Pesan Alumni Sukses UMM untuk Wisudawan

Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali melangsungkan wisuda periode ke tiga di tahun 2021. Acara ini diselenggarakan secara daring melalui Youtube dan luring di Dome UMM pada Kamis (04/11).  Turut hadir Direktur Utama PT. Asia Teknik Rubber Industri (ATRI) Ir. H. Sukardi yang berkesempatan memberikan motivasi dan materi. Adapula Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Prof. Dr. Muhadjir Effendy, M.A.P. yang Kembali menyapa para wisudawan. Dalam sambutannya, Muhadjir berpesan bahwa para alumni UMM harus memiliki kepercayaan diri yang tinggi. Apalagi melihat UMM yang telah meraih berbagai prestasi di kancah nasional maupun internasional. Menurutnya, hal itu adalah sebuah kebanggan menjadi alumni Kampus Putih. Ia menambahkan bahwa kemampuan percuma memiliki kemampuan yang bagus jika tidak diiringi oleh kepercayaan diri yang tinggi pula. “Tantangan di depan akan semakin berat. Saudara harus bersaing tidak hanya dengan sarjana dari perguruan tinggi lain, tapi juga rekan-rekan dari SMK dan SMA. Maka saudara mau tidak mau harus memiliki mental pemenang dengan meningkatkan kepercayan diri serta kemampuan,” ungkap menteri kelahiran Madiun tersebut. Senada dengan Muhadjir, Sukardi mengatakan bahwa keyakinan dan kepercayaan diri para wisudawan merupakan aspek penting. Tidak hanya untuk mengembangkan diri menjadi lebih baik tapi juga menjadi menjadi pondasi keberanian untuk melangkah ke depan. Dijelaskan Sukardi, Jika para wisudawan tidak memiliki keyakinan terhadap ilmu yang telah diperolehnya maka tidak akan ada jalan yang terbuka untuk maju. “Sadarkan dalam diri anda bahwa anda mempunyai nilai-nilai kebermanfaatan, baik ketika bekerja nanti maupun ketika melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Jangan lelah maupun patah semangat untuk terus meningkatkan kemampuan diri karena hal itu akan bermanfaat di kemudian hari,” kata alumni asal Kediri itu. Di sisi lain, Rektor UMM Dr. Fauzan, M.Pd. mengucapkan selamat kepada para wisudawan yang telah berhasil menyelesaikan masa perkuliahan dengan baik. Ia yakin, beragam pengetahuan dan  pengalaman yang telah didapat di UMM akan membantu para wisudawan dalam bersaing di dunia kerja. “Mudah-mudahan para wisudawan akan menjadi orang yang diperhitungkan di luar sana. Mnejadi problem solver untuk beragama masalah dan ekndala yang dihadapi masyarakat. Smeoga saudara-saudara menjadi lulusan UMM yang mampu menebar kebermanfaatan bagi masyarakat luas,” tandasnya mengakhiri. (wil)

Maharesigana UMM Bantu Penyintas Banjir Kota Batu

Bencana banjir bandang melanda Kota Batu pada Kamis (04/11) lalu. Hal itu membuat berbagai pihak datang membantu, salah satunya Mahasiswa Relawan Siaga Bencana (Maharesigana) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Mereka turut turun tangan memberikan bantuan kepada penyintas bencana banjir yang tersebar di beberapa wilayah. Ketua Posko Koordinasi (Poskoor) Maharesigana, Alya Dinia Asyfiqi Masykur mengatakan bahwa pada Kamis malam, tim Maharesigana bersama Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) telah melakukan koordinasi. Begitupun dengan Lembaga Zakat Infaq dan Shadaqah Muhammadiyah (Lazizmu) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu. Mereka bersama-sama melakukan peninjauan dan penilaian mengenai titik-titik bencana serta tugas masing-masing. Dijelaskan Alya, terdapat enam titik dengan dampak banjir terparah. Pertama yakni Dusun Sambong yang berlokasi di Desa Bulukerto. Kemudian Jalan Raya Dieng Desa Sidomulyo, Dusun Beru Kecamatan Bumiaji serta Desa Sumberbrantas Kecamatan Bumiaji. Terakhir, adapula Jalan Raya Selecta, serta jembatan Jalan Raya Giripurno yang terpantau cukup parah. “Dari koordinasi tersebut kami membentuk tiga tim utama yaitu tim pembersihan, tim pendataan, dan tim relawan. Saat ini Maharesigana telah menerjunkan 22 relawan yang berfokus untuk melakukan pendataan terhadap rumah-rumah yang rusak serta pencarian para korban bencana. Bersama BPBD dan pemerintah Kota Batu, kami selalu optimis bisa membantu dengan maksimal,” tegas Mahasiswa Fakultas Agama Islam (FAI) UMM itu. Alya sapaan akrabnya, kembali mengatakan bahwa selain melakukan pendataan, Maharesigana bersama lembaga lain juga tengah mempersiapkan pendiriaan posko koordinasi bencana. Hal tersebut dilakukan untuk mempermudah dan melancarkan proses evakuasi serta bantuan kepada para penyintas. Pihak maharesigana juga telah menyiapkan puluhan paket hygiene kit disertai dengan sembako bagi para penyintas banjir di Kota Batu. “Kami belum bisa memastikan data pasti berapa jumlah korban jiwa dan rumah-rumah yang rusak. Sementara itu, penyaluran bantuan akan segera kami distribusikan seiring data yang masuk nantinya,” ungkap Alya melanjutkan. Alya berharap tiga tim hasil kerja sama dengan berbagai pihak dapat melakukan tugasnya dengan baik. Dengan begitu, bantuan yang disiapkan bisa diberikan dengan maksimal. “Saya yakin dengan kerja sama berbagai pihak, Kota Batu bisa bangkit dan beraktifitas seperti sedia kala. Berbekal spirit kebermanfaatan untuk sesama, semoga bantuan dapat disalurkan tepat sasaran kepada para penyintas,” pungkasnya. (syi/wil)