampaikan, kerjasama ini dilaksanakan sebagai salah satu upaya untuk membangun kerjasama dengan lembaga atau instansi guna mengembangkan pendidikan di Indonesia. “Saat ini Casio menghubungkan pendidik – pendidik di seluruh dunia, salah satunya dengan UMM,” tandasnya usai melaksanakan MoU Pengembangan Pembelajaran Matematika Berbasis IT dengan Prodi Matematika FKIP UMM, Kamis (5/7). Khusus untuk program pendidikan, Casio yang memiliki scientific calculator, projektor dan alat musik ini nantinya yang akan berhubungan dengan Prodi Matematika. Menggunakan scientific calculator, nantinya mahasiswa-mahasiswi Prodi Matematika bisa dengan mudah terbantu dalam proses belajar mengajar. Scientific calculator juga membuat proses mengajarkan mahasiswa pola-pola matematika tetap bermakna dan menyenangkan dengan kalkulator, tanpa menghilangkan prosedur yang ada. Pada kesempatan kali ini, Tim Casio mengajukan beberapa poin MoU untuk di sepakati bersama, antara lain menjadikan UMM center penelitian, membantu publikasi jurnal ilmiah nasional/internasional, menyelenggarakan seminar nasional/internasional hingga suporting transport teknologi dalam kewirausahaan. Dekan FKIP Dr. Poncojari Wahyono menyambut baik kerjasama ini. Ia berharap akan banyak kerjasama lain yang dapat dijalin dikemudian hari. “Mudah-mudahan ini dapat menunjang jarak yang jauh dan terjalin silaturahmi terus-menerus dengan adanya kerjasama ini. Khusus untuk pembelajaran berbasis IT, mudah-mudahan sangat menunjang pembelajaran mahasiswa,” tutupnya.(sal/sil)
Lengkap, Job Fair UMM Fasilitasi Peluang Lulusan Bekerja di Perusahaan Nasional Hingga Internasional

Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) selain berperan sebagai lembaga pendidikan juga bertanggungjawab memberikan segala informasi lapangan kerja bagi lulusannya. Job Fair yang diselenggarakan oleh Pengembangan Karir Mahasiswa dan Alumni (PKMA) adalah salah satu upaya guna memudahkan lulusan dalam mencari kerja. Ada 25 lembaga internal maupun perusahaan luar yang terdaftar dalam Job Fair. Perusahaan-perusahaan tersebut merupakan hasil kerjasama PKMA dengan dinas ketenagakerjaan. “Kami bekerjasama dengan dinas ketenagakerjaan untuk menghubungi perusahaan-perusahaan yang sudah terdaftar di dinas ketenagakerjaan. Sehingga, perusahaan-perusahaan yang kita undang itu adalah perusahaan yang memang tidak bemasalah,” Jelas Fien Zulfikarijah, kepala bagian PKMA. Di antara 25 stan Job Fair tersebut, PKMA juga berhasil menghubungkan kerjasama antara Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES) dengan Mate-Care Co. Ltd. Pagi ini Rabu, (4/7) melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU), UMM dan Mate-Care Co. Ltd. resmi bekerjasama untuk penempatan tenaga lulusan UMM khususnya bidang keperawatan di Jepang. “Dari sekian negara yang kami ajak kerjasama, Vietnam, Nepal, Filipina, yang paling bagus kerjanya dan bekerja dari hati adalah Indonesia. Oleh karena itu saya datang ke Indonesia. Begitu juga yang paling menyambut baik kerjasama ini adalah UMM, itulah mengapa saya ke kampus ini,” ungkap direktur Mate-Care Co. Ltd, Kamimura Yoichiro. UMM mengadakan Job Fair sebanyak empat kali dalam setahun. Periode ini, sesuai dengan jumlah penyelenggaraan wisuda di UMM.