Semangat menebarkan literasi kembali dilakukan oleh tim mobil Kamis Membaca (KaCa) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Kamis (12/2). Kali ini tim Mobil KaCa menyambangi siswa-siswi dari SDN 1 Wonocoyo Trenggalek, SDN 1 Tenggarang dan SDN Kajar 1 Bondowoso. Mereka tengah menjalani program Tetirah di Pelayanan Sosial Petirahan Anak (PSPA) Bima Sakti, Kota Batu. Kehadiran Mobil KaCa tidak hanya memperkenalkan literasi namun diselingi juga dengan berbagai kegiatan. Seperti yang dilakukan Johan Achmad bersama siswa-siswi kelas 5. Mereka melakukan kegiatan Fun English seperti Ice Breaking, Jump Sit, menjelaskan tentang cita-cita dan pekerjaan dalam bahasa Inggris, Games Who Am I, serta Animals Whispering Games. Begitu pula dengan Nurul Hamidah yang mengajak siswa-siswi kelas 4 dan 5 melakukan kegiatan outbond. Di antaranya Goyang Unggas, Games Estafet Karet, memperkenalkan bahasa Arab dan tebak-tebakan kosakata bahasa Arab. Kegiatan luar ruangan ini untuk membangkitkan semangat siswa, melatih kekompakan dan kerjasama tim, melatih daya ingat, serta fokus serta cepat tanggapnya siswa. “Senang (dengan kegiatan ini). Karena nggak cuma belajar dan membaca, tapi ada mainnya juga. Bisa baca komik juga,” ujar Galang salah satu siswa peserta tetirah yang berasal dari SDN 1 Wonocoyo kabupaten Trenggalek. Sedangkan kelas 2-4 belajar reportase jurnalistik, belajar menulis pertanyaan, wawancara, serta merangkai kata dari hasil wawancara. “Dengan adanya mobil KaCa mereka bisa mendapatkan tambahan skill yang baru yang belum pernah mereka dapatkan. Mereka juga dapat berbagai inspirasi dari sumber bacaan yang mereka temui pada buku-buku yang ada di Mobil KaCa,” tandas Maharina Novia Zahro selaku koordinator Mobil KaCa UMM. “Diharapkan melalui tetirah ini anak-anak menjadi tertib, disiplin dan tanggung jawabnya meningkat. Yakni dengan menanamkan kebiasaan baik kepada anak seperti menyetrika, mencuci, merapikan tempat tidur yang arahnya untuk perubahan sikap dan perilaku,” ujar Warsiyah selaku pekerja sosial fungsional sekaligus sebagai pembimbing anak-anak. Selain itu, jelas Warsiyah, kehadiran Mobil KaCa UMM menambah kegiatan edukatif, disamping bimbingan sosial, bimbingan mental yang mencakup penanaman norma-norma sosial dan norma agama, latihan konsentrasi, serta pembimbing menyesuaikan dengan masalah yang ada pada anak yang telah diprogram sebelumnya. (Riz/Can)

Ingat Formula JAKET Mahasiswa Kedokteran UMM Ini untuk Cegah Hipotermia

Hipotermia adalah kondisi ketika suhu tubuh menurun drastis hingga di bawah 35oC. Ketika suhu tubuh berada jauh di bawah normal (36-38oC), fungsi sistem saraf dan organ tubuh lainnya akan mengalami gangguan. Jika tidak segera ditangani, hipotermia dapat menyebabkan gagal jantung, gangguan sistem pernapasan, dan bahkan kematian. Tapi gejala ini tidak akan terjadi jika Anda betul-betul menerapkan formula “JAKET”. JAKET sendiri merupakan akronim dari Jeans are not allowed to be used (Jeans tidak bisa digunakan), Avoid drinking alcoholic beverages to warm the body (Hindari minum minuman beralkohol untuk menghangatkan tubuh), Keep your body temperature normal (Jaga suhu tubuh Anda normal), Eat enough because the body needs energy (Makan cukup karena tubuh membutuhkan energi), dan terakhir The equipment carried and used must be completed (Peralatan yang dibawa dan digunakan harus dilengkapi). Formula ampuh sekelompok mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Malang (FK UMM) ini digadang mampu untuk pencegahan hipotermia. Adalah Bagas Danadipa dan Nadhiva Nur A. yang menjadi juara 1 Lomba Poster Publik tingkat nasional dalam acara Indonesian Medica Student Training and Competition (IMSTC) yang diadakan oleh Asian Medical Students Association (AMSA) Indonesia (9/2). Indonesia memiliki sekitar 128 gunung dari Sabang hingga Merauke. Sekitar 5 juta orang tinggal di dekatnya. Keindahan alam membuat banyak orang tertarik untuk mendaki Gunung. Untuk satu gunung saja bisa mencapai puluhan ribu pengunjung setiap tahunnya. “Hipotermia adalah salah satu kendala yang sering mengancam kehidupan pejalan kaki di gunung. Oleh karena itu, pejalan kaki harus tahu cara mencegah hipotermia ini,” jelas Bagas saat diwawancarai perihal kemenangannya. IMSTC sendiri merupakan acara tahunan AMSA Indonesia dimana pada tahun ketiga ini Universitas Brawijaya menjadi terpilih menjadi host. Acara bertema Trauma Care with Comprehensive Solution ini berisi serangkaian training atau lecturing mengenai pembuatan makalah ilmiah dan poster publik serta 5 cabang lomba, yaitu poster publik, poster saintifik, videografi, fotografi, dan scientific paper. (yus/can)