Fikes UMM Bikin Moon Charity untuk Disabilitas

Mengusung tema Moon Generation, yaitu Morality, Open Minded, Optimis, dan Nasionalis, Fakultas Ilmu Kesehatan (Fikes) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) ingin mengangkat isu-isu nasional yang sedang berkembang. Tidak hanya dari dalam kampus, pemateri juga didatangkan dari instansi dari Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk memberikan edukasi dan pencegahan narkoba, juga TNI untuk penerapan kehidupan bernegara yang baik di lingkup kampus dan masyarakat. Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fikes UMM M. Dodik Prastiyo menjelaskan bahwa dalam Pesmaba kali ini juga diadakan Moon Charity dengan mendatangkan narasumber dari Adi Gunawan Institut. “Ada penyerahan donasi sebagai bentuk aksi sosial yang dilakukan maba Fikes,” ujarnya di sela penyelenggaraan Pesmaba Fikes yang diikuti kurang lebih 700 mahasiswa baru (maba). Sebagai informasi, Adi Gunawan Institut merupakan lembaga yang menaungi difabel, khususnya tunanetra. Tujuan diadakannya charity adalah untuk menanamkan rasa syukur kepada para maba dan juga bisa diterapkan di kehidupan masyarakat. “Utamanya (lebih peduli) dengan disabilitas,” imbuh Dodik di hari ketiga, Rabu (4/9), penyelenggaraan Pesmaba. Lebih jauh, penyelenggaraan kegiatan Pesmaba Fikes UMM digelar untuk mencetak generasi penerus bangsa yang bermoral, memiliki wawasan luas dan tertanam jiwa optimisme keapda maba dengan selalu mengutamakan rasa nasionalisme yang tinggi. (can)

Pesmaba UMM Dimanfaatkan untuk Kampanye Hijau

Momen Pengenalan Studi Mahasiswa Baru (Pesmaba) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) rupanya dimanfaatkan untuk kampanye hijau. Dari tingkat universitas hingga tingkat program studi, didorong untuk kampanye mengurangi penggunaan sampah plastik dan lainnya. Di akun resmi UMM @ummcampus, digelar kompetisi Photo Contest melalui tanda pagar #DietSampahPlastik dan #DimulaidariKamu. Kompetisi dimulai, Senin (1/9) hingga ditutup Jumat (5/9). Para mahasiswa baru diminta menggugah foto saat berbuat kebaikan untuk lingkungan di feed Instagram. Foto diambil di lingkungan UMM saat kegiatan pesamaba. Di samping itu, foto juga harus disertai captions menarik dan tanda pagar #DietSampahPlastik, #DimulaidariKamu, dan #PesamabaUMM2019. Akan diambil pemenang favorit dari likes terbanyak. Di FISIP misalnya, dengan memberikan tumbler, seluruh panitia mengajak mahasiswa baru untuk mengurangi pemakaian botol plastik sekali pakai dan juga mengajak untuk lebih bijak dalam menggunakan plastik. Selain itu panitia juga menyediakan kantong sampah di beberapa titik area sekitar lokasi. Kampanye ini sebagai ajang peduli lingkungan dan menumbuhkan rasa sadar terhadap pengggunaan plastik. Tak hanya sebatas aksi penggunaan tumbler dan buang sampah di tempatnya. Pada agenda pembukaan, aksi kolosal formasi flashmob mahasiswa baru juga dilakukan tanpa menggunakan kertas atau biasa disebut papermob. Gradasi warna yang tampak, berasal dari atribut yang melekat di tubuh. Misalnya jas almamater, pakaian putih, serta topi. Konfigurasi flashmob ini menghasilkan sejumlah formasi indah nan apik. Beberapa formasi itu antara lain logo Muktamar Muhammadiyah ke-48, logo HUT Ke-74 RI dengan tema; SDM Unggul Indonesia Maju, dan formasi dari sketsa Gedung Kuliah Bersama (GKB) 1 UMM. Secara khusus, flashmob ini dipersembahkan untuk menyambut perhelatan akbar 5 tahunan Muktamar Muhammadiyah ke-48. Muktamar dihelat di tanggal 1 hingga 5 Juli 2020 yang dipusatkan di UMS Surakarta. (can)