Mahasiswa BIPA UMM Asal Mesir Juara Vlog Bahasa Indonesia Nasional

Mahasiswa Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing (BIPA) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Lamees Ahmed Esmat, berhasil memperoleh juara dua pada kompetisi bahasa Indonesia ISS-UMIFEST 2021 kategori vlog. Acara yang diselenggarakan oleh Office of International Affairs (OIA) Universitas Negeri Malang (UM) itu mulai digelar sejak tanggal 30 Agustus 2021. Adapun pengumuman juara lomba untuk orang asing yang berstudi di Indonesia tersebut diumumkan pada Senin (08/11) lalu. Lamees, sapaan akrabnya, mengaku cukup kesulitan dalam persiapan lomba. Pasalnya, ia baru saja belajar bahasa Indonesia selama dua bulan. Ia mengatakan bahwa ia harus banyak melakukan beragam persiapan. Tidak terbatas pada aspek pengambilan video saja, tapi juga bagaimana berbicara Bahasa Indonesia dengan baik dan benar. Ia bahkan harus menyiapkan diri selama satu setengah bulan. “Saya masih berada di tingkat awal dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Kosa kata bahasa Indonesia saya masih belum banyak. Sehingga saya cukup kesulitan ketika mempersiapkan teks untuk lomba ini. Oleh karena itu saya membutuhkan persiapan yang cukup lama. Belajar dan berdiskusi dengan teman saya yang sudah cukup baik berbahasa Indonesia,” ungkap mahasiswa asal Mesir tersebut. Lebih lanjut, Lamees menceritakan bahwa awalnya ia hanya ingin mempraktekkan pelafalan Bahasa Indonesianya yang masih kaku. Apalagi di posisinya sekarang yang masih di tingkat awal. Dalam mengolah teks vlog untuk dilombakan, Lamees di bantu oleh salah satu teman Mesirnya yang juga sedang mendalami bahasa Indonesia. “Meskipun sulit, saya mengerjakan vlog tersebut dengan senang dan bahagia. Apalagi ada banyak teman yang memberikan masukan dan bantuan. Pembelajaran di BIPA UMM juga sangat membantu saya dalam mengembangkan kosa kata bahasa Indonesia yang masih terbatas,” ungkap Lamees. Meskipun masih baru dalam belajar, nyatanya Lamees dapat mengalahkan berbagai peserta dari seluruh Indonesia. Hal itu tidak lepas dari kerja kerasnya untuk membuat video yang bagus. Lamees mengatakan bahwa ia senang dengan capaian yang sudah diraih. Ia ingin agar teman-teman lain yang sedang belajar bahasa Indonesia bisa semakin cinta dan bersemangat. “Saya semakin termotivasi untuk mengikuti berbagai kegiatan, utamanya perlombaan bahasa Indonesia. Saya yakin, kalau ada kompetisi lagi saya pasti bisa meraih juara pertama,” tuturnya di akhir wawancara. (syi/wil)

Mahasiswa UMM Jadi Wakil 2 Joko Kabupaten Malang 2021

Bermimpi menjadi duta pariwisata sejak Sekolah Menengah Atas (SMA), Dimas Setyadi Putra berhasil menjadi wakil dua dalam ajang pemilihan Joko Roro Kabupaten Malang tahun 2021. Ajang bergegnsi ini diselenggarakan pada Rabu (10/11) di Shanaya Resort, Karangploso, Kabupaten Malang. Mahasiswa Program Pendidikan Profesi Apoteker Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) ini mengaku bahwa ia sempat merasa minder dengan peserta lain. Pasalnya, ia menjadi salah satu peserta terpendek saat pemilihan Joko Roro tersebut. Meski begitu, Dimas sapaan akrabnya, mengatakan bahwa ia tidak menyerah dan lebih menguatkan diri di bidang-bidang yang lain. Menurtunya, tinggi badan bukanlah suatu halangan untuk bisa meraih prestasi. “Tinggi badan saya 170 cm dan itu adalah tinggi minimum untuk mendaftar sebagai peserta Joko Roro. Meski sempat merasa rendah diri, saya berusaha mengunggulkan kemampuan saya di bidang lain. Sebagai mahasiswa Ilmu kesehatan, saya memiliki nilai lebih karena dapat memberikan edukasi terkait vaksinasi Covid-19 untuk membantu pulihnya pariwisata dan ekonomi di Kabupaten Malang,” ujar Mahasiswa asli Malang itu. Dimas kembali mengungkapkan bahwa pemilihan Joko Roro ini bukan event pemilihan duta pertama baginya. Sejak menempuh pendidikan strata satu (S1) di UMM, ia sudah aktif di berbagai organisasi seperti duta budaya malang dan duta anti narkoba. Sebelumnya, pada tahun 2020 Dimas juga terpilih menjadi lima peserta terbaik dalam  Pemilihan Duta Bahasa Jawa Timur beberapa waktu lalu. “Pengalaman-pengalaman tersebut sangat membantu saya dalam proses seleksi Joko Roro. Selama mengikuti tes wawancara, tes tulis, focus group discussion, dan presentasi program saya tidak mendapatkan kendala yang menyulitkan,” ungkap anak pertama dari tiga bersaudara tersebut. Ke depannya, Dimas bertekad untuk berusaha sekeras mungkin untuk lebih berusaha memperkenalkan wisata di kabupaten malang ke masyarakat luas. Disampaikan Dimas, para Joko Roro 2021 dan dinas pariwisata Kabupaten Malang juga telah bekerja sama untuk membuat berbagai program peningkatan pariwisata. Salah satunya yakni dengan memanfaatkan media sosial dan platform Youtube. “Selain itu, saat ini kita juga harus berfokus untuk memperbaiki berbagai pariwisata agar dapat dikunjungi dengan aman di kala pandemi. Saya harap akan banyak pemuda Malang yang bangga akan pariwisata di daerahnya masing-masing. Turut membantu perkembangan pariwisata serta promosi pariwisata lokal ke masyarakat luas,” tutur Dimas mengakhiri. (syi/wil)