Pesan Staf Khusus Menhub untuk Lulusan UMM: Bersiaplah Hadapi Tantangan Zaman Milenial

SEBANYAK 1.396 lulusan mengikuti prosesi wisuda ke-90 periode IV Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) hari ini (24/11). Hadir memberi orasi ilmiah, Staf Khusus Menteri Perhubungan Bidang Ekonomi dan Investasi Transportasi Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, Prof. Wihana Kirana Jaya, Ph.D. Dalam orasi ilmiahnya, Wihana mengajak para wisudawan untuk siap menghadapi dunia yang kompetitif dan penuh resiko. “Sebentar lagi saudara akan melihat langsung persaingan di dunia. Maka bersiaplah,” jelasnya. Selain itu perlu pula memperhatikan perkembangan zaman. “Kalau zaman saya ya zaman kolonial, zaman saudara adalah zaman millenial,” tuturnya dibarengi gelak tawa hadirin. Di era digital saat ini, sambungnya, seluruh aspek dapat menjadi peluang berkreasi. Ia kemudian mencontohkan bisnis-bisnis start up yang saat ini sedang berkembang seperti taxi online dan e-commerce. “Hal-hal yang tidak terpikirkan oleh zaman saya saat ini hadir di tengah-tengah kita saat ini. Maka, zaman saudara adalah zaman berkreasi, maksimalkan kemampuan diri,” pesannya kepada para wisudawan dilanjutkan menutup orasi ilmiahnya dengan pantun dan doa. Selain itu, pada gelaran wisuda kali ini, untuk pertama kalinya UMM melalui Program Studi Profesi Insinyur Fakultas Teknik telah mengukuhkan dan mengambil sumpah 7 orang lulusan Sarjana Teknik sebagai Insinyur (Ir.). UMM jadi perguruan tinggi yang mengawali mengukuhkan Insinyur setelah Universitas Gadjah Mada (UGM). Dikukuhkannya sejumlah insinyur ini sejalan dengan pemberlakuan Peraturan Menristekdikti  Nomor 35 Tahun 2016 tentang Penyelenggaraan Program Studi Insinyur yang memberikan mandat kepada sejumlah perguruan tinggi negeri dan swasta. Salah satunya UMM. Rektor UMM, Dr. Fauzan, M.Pd. dalam pidatonya menyebut sejumlah prestasi aktual yang di raih UMM. Di antaranya tiga program studi (prodi) UMM yakni Manajemen, Pendidikan Biologi, dan Peternakan mendapat akreditasi dari Asean University Network Quality Assurance (AUN-QA). Masih di tingkat ASEAN, UMM kembali mendapat anugerah ASEAN Energy Award tahun 2018 dengan kategori ASEAN Best Practices Competition for Energy Efficient Buildings. Yakni UMM sebagai 2nd Runner-up sub kategori bangunan tropis (tropical building) untuk Rumah Susun Mahasiswa (Rusunawa). “Prestasi-prestasi itu semakin memberikan semangat bagi civitas akademika UMM untuk semakin meningkatkan kemampuannya. Mudah-mudahan prestasi-prestasi itu  juga memberikan bukti atas kepercayaan masyarakat mengirim putra-putrinya menimba ilmu di UMM,” tandasnya. (mir/can)

Malik Fadjar: Kuatkan Akhlak untuk Menyongsong Hari Esok Lebih Baik

Prof. Dr. H.A Malik Fadjar M.Si, Anggota Dewan Pertimbangan Presiden Republik Indonesia hadir memberi sambutan dalam gelaran Wisuda ke-90 Periode IV Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Sabtu, (24/11). Malik menyampaikan, saat ini hal terpenting yang menjadi persoalan bangsa adalah akhlak. Dalam sambutannya itu, ia berharap kepada para wisudawan dan wisudawati agar mampu menjadi wakil-wakil yang bisa menebar akhlak, budi pekerti, dan moral di seluruh wilayah nusantara. Utamanya dalam menghadapi kehidupan dinamika politik seperti yang terjadi saat ini. “Melalui wisuda ini,  kami berharap para wisudawan mampu menjadi wakil dari dakwah Muhammadiyah dalam menyebar kebajikan, ” ucapnya. Ia menambahkan, kita hanya bisa memperbaiki suasana kehidupan. Yakni tata kehidupan yang sedang berada dalam proses perubahan oleh pengaruh global dan pengaruh internal. Menurutnya, bangsa Indonesia merupakan bangsa yang kaya dan besar. Oleh karena itu jika, diperkuat akhlak budi pekertinya, sebagaimana yang telah dicontohkan oleh pendiri bangsa, maka Indonesia mampu memasuki kehidupan baru yang lebih baik. “Mudah-mudahan kehadiran para wisudawan yang dikukuhkan kesarjanaannya pada siang hari ini menjadi bagian yang tak terpisahkan untuk menyongsong hari esok yang lebih baik,” tutup malik yang juga merupakan Ketua Badan Pembina Harian (BPH) UMM. Pada wisuda kali ini, sebanyak 1.396 orang lulusan dikukuhkan dalam gelaran wisuda ke-90 periode IV tahun 2018. Mereka berasal dari lima jenjang program, di antaranya: Program Pendidikan Magister (S-2), Program Pendidikan Sarjana (S-1), Program Pendidikan Diploma Tiga (D-3) dan Program Pendidikan Profesi. Perhelatan penting ini juga dihadiri Staf Khusus Bidang Ekonomi dan Investasi Transportasi Kementerian Perhubungan Republik Indonesia (Kemenhub RI), Prof. Wihana Kirana Jaya. Ia hadir untuk memberi kuliah umum di hadapan para wisudawan dan wisudawati. (sri/can)