Akhir Tahun Ini, UMM Segera Miliki Akademi Sepak Bola

Tak hanya dalam bidang akademik, Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) juga unggul dalam menyediakan berbagai sarana olah raga berkualitas. Terbukti, setelah resmi menjadi pusat latihan tim kebanggaan Malang, Arema FC, pesona stadion UMM terus menjadi incaran berbagai pihak. Haris Tofli pembina Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) UMM FC mengaku, bahwa stadion UMM sudah dipinang oleh banyak akademi sepak bola di Malang Raya. “Stadion UMM ini sudah banyak yang ingin meminang, hal tersebut dikarenakan stadion ini cukup luas dan memang sangat cocok untuk latihan,” terangnya saat pelepasan Tim U-12 SSB UMM yang akan bertanding di Balikpapan, Minggu (26/8). Saat ini, setelah berfokus pada revitalisasi Sekolah Sepak Bola (SSB) UMM sendiri mulai menggarap perubahan status Sekolah Sepak Bola menjadi Akademi Sepak Bola. Dijelaskan oleh Hari, perubahan status tersebut menjadi salah satu upaya bagi UMM untuk memaksimalkan bakat para pemain sepak bola yang tergabung pada SSB maupun UMM FC agar tampil semakin prima. “Prestasi-prestasi yang ditorehkan oleh SSB UMM sudah melampaui target awal dan cukup menggairahkan untuk kampus, sehingga kita harus segera merubah sekolah ini menjadi akademi,” jelas Haris. Akademi sepak bola sendiri memiliki perbedaan dengan sekolah sepak bola. Akademi merupakan lembaga pedidikan formal yang menyelanggarakan pendidikan olahraga. Dilihat dari sisi pembelajaran, akademi juga memiliki desain tersendiri. Selain itu, dalam proses pembentukan akademi juga harus dipenuhi fasilitas-fasilitas penunjang dalam proses pembelajaran. Melihat berbagai hal tersebut, Haris mengaku bahwa UMM lebih dari siap untuk membentuk sebuah akademi sepak bola. Pihak universitas juga mendukung penuh tentang rencana ini. “UMM ini lebih dari untuk membentuk sebuah akademi, kita punya kolam renang, gym center, lapangan stadion yang dilirik banyak akademi,” papar Haris. Menanggapi rencana perubahan status tersebut, pada kesempatan yang sama Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Malang Eko Budi Hartoyo menympaikan bahwa dirinya optimis jika Akademi UMM akan melahirkan banyak bibit-bibit unggul untuk dunia sepak bola Indonesia. “Saya sangat mendukung penuh keterlibatan UMM dalam melahirkan bibit-bibit pemain sepak bola potensial,” tutur Eko. Rencananya akhir tahun ini Akademi UMM akan diresmikan. Percepetan tersebut diharapan dapat memperlebar jalan bagi UMM melahirkan para pemain sepak bola nasional. (nis/sil)
Pelantikan fungsionaris lembaga Intra Universitas Muhammadiyah Malang

Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menggelar pelantikan dan pembekalan mahasiswa fungsionaris lembaga intra periode 2018/2019. Pelantikan diselenggarakan di Rusunawa UMM Jum’at (24/8). Pembekalan mahasiswa fungsionaris dihadiri oleh perwakilan pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas (BEMU, Senat Mahasiswa (Semu) dan Unit Unit Kegiatan Mahasiswa periode 2017–2018. Dalam pembekalan mahasiswa fungsionaris lembaga intra, Rektor UMM memberi sambutan sekaligus materi mengenai “Student Today, Leader Tomorrow” kepada peserta yang hadir. Ia berharap setelah pelantikan ini para fungsionaris dapat menjalankan kegiatan-kegiatan organisasi serta mengimplementasikan program-program yang dapat dijadikan sebagai ajang edukasi. “Saudara telah bersumpah jabatan sebagai fungsionaris. Saudara memasuki fase sebagai pemimpin yang punya tanggungjawab moral yang lebih. Oleh karena itu, kami berharap kepada seluruh fungsionaris, jalankan tugas dengan penuh tanggungjawab dan amanaht”tuturnya. Dalam materinya, ia mengajak kepada kepengurusan saat ini untuk menunjukkan prestasi dan menjadi penggerak lahirnya iklim akademik. Tidak hanya itu, ia memberikan motivasi untuk menjadi pemimpin yang terintegrasi serta disiplin. Mendapatkan amanah besar, Ketua BEM UMM Ainur Rifqi Almahdani Rahmat berharap agar kepengurusan yang baru ini dapat berjalan dengan baik serta BEM UMM dapat menjalankan amanah sebagai kordinator BEM Malang-Raya dan sekertaris jendral untuk BEM Muhammadiyah se-Indonesia. “Alhamdulillah di hari ini diamanati dan siap untuk mengemban amanah selama satu periode ke depan. Harapan saya, kami pengurus dapat bekerjasama dengan baik ditataran internal maupun eksternal,”tuturnya. Ia menambahkan pada periode saat ini akan mengusung jargon Sinergi Karya Bakti serta menggunakan jargon UMM berkemajuan sebagai visi ke depannya. Melalui semangat ini Rifqi berharap lembaga intra dapat bersinergi dengan melalui peningkatan karya serta berbakti bagi umat, bangsa dan negara.(bel/sil)
Meluncur ke Balikpapan, SSB UMM Siap Rebut Piala Menpora

Terus menggaungkan semangat “Dari Muhammadiyah untuk Bangsa”, kini Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali ikut meramaikan jagat persepakbolaan di Malang. Melalui Sekolah Sepak Bola (SSB) yang dimiliki, sebelas siswa binaan sekolah ini siap bertanding pada Piala Menpora dalam Rangka Hari Olahraga Nasional di Balikpapan Kalimantan Timur pada (28-31/8) nanti. Berdiri tahun 2012, SSB UMM sempat mengalami mati suri. Sejak pulih kembali pada awal Juli tahun ini, SSB UMM terus mengejar target untuk bisa ikut dan merebut prestasi pada beberapa kejuaraan. Di antaranya adalah keberhasilan kelompok pemain usia U-12, yang setelah mengalahkan Kota Blitar akan segera melenggang ke tingkat nasional. Selain itu, pada waktu yang bersamaan kelompok pemain usia U-15 juga berhasil meraih Piala Soeratin Kota Malang dan segera mewakili Kota Malang di tingkat Provinsi. “Persiapan kurang dari tiga bulan, tapi kita bisa buktikan bahwa benar SSB UMM memiliki pemain-pemain handal dan potensial,” tandas pembina Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) UMM FC, Haris Tofli. Semangat dan gairah berprestasi di SSB UMM mulai menggeliat saat Haris resmi menjadi pembina Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) UMM FC. Pria yang juga dosen Program Studi Hukum Fakultas Hukum UMM tersebut melihat bahwa SSB UMM telah memiliki banyak bibit-bibit unggul dan potensial dalam permainan, sehingga sangat disayangkan apabila tidak ada kelanjutan pembinaan. “SSB UMM ini sudah punya banyak pemain-pemain dengan potensi yang luar biasa, sehingga eman jika tidak dilakukan pembinaan secara lanjutan dan khusus,” papar Haris pada pelepasan Tim U-12 SSB UMM di Stadion UMM, Minggu (26/8). Pada kesempatan tersebut hadir juga Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Malang Eko Budi Hartoyo yang turut memantik semangat pada Tim U-12 dan berpesan tetap sportif dalam pertandingan. “Junjung tinggi sportivitas sebagai bentuk pendidikan karakter adik-adik semua, kalah atau menang yang terpenting prestasi harus diraih dengan kejujuran,” tanda Eko. Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Sidik Sunaryo bepesan kepada Tim U 12 agar bermain dengan maksimal untuk bisa menjadi pahlawan pada bidang keahlian masing-masing. “Bertandinglah sebaik-baiknya, maksimalkan potensi kalian, kalian semua punya potensi untuk menjadi pahlawan pada bidang keahlian kalian masing-masing,” ujar Sidik. (nis/sil )