Tak Pandang Bulu Beri Layanan Terbaik, 70% Pasien RSU UMM Merupakan Peserta BPJS

SETELAH tiga tahun melayani pasien Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan (BPJS) Kesehatan, Rumah Sakit Umum Universitas Muhammadiyah Malang (RSU UMM) kembali mendapat kunjungan rekredensial dari BPJS Kesehatan. Kegiatan ini dilakukan untuk mengecek keabsahan seluruh pelayanan, kelengkapan, sarana prasarana dan sumber daya manusia (SDM) yang dimiliki untuk disesuaikan dengan format yang sudah ditentukan oleh BPJS Kesehatan. Kepala Humas dan Kemitraan RSU UMM dr. Viva Maiga Mahliafa Noor, MMRS menyampaikan bahwa kesempatan ini juga menjadi momen evaluasi dimana pihak BPJS melakukan pengecekan ulang, apakah RSU UMM sudah sesuai dengan syarat untuk klasifikasi RS UMM Type C. “Ini semuanya nanti dicocokkan, untuk kerjasama kita (RSU UMM dan BPJS Kesehatan.red) ke depan,” ujar Viva Sabtu, (6/10). Lebih lanjut Viva menguraikan, selain untuk evaluasi BPJS Kesehatan juga akan melihat, apakah ada perubahan maupun penambahan pelayanan dan tambahan fasilitas sesuai dengan data yang disampaikan. “Hasil ini sesuai apa tidak, lalu apa saja sarana prasarana yang dimiliki, nanti akan jadi bagian dari MoU baru. Dengan ini mereka jadi tahu RSU UMM ada fasilitas apa saja,” tambah Viva. Tidak pilih-pilih dalam memberikan pelayanan, sejak menerima peserta BPJS Kesehatan pada 2015 lalu, tercatat jumlah pasien RSU UMM yang menggunakan program BPJS Kesehatan tidak kurang dari 70 % dari total keseluruhan pasien. Kedepannya Viva berharap kerjasama yang dijalin anatara BPJS Kesehatan dan RS UMM dapat terus berjalan dengan baik. Pihaknya sendiri akan terus melakukan berbagai macam terobosan dan peningkatan kualitas untuk memperkuat kepercayaan masyarakat kepada RSU UMM. “Kami melakukan perbaikan untuk semua kepersertaan, pelayanan BPJS Kesehatan sendiri kita coba menambahkan inovasi-inovasi baru supaya lebih dipercaya lagi oleh BPJS untuk menambahkan peserta lagi. Dan semoga RSU UMM dapat mengelola dengan baik seluruh kepersertaan BPJS Kesehatan ini,” tandasnya. Rekredensial pelayanan peserta BPJS Kesehatan di RS UMM (1/10) lalu menjadi syarat perpanjangan kerjasama pelayanan kesehatan fasilitas kesehatan tingkat II. Hadir pada kegiatan ini, Kepala Unit Manajemen Pelayanan Kesehatan BPJS Malang dr H Munaqib MM AAAK beserta staf, Perwakilan PERSI Korwil Malang serta Direksi dan jajaran manajemen RSU UMM. (can/sil)
Magang di PT Virama Karya, Mahasiswa Teknik Sipil UMM Dipersiapkan Jadi Konsultan

SIAPA bilang teknik sipil hanya bisa kerja di lapangan? Ternyata mahasiswa program studi (prodi) Teknik Sipil juga bisa menjadi seorang konsultan. Hal itu disampaikan langsung Direktur PT. Virama Karya (PERSERO), Melany Legitasari, usai menandatangai nota kesepemahaman dengan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Kamis (4/10). “Konsultan adalah ahli yang tugasnya memberi petunjuk, pertimbangan atau nasihat dalam suatu kegiatan,” jelas Melany. Dilanjutkan Melany, lulusan Teknik Sipil sangat berpeluang untuk menjadi konsultan dalam sebuah pembangunan. Untuk menjadi seorang konsultan, tambah Melany, seorang ahli harus melalui tahapan keprofesian. Dimulai dari engineer muda, selanjutnya tenaga ahli, team leader, dan seterusnya. “Minimal 16 tahun bekerja dulu baru bisa jadi konsultan,” terang Melany. Melany menjelaskan bahwa PT. Virama Karya (PERSERO) adalah perusahaan konsultan dengan spesialisasi pada bidang pelayanan jasa teknik dan manajemen bidang transportasi jalan dan jembatan. Perusahaan ini sekarang berada di bawah Badan Usaha Milik Negara (BUMN). “Lulusan teknik sipil yang mempunyai kemampuan yang baik dalam menerapkan pengetahuan ketekniksipilan dan pengetahuan managerialnya akan sangat dibutuhkan untuk menjadi konsultan pembangunan,” paparnya. Melalui penandatangan kerjasmaa antara kedua belah pihak, mahasiswa Prodi Teknil Sipil UMM berkesempatan untuk magang di PT. Virama Karya (PERSERO). Di tahun 2014, Prodi Teknik Sipil mengirim dua mahasiswanya untuk magang di proyek PT Virama Karya. Yakni di supervisi air minum Umbulan, juga di Detail Engineering Design (DED) Jalan Lingkar Timur Sidoarjo. Rektor UMM, Dr. Fauzan, M.Pd. berharap kerjasama yang dibangun antara UMM dan PT. Virama Karya (PERSERO) bisa dimanfaatkan dengan baik oleh Jajaran pengurus UMM juga Mahasiswa. (aan/can/sil)