Rektor Cup UMM Jadi Ajang Unjuk Gigi Potensi Mahasiswa

Ajang tahunan Rektor Cup Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) resmi dibuka oleh Asisten Rektor bidang Kemahasiswaan, Dr. Joko Widodo, M.Si. Seluruh kontingen perwakilan fakultas turut memeriahkan acara pembukaan, di Hall Dome, Rabu (4/3). Ajang perlombaan ini sudah digelar sejak tanggal 14 Februari sampai 4 April mendatang. Dengan mengusung tema Prestasi dan Internasionalisasi, tahun ini diikuti oleh 64 cabang perlombaan dari 24 unit kegiatan mahasiswa. Mereka berkompetisi memperebutkan piala bergilir Rektor UMM. “Pada tahun ini antusias dari para kontingen sangat besar. Mereka terlihat tidak sabar untuk menjadi perwakilan terbaik dalam ajang ini. Saya harap para atlet dan peserta akan menjunjung sportifitas,” ucap Joko saat seremonial pembukaan. Selaras dengan slogan,  “Tiada hari tanpa prestasi, Tiada prestasi yang tak dihargai” kegiatan Rektor Cup dijadikan sebagai ajang pembuktian potensi diri. Para kontingen sudah dipersiapkan yang dimulai dari proses seleksi oleh masing-masing fakultas, diharapkan akan melahirkan para calon bintang yang mumpuni di bidangnya. Berbeda dengan tahun tahun sebelumnya karena terdapat cabang perlombaan baru, yakni Race Boat yang diselenggarakan oleh DIMPA UMM dengan menggunakan danau yang merupakan bagian dari fasilitas kampus. Selain itu terdapat E-Sport Exibition dengan membuka cabang turnamen game elektronik PUBG dan Mobile Legend. Saat sambutan, ketua Penyelenggara Rektor Cup 2020, Frendy Arufantiro, S.Pd M,Pd menyatakan empat tahun terakhir dari data kemahasiswaan, UMM mengalami kenaikan yang sangat pesat untuk keterlibatannya dalam ajang setingkat nasional. Dari sebelumnya peringkat 50 ke atas, di tahun 2019 peringkat UMM sudah mencapai urutan ke 26 dari total 4000an peserta se-Indonesia. “Selama ini kegiatan Rektor Cup selalu dimaknai mahasiswa dengan cakupan yang sempit. Padahal banyak sekali prestasi di kancah nasional maupun internasional berawal dari kegiatan ini,” tambah Frendy. Untuk itu, pada pagelaran ini mahasiswa yang mempunyai bakat akademis maupun non akademis tidak boleh menyia-nyiakan kegiatan ini. Apresiasi penuh diberikan kepada seluruh mahasiswa yang sudah mau berlatih dan mengasah kemampuan. (yas/can)

UMM-GAPEKSINDO Jawa Timur Perkuat Percepatan Program Profesi Insinyur

Universitas Muhammadiyah Malang membangun kerjasama baru dengan Dewan Pimpinan Daerah Gabungan Perusahaan Konstruksi Nasional Indonesia (GAPEKSINDO) Provinsi Jawa Timur. Khususnya dalam penyelenggaraan Program Studi Program Profesi Insinyur (PS PPI) di UMM. Rabu (4/3), GAPEKSINDO bersilaturrahmi ke UMM untuk memperkuat kerjasama. Salah satunya dengan dilakukannya penandatanganan naskah perjanjian kerjasama percepatan program profesi insinyur pada PS PPI UMM. Penandatanganan dilakukan Ketua Umum DPD GAPEKSINDO Provinsi Jatim, H. Adi Purwoto, SE. ST., dengan Wakil Rektor I UMM, Prof. Dr. Syamsul Arifin, M.Si. Dalam sambutannya, Adi mengungkapkan bahwa kerjasama ini sebagai bentuk kontribusi program Pemerintah dalam pemenuhan kebutuhan tenaga profesional keinsinyuran. Sebagaimana tertuang dalam Undang-Undang Nomor 11 tahun 2014 yang menyebutan, setiap pekerjaan keinsinyuran wajib dilaksanakan oleh Insinyur. “Indonesia sangat minim memiliki insinyur. Dari 1000 penduduk hanya 1 yang menjadi insinyur. Jika dibanding dengan Korea, Thailand dan Vietnam, Vietnam rata-rata 100:1. Di dunia konstruksi yang memiliki sarjana teknik jumlahnya sangat banyak, akan tetapi insinyurnya sedikit,” sebut Adi. Sementara itu, Syamsul mengungkapkan bahwa kerjasama ini untuk mewujudkan sinergi dan kolaborasi triple helix, antara pemerintah, akademisi, dan dunia usaha. Helix ini akan mampu untuk mengakselerasi upaya dalam menghadapi kampus merdeka yang telah dicanangkan Mentri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia. “UMM sendiri telah menjalankan Kolaborasi penta helix, yaitu pemerintah, akademisi, dunia usaha, media massa dan masyarakat. Seperti yang sudah dilaksanakan dalam pembuatan Pembangkit Listrik Tenaga Hidro. Sehingga lulusan UMM sudah siap bekerja,” sebut Syamsul. Untuk itu lanjut Syamsul, dalam kerjasama ini tidak hanya keikutsertaan dalam studi PS PPI saja, akan tetapi juga adanya internship atau magang bagi mahasiswa UMM di perusahaan anggota GAPEKSINDO, maupun penyediaan tenaga pengajar/staff ahli. (bel/can)