Amcor UMM Sediakan Fasilitas Kenali Amerika Serikat

American Corner (Amcor) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menjadi salah satu tempat menarik untuk mengembangkan wawasan internasional. Utamanta dalam mempelajari beragam hal terkait Amerika Serikat, mulai dari studi, riset hingga budaya. Adapun Amcor UMM ini merupakan fasilitator kerjasama resmi dengan pihak berwenang Amerika di Indonesia. Ria Arista Asih, Ph.D. selaku Direktur Amcor Kampus Putih mengatakan bahwa corner tersebut memang berada di bawah naungan US Embassy. Di samping itu juga telah bermitra dengan My America Jakarta dan Surabaya. Maka, ada banyak fasilitas dan kegiatan menarik yang selalu dihadirkan oleh Amcor UMM. Lebih lanjut, UMM menjadi satu-satunya kampus yang memiliki Amcor di Kota Malang sekaligus yang kedua di Jawa Timur. Total, ada sepuluh Amcor yang tersebar di seluruh Indonesia. “Jadi, para mahasiswa bisa berkunjung di jam-jam operasional. Bisa datang ketika ada agenda maupun hanya sekadar bermain untuk menambah wawasan dan melatih bahasa Inggris,” tambahnya. Adapun Amcor Kampus Putih memiliki sederet fasilitas yang patut dicoba. Tidak hanya terbatas bagi mahasiswa UMM, tapi juga bagi masyarakat lain. Ada ratusan koleksi buku berbahasa Inggris, majalah internasional, akses jurnal internasional, hingga sederet komputer. Bahkan ada pula beragam board games, akses internet yang cukup cepat, DVD dan dilengkapi dengan ruangan yang nyaman. “Amcor UMM ini saya rasa bias menjadi rujukan tempat untuk berdiskusi, belajar bahkan juga bermain bagi para mahasiswa. Dilengkapi dengan berbagai fasilitas yang menarik pula,” ungkap Ria. Selain fasilitas, Ria mengatakan bahwa pihaknya juga menyediakan program rutin tiap minggunya. Salah satunya adalah English Speaking Buddy yang memungkinkan pengunjung untuk meningkatkan skill bahasa Inggris. Adapula yaitu Students Takeover, di mana para mahasiswa yang berkuliah di luar negeri bisa menunjukkan bagaimana kondisi dan situasi belajar di tempat studinya. Kemudian ada juga Miscellaneous atau program live discussion yang membahas lebih dalam mengenai isu-isu yang sedang hangat. “Kami juga memberikan banyak info menarik serta idiom-idiom yang bisa digunakan untuk memperbagus bahasa Inggris melalui akun Instagram kami di @amcorumm,” pungkas Ria. (zak/wil) Penulis: Novia Zahrotun Zakiyatina | Editor: Hassanalwildan Ahmad Zain

Mahasiswa UMM Sukses Raih Beasiswa IISMA 2022

Kabar gembira kembali datang dari Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Kali ini, enam mahasiswa Kampus Putih sukses meraih beasiswa Indonesian International Student Mobility Award (IISMA) 2022 dari Kemendikbud-Ristek Republik Indonesia. Adapun mereka akan berangkat ke kampus dan negara tujuan masing-masing pada semester depan. Koordinator program mobilitas internasional mahasiswa International Relation Office (IRO) UMM, Very Kurnia Aditama, M.Pd. menjelaskan bahwa beasiswa ini memungkinkan mahasiswa untuk merasakan studi di luar negeri. Mereka juga akan dibiayai oleh pemerintah tanpa harus melakukan cuti. Hal tersebut dikarenakan agenda tersebut menjadi bagian dari implementasi program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Very, sapaan akrabnya menilai bahwa IISMA 2022 lebih kompetitif ketimbang tahun lalu. Terlihat dari perbedaan jumlah pendaftar yang awalnya 2000 mahasiswa pada 2021 menjadi 7000 mahasiswa pada tahun ini. Persyaratan-persyaratan yang harus dipenuhi juga lebih detail dan rigid. Adapun pada tahun ini, ada 43 mahasiswa UMM yang mendaftar dan enam di antaranya diterima di universitas tujuan. “Ada mahasiswa yang diterima di Hanyang University Korea Selatan, di University of Liverpool dan juga di University if Szeged Hungaria. Adapula yang akan berangkat ke Universiti Teknologi Malaysia dan tentu saja University of Sussex, Inggris,” tambah pria kelahiran Bojonegoro tersebut. Terkait persiapan, ia dan tim sudah memberikan pelatihan bahasa selama dua bulan sebelum para mahasiswa mendaftar. Tidak hanya pelatihan IELTS, tapi juga TOEFL bahkan duolingo. Harapannya, ada banyak yang terjaring ke tahap wawancara dan akhirnya diterima di salah satu tujuan universtas masing-masing mahasiswa. Satu kendala yang Very dan tim temui adalah persiapan berkas. Selain banyak yang harus disiapkan, prosesnya juga panjang dan butuh ketelitian. Apalagi banyak dari mahasiswa yang berada di luar kota Malang, sehingga prosesnya cukup memakan waktu. Meski begitu, semua bisa diatasi dan selesai tepat waktu. “Kami tentu berharap antusiasme mahasiswa bisa meningkat pada pendaftaran tahun depan sehingga smeakin banyak yang turut serta dan memperbesar kemungkinan untuk diterima. Selain itu, peran kampus menjadi salah satu hal penting agar potensi dan kesempatan mahasiswa untuk merasaka  studi di luar negeri semakin besar. Semoga di IISMA selanjutnya, UMM bisa mengirimkan lebih banyak mahasiswa untuk belajar,” pungkasnya. (wil) Penulis: Hassanalwildan Ahmad Zain | Editor: Hassanalwildan Ahmad Zain