Prodi Manajemen UMM Bekali Mahasiswa Financial Plan dan Creativepreneur

Kemampuan mengatur keuangan menjadi skill yang harus dikuasai sejak dini. Begitupun dengan creativepreneur yang semakin marak. Hal itu mendorong program studi (Prodi) Manajemen Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menggelar rangkaian seminar bertajuk “Be A Great Millenial Financial Planner” dan “Build Creative Entrepreneur In Digital Era”. Adapun acara itu dilaksanakan secara luring pada Jumat (27/5) lalu. Seminar tersebut turut mengundang sederet pemateri andal. Mulai dari Human Capital Specialist and Financial Expert Fina Nailus Shobarohdan dan Dosen Manajemen Keuangan UMM Novi Puji Lestari. Adapula Founder Let’splay.id Arif Surya Buwono dan Reno Yuansyah yang merupakan Designer 24Slides. Fina, sapaan akrabnya menceritakan perjalanan karirnya usa menyelesaikan studi di Manajemen UMM. Menurutnya, penguasaan kemampuan digital menjadi hal yang patut dipejari. Utamanya untuk membantu dalam pengambilan keputusan serta menjadi penunjang pengembangan bisnis yang dilakukan. “Beruntung Manajemen UMM sudah membekali mahasiswanya dengan kemampuan-kemampuan yang memang dibutuhkan di dunia kerja. Meksi begitu, teman-teman mahasiswa juga harus mencari pengetahuan lain yang berguna di kehidupan kerja nanti,” tandasnya. Hal serupa juga disampaikan Novi yang menegaskan pentingnya memiliki financial plan atau perencanaan keuangan. Dengan begitu, setiap individu bisa menentukan hal apa yang menajdi prioritas dan hal apa yang bisa ditunda. Ia menilai pemahaman financial olan juga harus diberikan sejak dini, salah satunya saat menginjak di dunia kampus. “Lebih penting untuk tetap berpenghasilan ketimbang berpenghasilan tetap. Selalu cari passion dan peluang usaha, dan bangun usahamu sendiri. Saya yakin, dengan bekal skill digital serta skill manajemen yang baik teman-teman bisa menjadi lulusan yang mandiri dan cakap,” tambah dosen kelahiran Trenggalek itu. Sementara itu, Arif dan Reno mengajak para mahasiswa untuk mengambil peran dalam peningkatan ekonomi, terutama melalui jalan creativepreneur. Keduanya menilai bahwa dengan sumber daya dan tools yang ada, mahasiswa bsia dengan mudah membangun bisnisnya. Meski begitu, mereka juga harus bersiap dengan tantangan dan kendala yang semakin kompleks ketimbang era sebelumnya. Adapun Dr. Nurul Asfiah, M.M., selaku Kaprodi Manajemen mengatakan bahwa seminar ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam perencanaan keuangan bisnis serta digitalisasi. Khususnya dalam pengembangan dan pertumbuhan bisnis mereka. “Semoga acara seperti ini dapat dilaksanakan kembali dengan tema-tema menarik lainnya. Sehingga dapat menunjang kemampuan mahasiswa Manajemen UMM,” harapnya.
MBKM dan OBE Bawa Prodi Pendidikan Biologi UMM Raih Akreditasi Unggul

Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali tingkatkan kualitas Pendidikan lewat raihan akreditasi unggul prodi. Kabar gembira tersebut datang dari Program Studi (Prodi) Pendidikan Biologi. Adapun penetapan akreditasi unggul itu berlaku hingga Agustus 2026 mendatang. Ketua Prodi Pendidikan Biologi, Dr. Rr. Eko Susetyarini, M.Si, menjelaskan bahwa ada sederet aspek yang dinilai oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) dalam menentukan akreditasi unggul. Penilaian tersebut meliputi jumlah dosen tetap, kurikulum, penjaminan mutu, dan pelacakan kelulusan. “Alhamdulillahnya, kami telah memenuhi semua kriteria penilaian yang ditentukan oleh BAN-PT dengan baik. Misalnya saja jumlah dosen tetap yang telah memenuhi syarat. Lalu kami juga telah menerapkan kurikulum Outcome-Based Education (OBE) serta Merdeka Belajar dan Kampus Merdeka (MBKM). Selain itu, dosen dan mahasiswa juga banyak melakukan publikasi ilmiah di jurnal terakreditasi nasional maupun internasional. Terakhir, sitasi dosen Pendidikan Biologi juga telah masuk dalam peringkat sepuluh besar pada pemeringkatan Alper Doger (AD) Scientific Index,” jelas doses asal Samarinda tersebut. Lebih lanjut, Eko sapaan akrabnya, mengatakan bahwa untuk meningkatkan kualitas skill mahasiswa, Prodi Pendidikan Biologi juga membuka kelas unggulan bernama Center Of Excellence (CoE) Anggrek. Kelas unggulan pengembangan anggrek ini telah bekerja sama dengan berbagai Industri dan Dunia Kerja (IDUKA). Sebut saja Perhimpunan anggrek Indonesia daerah Jawa Timur dan DD Orchid Nursery. “Kelas unggulan ini dilaksanakan selama enam bulan dan dapat dikikuti oleh mahasiswa UMM maupun luar kampus. Pada periode ini, kami juga membuka kelas unggulan anggrek untuk siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat. Harapannya, kami bisa mencetak generasi cakap yang memiliki skill menarik,” ungkap dosen Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) itu. Terkait raihan akreditasi unggul, Eko mengaku sangat bangga. Menurutnya, raihan ini dapat diperoleh berkat kerja keras semua elemen, tak hanya kampus tetapi mahasiswa dan juga alumni. Ke depan Prodi Pendidikan Biologi juga tengah menyiapkan kelas bilingual untuk mahasiswa asing dan juga meningkatkan jumlah penelitian, pengabdian serta publikasi di tingkat internasional. “Selain itu, kami juga sedang mempersiapkan diri untuk akreditasi internasional Akkreditierungsagentur für Studiengänge der Ingenieurwissenschaften, der Informatik, der Naturwissenschaften und der Mathematik (ASIIN). Harapannya, tak hanya di akui secara nasional, Prodi Pendidikan Biologi juga dapat meraih pengakuan internasional,” tandasnya mengakhiri. (Syi/Wil)