Mendikbud Apresiasi UMM Peringkat Pertama Universitas Islam Terbaik Dunia 2021

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim menyampaikan apresiasinya untuk Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) yang berhasil raih peringkat pertama Universitas Islam Terbaik Dunia 2021 versi UniRank. “Saya Mendikbud Nadiem Makarim mengucapkan selamat kepada tiga perguruan tinggi Muhammadiyah yang telah berhasil menduduki 10 besar Top Islamic University versi UniRank, yakni Universitas Muhammadiyah Malang pada peringkat I, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta pada peringkat IV serta Universitas Muhammadiyah Surakarta pada peringkat XIII,” ujarnya melalui video singkat berdurasi sekitar satu menit yang viral Jumat (26/02). Lebih lanjut Nadiem berharap, prestasi ini dapat menjadi semangat untuk seluruh universitas Muhammadiyah agar terus konsisten dalam meningkatkan kualitas pendidikan bangsa. Membawa nama baik Indonesia ke tingkat dunia. “Selamat dan sukses pada perguruan tinggi Muhammadiyah. Semoga tetap konsisten dalam memajukan pendidikan Indonesia melalui pendidikan yang berkualitas secara kompetensi dan pendidikan karakter. Maju terus pendidikan tinggi Muhammadiyah. Lanjutkan perjuangan untuk menyelenggarakan tri dharma perguruan tinggi secara profesional, sesuai perkembangan IPTEK berdasarkan nilai-nilai Islam untuk Indonesia maju dan harum di kancah internasional,” harapnya. Wakil Rektor I UMM, Prof. Dr. Syamsul Arifin, M.Si menyampaikan capaian ini menjadi langkah mantap UMM untuk meraih rekognisi secara internasional sebagai giat mewujudkan visi UMM 2030. “Tentu ini akan menjadi pemicu, menjadi trigger dan energi positif bagi sivitas akademika UMM untuk terus meningkatkan capaian-capaian internasional. Kita memang telah mematok visi UMM pada 2030, ingin UMM mendapatkan international recognition, pengakuan internasional dari berbagai lembaga pemeringkat, baik sertifikasi maupun akreditasi,” ujarnya. Syamsul mengungkapkan, saat ini beberapa program studi (Prodi) di UMM yang telah meraih sertifikasi dan akreditasi internasional, diantaranya Prodi Manajemen, Peternakan, Pendidikan Biologi (sertifikasi Asean University Network Quality Assurance) dan Teknik Industri (akreditasi Indonesian Accreditation Board for Engineering Education). Sementara itu, Prodi lainnya juga tengah dalam proses internasionalisasi. “Jadi akan banyak Prodi yang terakreditasi secara internasional. Ini sebagai penanda kalau kita akan terekognisi, sehingga dosen-dosen dengan mudah bisa berjejaring dan para alumni bisa diakui di level ASEAN, maupun internasional dan tentu saja nasional,” katanya. Senada dengan Syamsul, Rektor UMM Dr. Fauzan M.Pd. menyampaikan terima kasihnya kepada sivitas akademika yang semangatnya tidak pernah redup dalam berkarya dan menjadikan UMM lebih baik dari hari ke hari. “Terimakasih kepada semua civitas akademika yang telah bekerja keras hingga UMM mampu terus berprestasi baik di tingkat nasional maupun internasional,” tandasnya. Pemeringkatan Universitas Islam Terbaik Dunia 2021 versi UniRank ini didasarkan pada beberapa kriteria, yakni telah diakreditasi oleh organisasi terkait pendidikan tinggi yang sesuai di negara yang bersangkutan, menawarkan setidaknya gelar sarjana empat tahun (sarjana) atau gelar pascasarjana (magister atau doktoral) serta melakukan perkuliahan terutama dalam format pendidikan tradisional, tatap muka dan non-jarak jauh. Berikut urutan sepuluh besar Universitas Islam Terbaik Dunia 2021 versi UniRank, Universitas Muhammadiyah Malang (Indonesia), Iran University of Science and Technology (Iran), Cairo University (Mesir), Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (Indonesia), Umm Al-Qura University (Saudi Arabia), Shahid Beheshti University of Medical Sciences (Iran), Universiti Islam Antarabangsa (Malaysia), Universitas Muhammadiyah Surakarta (Indonesia), Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (Indonesia), dan Universitas Islam Indonesia. (sil)
Tingkatkan Literasi di Desa, UMM Gelar KANCANOFI

Lama mengaspal di area Malang, Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kini memperluas agenda inklusifnya dengan mengunjungi desa-desa yang berada di luar Malang. UMM bersama pemerintah desa Kejapanan menggelar kegiatan Kejapanan Membaca dan Nonton Film (KANCANOFI) pada Kamis (25/3). Agenda KANCANOFI dimulai dengan program English for Young Learner (EYL) untuk anak-anak di sore hari dan dilanjutkan menonton film Dua Ulama pada malam hari. Koordinator Asisten Rektor UMM, Prof. Dr. Sujono, M.Kes. yang menyapa warga Kejapanan dalam jaringan Zoom mengatakan bahwa inisisi agenda ini sangatlah positif, kegiatan literasi di masa pandemi harus terus ditingkatkan. ”Literasi harus tetap berjalan dan tidak boleh mati walaupun di tengah pandemi. Begitu juga dengan aktivitas nonton bersama dua ulama seperti ini juga menjadi bagian penting gerakan literasi,” paparnya. Kepala Desa Kejapanan Randi Saputra menekankan bahwa ini adalah program pertamanya di Tahun 2021. Ia berharap, minat baca dan pengetahuan anak-anak di Desa Kejapanan bisa meningkat. “Saya berharap bahwa kegiatan ini bisa sebagai trauma healing anak-anak yang keluarganya atau juga tetangga mereka harus isolasi mandiri karena terkonfirmasi posisitif COVID 19,” tutur alumni Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP UMM) tersebut. Pada rangkaian agenda ini, terdapat lima organisasi masyarakat yang diapresiasi sebagai duta Perubahan Perilaku yang telah menjadi garda terdepan untuk selalu melakukan sosialisasi dan juga pencegahan COVID 19 di wilayah masing-masing. Lima duta Perubahan Perilaku tersebut diberikan kepada Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Gempol, Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Gempol, Pimpinan Anak Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama Gempol, Pimpinan Anak Cabang Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama Gempol serta Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Gempol. Ketua Tanfidziyah MWC NU, H.M. Khozin sangat mengpreasiasi penghargaan ini. Ia tidak menyangka bahwa akan ada penghargaan seperti ini. “Saya sangat berterimaksih dan mudah-mudahan ini merupakan awal dari kebersamaan NU dan Muhammadiyah untuk membangun desa Kejapanan yang lebih kompak, harmonis dan bersatu,” tandasnya. (rin/adr)