Mahasiswa Ini Menang Stand Up Comedy Online Raditya Dika

Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Fajar Mukti, memenangi kontes Stand Up Comedy Online yang digawangi komedian, youtuber, dan sutradara Indonesia, Raditya Dika. Fajar menang di ajang lomba bertajuk “Stand Up Comedy Online: Komedi Tanpa Ketemu”, sebuah kompetisi stand up via telepon dengan durasi satu menit. Raditya Dika di segmen baru di channel Youtube-nya yang bertajuk “Stand Up Comedy Online: Komedi Tanpa Ketemu”, Minggu (14/6), Fajar unjuk gigi di hadapan dewan juri di antaranya Indra Jegel, Mosidik, dan Prilly Latuconsina. Di depan ketiga juri dan Raditya Dika sebagai host, Fajar menyuguhkan stand up comedy tentang hubungan yang alay dengan mantan kekasihnya. Ia pun menuai tawa dan berbagai pujian. “Aku suka banget karena menurut aku stand up-nya bisa relate sama semua orang. Aku, semua orang pernah kayak gitu juga. Ceritanya banyak jadi ada banyak bahan untuk ketawa,” tutur Prily Latuconsina. Ketiga juri pun sepakat Fajar memiliki kualitas jauh di atas peserta yang lain sehingga berhak menjadi jawara dan mendapat hadiah satu juta rupiah. “Fajar Mukti udah yang paling-paling-paling bener, paling rapi, semuanya. Juga paling lengkap,” ungkap Indra Jegel. Terkait kemenangannya, Fajar yang merupakan mahasiswa UMM Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia ini mengaku cukup kaget. Ia tak menyangka spontanitasnya dalam mendaftar dan mengirim materi sesaat setelah mendapatkan informasi dari kolom komentar berbuah manis. Ia tidak hanya dihubungi admin dan diminta mengirim materi 1,5 menit dengan format voice note, tetapi benar-benar bisa mempersembahkannya di hadapan figur-figur panutan di dunia stand up comedy. Video yang baru diunggah 3 hari yang lalu itu bahkan sudah ditonton hampir 1,3 juta kali. “Ini ibarat menang kelereng dan dapat bonus. Bagi saya, yang paling penting adalah mengerjakan apa pun yang membuat kita tumbuh dan senang. Prestasi atau uang akan menyusul. Yang penting tumbuh secara pikiran,” ungkap Fajar Mukti di akhir percakapan bersemangat. Fajar memang menyukai dunia stand up comedy sejak 2013. Hal itu membuatnya secara konsisten mengikuti berbagai perlombaan stand up comedy dan tergabung dalam komunitas Stand Up Indo Malang. Tak hanya itu, ia melebarkan sayap di bidang penulisan naskah. Kini ia menjadi salah satu script writer webseries “Tonggo Dewe” yang diperankan oleh Eza Gionino, Ivan Ray, dan Rio Indrawan. (fid/can)

Segera Dibuka, Vokasi Manajemen Perhotelan dan Pariwisata

Direktorat Pendidikan Vokasi dan Pelatihan Universitas Muhammadiyah Malang(UMM)segera membuka program studi(Prodi)baru, yaitu Manajemen Perhotelan dan Pariwisata. Pada Prodi ini mahasiswa akan dilengkapi dengan keterampilan terkait pariwisata dan perhotelan,magang di beberapa perusahaan BUMN baik dalam sisi wisata maupun dalam sisi perhotelan. “Kurikulum Prodi Manajemen Perhotelan dan Pariwisata dirancang khusus untuk menyiapkan lulusan Prodi ini dalam bersaing di dunia kerja,dilengkapi dengan berbagai macam pelatihan dalam bidang pariwisata dan perhotelan,” demikian disampaikan Dr. Tulus Winarsunu, M.Si., Direktur Direktorat Pendidikan Vokasi dan Pelatihan UMM dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) secara daring pada Kamis,18 Juni 2020. Prodi Manajemen Perhotelan dan Pariwisata dirancang khusus untuk menyiapkan lulusannya untuk melakukan pekerjaan-pekerjaan praktis di bidang pariwisata dan perhotelan,serta mereka mampu membuat perencanaan strategis dalam pengembangan pariwisata dan perhotelan berdasarkan pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki,”sambung Tulus. Indonesia memiliki kekayaan wisata alam yang sangat potensial,sehingga bisnis pariwisata dan perhotelan akan sangat menjanjikan di masa yang akan datang. Pemerintah Indonesia pun tengah mengembangkan destinasi wisata di berbagai daerah,hal inilah yang akan mendorong meningkatnya kebutuhan sumber daya manusia di berbagai bidang pariwisata dan perhotelan. Hadir dalam FGD tersebut, Staf Ahli  Bidang Inovasi dan Daya Saing Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia(Kemdikbud RI)Ananto Kusuma Seta, Ph.D.serta Sekretaris Badan Pimpinan Daerah Perhimpunan Hotel & Restoran Indonesia Jawa Timur (BPD PHRI Jatim) Sugito Adhi. Hadir pula sejumlah perwakilan stakeholder yang telah bekerjama dalam pendirian Prodi ini, yakni dari Hotel Mercure Grand Mirama Surabaya diwakili oleh Ibu Trety Kusumawardani, Hotel Novotel Samator diwakili oleh Ibu Luciana Tania, Hotel Rayz diwakili oleh Bapak Richard Turpyn dan Tim asosisasi ASITA Malang diwakili oleh Bapak Muhammad Ansyori. Prodi baru ini menyusul jelang didirikannya Prodi vokasi lain, di antaranya Prodi Asian Halal Culinary, Prodi Baking and Pastry, Prodi Nutrasetikal dan akan menyusul lainnya. Sekolah keahlian ini akan dibangunkan gedung seluas 12,5 hektar di wilayah Karang Ploso, Kabupaten Malang, Jawa Timur. (nov/can)