Tes Masuk Gelombang 1 UMM Didominasi Camaba Kedokteran

Camaba Kedokteran UMM menunjukan kartu peserta. (Foto: Rizki/Humas) Sebanyak 2600 calon mahasiswa baru (camaba) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) mengikuti tes seleksi Jalur Reguler Gelombang 1, Sabtu (11/5) pagi. Mereka bersaing untuk mendapat kursi sebagai mahasiswa tingkat strata 1 dan diploma Kampus Putih. Ujian dipusatkan di lingkungan Kampus III UMM, yakni di Gedung Kuliah Bersama (GKB) I hingga IV, dan Gedung Auditorium BAU UMM. Pada tes gelombang pertama ini, Fakultas Kedokteran masih menjadi favorit para peserta ujian. Sekitar 850 peserta memilih program studi Kedokteran. Bahkan, untuk mengantisipasi kecurangan, UMM sampai mengerahkan petugas bantuan dari pihak kepolisian dan keamanan internal. Hal ini dilakukan untuk menghindari praktik perjokian. Yakni dengan melakukan penggeledahan ke tiap kelas. Dr. Saiman, M.Si. selaku kepala Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) UMM menyatakan, pagu penerimaan pada gelombang 1 ini antara 20 hingga 25 persen. Sementara gelombang 2 dan 3, antara 25 hingga 30 persen. Khusus untuk fakultas kedokteran, pelaksaan tes seleksi gelombang 3 tidak lagi menerima peserta seleksi. Serta, beberapa program studi yang telah memenuhi kuota. Selain itu Rektor UMM Dr. H. Fauzan, M.Pd juga menyampaikan, untuk tes masuk UMM berikutnya akan dilakukan sistem Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) untuk mengikuti perkembangan yang terjadi saat ini. “Ini tahun terakhir UMM melaksanakan ujian tes masuk menggunakan cara konvensional (tulis, red). Nantinya akan menggunakan Ujian Tulis Berbasis Komputer itu,” terangnya. UMM sudah memiliki sekitar empat ratus komputer untuk mempersiapkan UTBK yang rencananya akan mulai dilaksanakan pada tes gelombang 3. Nantinya akan dibagi ke dalam beberapa shift, tergantung dari jumlah peserta yang mendaftar dan kapasitas tempat. “Selain mengikuti perkembangan teknologi dan juga mengantisipasi kecurangan pada saat tes ujian masuk,” terang Fauzan di gedung Rektorat. Setelah menerima camaba dari jalur prestasi dan gelombang 1, UMM akan kembali menyelenggarakan pendaftaran tes jalur regular gelombang II sejak 9 Mei hingga 10 Juli 2019. Sementara pendaftaran gelombang III mulai tanggal 11 Juli hingga 16 Agustus 2019. Para camaba UMM dihimbau memantau lini informasi seputar PMB UMM di kanal pmb.umm.ac.id dan mendaftar di online.umm.ac.id. (zak/can)

Kedokteran UMM Diminati Hingga Ujung Timur Negeri

Gema Universitas Muhammadiyah malang (UMM) tak hanya terdengar di kota Malang dan sekitarnya, tapi hingga ke pelosok negeri. Seperti Priambudi Kesuma Ramadhani sebagai peserta seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Gelombang I yang berasal dari kota asal tim Mutiara Hitam Jayapura, Provinsi Papua. “Saya ke UMM karena rekomedasi dari guru yang ada di sekolah. Selain itu orang tua juga turut merekomendasikan, sehingga saya mencoba untuk mendaftar dan mengikuti tes dan pilihan saya jatuh kepada Fakultas Kedokteran kampus ini,” ungkap Priambudi Kesuma Ramadhani yang kerap disapa Rama ini. Selain itu, Ismaliyah Kurnia Tiara Wati asal Nabire juga punya cerita serupa. “Saya ke sini karena rekomendasi dari guru. Orang tua juga turut mendukung. Tak hanya itu, di lingkungan saya juga terdapat beberapa alumni yang berasal dari kampus ini,” jelas Nia yang juga mengambil Program Studi (Prodi) Kedokteran. Tak kalah menarik, orang tua Ismaliyah turut membagikan cerita perjalannya dalam menemani putrinya. “Saya ke sini karena mengikuti kemauan dan cita-cita putri saya yang sangat ingin berkuliah di UMM. Selain itu kampus ini sudah punya nama di tempat saya,“ ujar Mrakih, saat menemani putrinya selesai ujian seleksi. Dilanjutkan oleh Mrakih, bahwa putrinya sudah dia tawarkan untuk memilih kampus-kampus yang tersebar di berbagai kota di Pulau Jawa lainnya. “Sudah saya tawarkan mulai dari Semarang, Jogja, Solo, serta Universitas Cendrawasih yang ada di Jayapura. Namun Ia tetap kekeuh untuk memilih di sini,” ungkapnya. Pada tes gelombang pertama ini, Fakultas Kedokteran masih menjadi favorit para peserta ujian. Sekitar 850 peserta memilih program studi Kedokteran. Bahkan, untuk mengantisipasi kecurangan, UMM sampai mengerahkan petugas bantuan dari pihak kepolisian dan keamanan internal untuk menghindari praktik perjokian. Setelah menerima camaba dari jalur prestasi dan gelombang 1, UMM akan kembali menyelenggarakan pendaftaran tes jalur regular gelombang II sejak 9 Mei hingga 10 Juli. Sementara pendaftaran gelombang III mulai tanggal 11 Juli hingga 16 Agustus. Pengumuman peserta lolos gelombang 1 tanggal  20 Mei 2019. (riz/can)