Bawakan Beragam Tari, Mahasiswa UMM Juara dan Kenalkan Budaya Indonesia ke Mancanegara

Sederet mahasiswa Universitas Muhmmadiyah Malang (UMM) dari Fakultas Psikologi kelas Internasional angkatan 2021 kenalkan budaya Indonesia di kancah Intenasional sekaligus raih prestasi. Mereka adalah Audilia Safira Narullita, Silvyna Amalia Hidayati, Aida Fithri, dan Aisha Hari Mulyani Putri yang raih juara di ajang Year-End Party, AU’s Got Talent di Asia University, Taiwan. Dalam kompetisi yang dilaksankaan 15 Desember itu, mereka berhasil meraih posisi 2 dengan mengalahkan puluhan tim dari Mongolia, India, Taiwan, Vietnam, Eswatini, dan lainnya. Bersama perwakilan mahasiswa Indonesia lain, mereka membawakan berbagai tari khas budaya Indonesia yakni sajojo, manuk dadali, siksik, ampar-ampar pisang, cublak cublak suweng, rasa sayang, saman, kecak, hingga bubuy bulan. salah satu mahasiswa UMM, Audilia Safira Narullita menjelaskan salah satu alasan membawakan berbagai tari tersebut tidak lain untuk menunjukkan kepada dunia bahwa budaya Indonesia itu sangat beragam. “Indonesia ini kan negara yang luas dan sangat beragam suku dan budayanya. Kami dan tim sengaja memperbanyak tari-tari yang beragam dari berbagai daerah di Indonesia. Seihngga semakin banyak masyarakat internasional yang kenal Indonesia,” jelasnya. Lia, sapaan akrabnya, mengaku bahwa timnya melakukan latihan selama satu bulan pada hari Senin hingga Jumat. Adapun berbagai indikator penilaian para juri yakni kekompakan, kunikan, penampilan, serta pakaian yang dikenakan. Dia mengaku sangat puas dengan hasil yang diraih dalam kejuaraan tersebut dan bangga dapat mengenalkan budaya Indonesia di tingkat internasional Sebagai tambahan, Lia bersama dengan teman-temannya merupakan mahasiswa yang mengikuti program International Credit Transfer. Program yang dilaksanakan di Asia University, Taiwan, ini merupakan program wajib di Fakultas Psikologi kelas Internasional UMM. Terakhir, dia berpesan kepada mahasiswa UMM untuk berani mengembangkan minat dan bakat dengan semua kesempatan yang ada. Terutama dalam mengenalkan budaya Indonesia di kancah internasional. Mengingat Indonesia ini punya banyak sekali warisan-warisan, baik secara fisik maupun non-fisik. “Carilah pengalaman sebanyak mungkin karena ada banyak hal yang menunggu kita dengan segala keunikannya. Selalu berani untuk mencoba banyak hal karena kita tidak akan tahu sampai kit amencobanya. Nikmati dan hadapi serta tak lupa untuk selalu bangga dengan warisan budaya Indonesia ini,” tutupnya. (faq/wil)
Undang CEO Mitra Aviasi Perkasa, Cara UMM Inspirasi Wisudawannya

Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali menggelar wisuda ke-111 periode 6. UMM meluluskan 2.460 wisudawan pada 21 Desember 2023 lalu. Pada kesempatan itu, turut hadir Septo Sudiro selaku CEO Mitra Aviasi Perkasa (MAP) yang memberikan motivasi agar anak-anak muda bisa terinspirasi menjadi orang yang sukses. Septo mengawali sambutannya dengan mengatakan, pencapaiannya sampai titik ini merupakan hal yang tak mudah untuk dilalui. Banyak halang rintang yang harus dijalani untuk mendapatkan apa yang ia inginkan. Tahun 1989, ayahnya meninggal dan hal ini yang menjadi dorongan terkuatdalam menggapai impiannya. “Pada tahun 1989 itu, saya mau tak mau harus menjadi tulang punggung bagi keluarga dan memenuhi kebutuhan kuliah, biaya dua adik saya, beserta ibu,” ucapnya. Namun, hal itu tak menjadi masalah besar baginya karena ia selalu menanamkan prinsip “make it easy” agar apa yang ia kerjakan dimudahkan oleh Allah. Septo memang ingin menjadi yang terbaik, maka akhirnya ia memutuskan membuka bisnisnya sendiri pada 2004. Ia mencoba melihat berbagai peluang yang ada di masyarakat dan akhirnya menciptakan PT. Mitra Aviasi Perkasa yang bergerak di bidang sekolah penerbangan. Tak hanya itu, dirinya juga berhasil membuka anak cabang perusahaan seperti PT. Indo Aviasi yang bergerak di bidang privat jet, sekolah pilot yang memiliki banyak teknisi, dan lain sebagainya. Berdasarkan pengalamannya itu, Septo mendorong wisudawan untuk giat berusaha dan pantang menyerah. “Tapi, giat berusaha juga harus dibarengi dengan tawakkal kepada Allah dan restu orang tua. Yang menjadikan seseorang itu berhasil adalah keseimbangan antara doa, restu orang tua, dan usaha,” tegasnya Dalam dunia perkuliahan, usaha dapat diartikan dengan mengerjakan kewajibannya sebagai mahasiswa dengan baik. Hal ini dinyatakan oleh Ir. Tamhid Masyhudi selaku Wakil Ketua PWM Jawa Timur. Ia juga menyinggung bahwasannya Muhammadiyah memiliki usaha untuk mendorong agar pendidikan di Indonesia menjadi prioritas bagi bangsa dan negara. Hal ini diwujudkan dengan program Gerakan Infaq Pendidikan (GIP) yang diresmikan menjelang dengan Milad ke-111 Muhammadiyah. “Bantuan GIP ini akan diberikan untuk menunjang pendidikan khususnya di kawasan 3T. Yakni wilayah Indonesia yang memiliki kondisi geografis, sosial, ekonomi dan budaya yang kurang berkembang dibandingkan dengan daerah lain dalam skala nasional,” sebutnya. (tri/wil)
Prof. Nazaruddin Malik Terpilih jadi Calon Rektor UMM 2024-2028 secara Aklamasi

Prof. Dr. Nazaruddin Malik, M.Si. terpilih secara aklamasi dalam pilihan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) pada 20 Desember 2023. Dengan hasil itu, ia juga terpilih menjadi calon rektor Kampus Putih UMM untuk empat tahun ke depan yang akan diusulkan ke PP (Pimpinan Pusat) Muhammadiyah untuk mendapatkan pengesahan sebagaimana ketentuan. Adapun hasil ini merupakan proses panjang yang dilakukan sejak di tingkat program studi dan fakultas pada Oktober lalu. Proses tersebut jauh diawali dengan pemilihan dan penetapan organ senat UMM. Kemudian dilanjutkan pembentukan panitia pemilihan rektor periode 2024-2028. Langkah selanjutnya yakni sosialisasi dan penjaringan di tiap-tiap fakultas yang memunculkan nama-nama calon kandidat. “Dari situ muncul nama-nama yang bisa dijaring oleh masing-masing fakultas. Ada lebih dari 14 calon nama yang akhirnya diusulkan,” jelas Kepala Humas UMM Moh. Isnaini, M.Pd. Verifikasi calon kandidat juga dilakukan untuk memastikan semua calon telah memenuhi berbagai syarat. Kemudian para senat melakukan pertimbangan, pemilihan, serta penetapan calon rektor Kampus Putih yang akan diusulkan ke PP Muhammadiyah. Berdasarkan data hasil penjaringan calon rektor tersebut, Nazar mendapatkan jumlah pengusul mayoritas, yakni diusulkan oleh 11 fakultas. Sementara nama-nama di posisi dua dan tiga, masing-masing hanya mendapatkan tiga dan dua pengusul. Sisa calon kandidat lainnya hanya mendapatkan satu suara. Dari hasil itu, para senat dan peserta menyetujui serta akhirnya menetapkan Nazar menjadi calon rektor yang terpilih secara aklmasi untuk diusulkan ke PP Muhammadiyah. Hasil pilihan ini selanjutnya akan dimintakan rekomendasi ke PWM Jawa Timur yang selanjutnya akan diusulkan ke Pimpinan Pusat Muhammadiyah untuk ditetapkan melalui SK resmi. “Iya tentu saja hasil ini harus melalui pengesahan oleh Pimpinan Pusat Muhammadiyah yang memang menaungi UMM. Semoga hasil ini bisa memberikan manfaat lebih bagi sivitas akademika UMM, lebih umum juga untuk masyrakat secara luas,” pungkasnya mengakhiri. (wil)