Mahasiswa Komunikasi UMM Kembali Dinobatkan Sebagai PR Indonesia Rookie Stars

Kembali menjadi bagian dari PR Indonesia Rookie Stars, Tim Prasayu Creative mewakili Ilmu Komunikasi UMM di Jambore PR INDONESIA (JAMPIRO). Tim yang beranggotakan Novia Pratiwi dan Dini Aprilia Widiastuti berhasil lolos dan dinobatkan sebagai Rookie Stars PR Indonesia. Sebelumnya pada tahun 2018, UMM juga lolos dengan tim Sama Rata. Tercatat ada hampir 50 tim yang mendaftar, Kompetisi Rookie Stars 2019 kali ini mengusung tema “Campaigning PR Indonesia” dengan adanya 3 tahap seleksi. Tim Prasayu Creative ditantang untuk melakukan perencanaan dan langsung mengeksekusi dalam waktu kurang lebih 2 minggu. Kampanye ‘Main Jauh’ yang diusung Tiwi dan Dini pun terpilih untuk masuk pada tahap presentasi dihadapan juri di Bali, 30 – 31 Oktober 2019 lalu. Jurinya terdiri dari founder dan CEO PR INDONESIA Asmono Wikan, founder IPRS Elizabeth Goenawan Ananto, ICON PR INDONESIA 2017 – 2018. “Sangat menambah pengalaman sih, rasanya dievaluasi oleh praktisi profesional itu antara takut dan terhormat banget. Buat ketemu aja susah apalagi dievaluasi gitu,” ucap Tiwi setelah melakukan presentasi. Prasayu Creative pun akhirnya dinobatkan sebagai PR Indonesia Rookie Stars pada Awarding di Jambore PR INDONESIA (JAMPIRO) #5 bersama 5 Tim. JAMPIRO #5 yang juga dihadiri oleh Praktisi – praktisi PR Profesional dan tokoh – tokoh penting seperti Walikota Balikpapan dan Kepala Biro Komunikasi Publik Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Endra S. Atmawidjaja. JAMPIRO adalah agenda tahunan yang rutin diselenggarakan oleh PR INDONESIA. Ajang yang fokus mengasah kompetensi dan memperluas jejaring praktisi humas/public relations (PR) terbesar se-Indonesia. JAMPIRO juga menjadi ajang apresiasi bagi para pelaku PR lintas generasi mulai dari mahasiswa sebagai calon penerus PR, pelaku PR usia muda, usia matang, hingga para pemimpin yang sadar PR. Antara lain, PR INDONESIA Rookie Star Competition, ICON PR INDONESIA, Insan PR INDONESIA dan PR INDONESIA Most Popular Leader di Social Media 2019. (*/can)
Berkesempatan Kembangkan Karier Internasional, Tiga Alumni Keperawatan UMM Berangkat ke Jepang

Alumni Prodi Keperawatan Universitas Muhammadiyah Malang dalam waktu dekat akan berangkat ke Jepang. Keberangkatan mereka itu dalam rangka bekerja sebagai perawat profesional (caregiver) di wilayah Takasaki, sebuah kota di Prefektur Gunma selama satu bulan. Mereka yakni Mustika Deni Pradana (alumni S1 Keperawatan) serta Ika Wahyu Purwaningsih dan Ekti Demi Pangastuti (alumni D3 Keperawatan). Keberangkatan mereka merupakan tindak lanjut kerjasama dengan Yayasan Duta Mandiri Indonesia (DMI). “Kegiatan mereka di Jepang ialah sebagai Caregiver, merawat klien yang mengalami hambatan dalam pemenuhan kebutuhan dasar sehari-hari,” ungkap Chairul Huda Al-Husna selaku Staf Keperawatan UMM. Jika dinilai baik, mereka berkesempatan untuk dikontrak kerja berdurasi lima tahun masa kerja. Program magang perawat akan belajar mengenai materi keperawatan selama 1 bulan pertama, di Takasaki. Bulan berikutnya langsung kerja seperti biasa di rumah sakit. Setelah selesai, baru masuk rumah sakit di area Gunma. “Sebelum pemberangkatan kita telah dipersiapkan semaksimal mungkin. Di awal, akan diberikan pembelajaran Bahasa Jepang untuk regional masing-masing,” ujar Mustika Deni Pradana. Dalam uji kemampuan Bahasa Jepang sendiri terdapat beberapa tingkatan. Untuk pemula atau dasar ialah N5 hingga tahap yang paling tinggi yakni N1. Sehingga bagi peserta yang telah lulus bisa karantina di Tulungagung, “Setelah itu pesertanya akan dikirim untuk mensetsu atau diwawancarai langsung oleh orang Jepang,” lanjut Deni saat ditemui di Kampus II UMM Jalan Bendungan Sutami, Rabu (30/10) siang. “Adapun persiapan dari pihak Yayasan Duta Mandiri Indonesia ialah mewajibkan kita untuk bisa minimal meraih sertifikat N3 agar mempermudah komunikasi saat di Jepang nantinya. Karena semakin tinggi tingkat penguasaan bahasa, bisa mempermudah kita saat bekerja nanti yang akan melibatkan banyak komunikasi sehingga tidak gagap di negeri orang saat di Jepang nantinya,” tandas Deni jelang keberangkatan. (riz/can)