RS UMM-Lazismu Bagi Sembako dan Sediakan Pemeriksaan Gratis

Banyak orang yang berlomba-lomba untuk melakukan kebaikan di bulan suci Ramadan. Begitupun yang dilaksanakan oleh Rumah Sakit Umum Universitas Muhammadiyah Malang (RSU UMM) pada Sabtu (17/4) lalu. Menggandeng Lazismu Kota Malang, mereka sediakan pemeriksaan gratis bagi warga, sosialisasi kesehatan dan berbagi sembako di Masjid Nurul Huda, Kecamatan Klojen, Malang. Agenda tersebut menjadi satu dari rangkaian kegiatan Safari Ramadan 1442 H. Mengawali acara, dr. Viva Maiga M.N, MMRS Kepala HUMAS dan Kemitraan RSU UMM menyampaikan bahwa kegiatan tahun ini merupakan hal wajib bagi pihak RS UMM. Selain itu juga menjadi bentuk usaha nyata dalam memberikan edukasi kesehatan pada masyarakat. Utamanya di tengah pandemi Covid-19 seperti sekarang. Ia kembali menjelaskan bahwa berbagi dan memberi manfaat di tengah Ramadan menjadi salah satu kegiatan penting. Mengingat pahala dan kebaikan akan dilipatgandakan di bulan penuh rahmat tersebut. “Ramadan bulan penuh berkah, maka alangkah baiknya kita juga menyebarkan limpahan berkah tersebut kepada masyarakat yang membutuhkan. Akan ada tiga tempat yang akan kami sambangi di Ramadan tahun ini. Mulai dari Penanggungan, Sukun, dan Tumpang,” tambahnya. Dalam kesempatan yang sama Ketua Lazismu Kota Malang Abdul Kadir Usri menyambut baik kerjasama yang sudah terjalin. Agenda yang berlangsung juga menjadi sarana bagi masyarakat untuk lebih mengetahui Lazismu sebagai penyalur zakat, sedekah, dan bantuan lainnya. “Menurut saya, sinergi antar Lazismu dan RSU UMM sangatlah tepat untuk masalah kemaslahatan masyarakat seperti ini,” ujarnya. Sementara itu, Pimpinan Daerah Aisyiyah yang juga hadir, Uzlifah menyampaikan RSU UMM sering melakukan kegiatan bakti sosial. Kegiatan ini menjadi kehadiran RSU UMM yang kedua kali di masjid tersebut. Di samping memberikan aksi sosial, tidak dapat dipungkiri bahwa RSU UMM juga memiliki pelayanan yang baik kepada para pasien. “Saya senang sekali dengan hadirnya RSU UMM di tengah-tengah masyarakat. Selain peduli kepada sesama, pelayanan rumah sakitnya juga sangat memuaskan”, tutupnya. (wil)
Lagi, Mobil KaCa dan Bioling Beri Kontribusi Warga Terdampak Gempa Malang

Mobil Kamis Membaca (KaCa) dan Bioskop Keliling (Bioling) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali mengaspal. Usai menyambangi daerah Dampit dan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas), kali ini mereka hadir di Desa Sonowangi, Kecamatan Ampelgading, Malang pada Jumat (23/4). Selain menyumbang makanan dan menghibur dengan permainan, juga dengan memberikan dongeng untuk meringankan trauma yang dialami oleh anak-anak korban terdampak gempa. Bahkan juga menyiapkan bioskop keliling untuk warga sekitar. Kedua mobil tersebut berangkat menuju lokasi pada siang hari dan akhirnya sampai tepat saat azan ashar berkumandang. Mobil KaCa menuju tempat yang disediakan, sementara BIoling langsung menuju lapangan untuk menyiapkan tayangan yang akan ditampilkan. Anak-anak juga begitu antusias ketika Mobil KaCa datang. Beberapa asyik membaca buku, sementara yang lainnya sibuk dengan permainan dan dongeng yang disampaikan. Terlebih lagi, tim Mobil KaCa berinisiatif untuk menyampaikan dongeng Moni dan Pino kepada anak-anak yang hadir. Mereka diajak untuk terus mengingat pentingnya menggosok gigi dua kali sehari. Moni yang tadinya sukar sekali diajak membersihkan gigi, akhirnya rajin menyikat gigi karena mengalami sakit yang begitu parah. “Hingga akhirnya, Moni kesakitan dan menangis. Untungnya dia sadar bahwa gosok gigi adalah kewajiban yang harus dibiasakan agar tidak ada kuman yang menempel,” kisah mahasiswa UMM. Ditanya ihwal program yang berlangsung, Rektor UMM Dr. Fauzan, M.Pd. menjelaskan bahwa agenda ini merupakan satu dari rangkaian panjang program UMM Ramadan Berbagi serta UMM Berbagi untuk Negeri. Ia mengatakan bahwa agenda ini sudah berlangsung sejak lama, tidak hanya pada bulan Ramadan. “Kami ingin hadir di tengah-tengah masyararakat terdampak gempa. Tidak hanya pada aspek fisik saja tapi juga psikologis,” terangnya. Fauzan juga mengungkapkan bahwa UMM memiliki tekad untuk terus menebar manfaat di segala kondisi. Menurutnya, aspek kesehatan dan psikologis seringkali dilupakan oleh masyarakat. Maka dari itu, UMM menghadirkan Mobil KaCa dan Bioling untuk mengembalikan keceriaan anak-anak yang sedih mengalami gempa beberapa waktu lalu. “Semoga, apa yang sudah kami usahakan mampu memberikan dampak positif bagi korban gempa Malang Selatan,” harapnya. Ditemui di kesempatan lain, Yadiono, Kepala Desa Sonowangi menyampaikan bahwa kerusakan yang ada cukup banyak. Di salah satu dusun, ada sekitar 36 rumah yang rusak berat, salah satunya bahkan roboh. Ia juga mengaku banyak warga dan anak-anak yang masih trauma akan kejadian bencana yang menimpa. “Anak-anak menjadi mudah panik. Tidak jarang mereka takut ketika merasakan getaran mobil yang lewat,” jelasnya. Pria asli Malang itu bersyukur, UMM hadir di tengah kepanikan yang melanda anak-anak. Banyak dampak positif yang dihadirkan. Trauma yang didapat sedikit-demi sedikit bisa terobati dengan hadirnya kegiatan trauma healing. “Semoga saja anak-anak bisa kembali ceria dan kembali beraktifitas seperti sedia kala. Saya juga berharap kegiatan trauma healing yang sudah diberikan tidak hanya berhenti di sini saja,”harapnya. Rini Restianingsih, salah satu orangtua mengungkapkan rasa senangnya. Apalagi melihat anaknya bisa tertawa bersama teman-teman lain. “Setelah gempa, anak saya mudah sekali panik dan menangis. Bahkan dia tidak mau tidur di kamar rumah, malah memilih tidur di dapur,” katanya. Rini, panggilan akrabnya juga bersyukur Mobil KaCa UMM bisa hadir di tengah-tengah masyarakat terdampak. Memberikan hiburan berupa permainan hulahup, memindahkan bola hingga pertanyaan-pertanyaan menarik bagi orangtua. “Alhamdulillah sekali, semoga sumbangsih berupa makanan dan hiburan ini mampu mengembalikan senyum anak-anak sekitar. Tentunya kami juga berdoa agar mereka yang membantu diberi balasan yang lebih baik,” pungkasnya. (wil)