Beragam Beasiswa dan Jalur Masuk UMM, Ada Jalur Content Creator Juga

Univesitas Muhammadiyah Malang (UMM) menjadi salah satu kampus swasta yang paling dicari calon mahasiswa di Indonesia. Apalagi dengan berbagai program dan kemudahan yang ditawarkan. Jika calon mahasiswa ingin menjadi bagian dari UMM di 2024, maka mereka  harus mengetahui jalur, tes seleksi, dan juga beasiswa yang bisa dicoba. Baca juga :  Dekan Fikes UMM: Rebahan Bikin Obesitas Sampai Kelainan Tulang Di 2024 ini, secara umum ada tiga jalur yang terbagi menjadi beberapa cara seleksi. Jalur-jalur tersebut dirancang sedemikian rupa untuk memudahkan calon mahasiswa mendaftar dan mengikuti tes. Jalur Prestasi Akademik Jalur ini merupakan jalur tanpa tes yang patut dicoba. Para calon mahasiswa hanya perlu mengunggah foto nilai rapor semester 1-5 dalam bentuk pdf. Nilai rata-rata minimal 80 sejak smeester 1 hingga 5. Kemudian juga mencantumkan sederet foto piagam ataupun sertifikat prestasi akademik minimal di tingkat kota atau kabupaten. Jika diterima, calon mahasiswa akan mendapatkan beasiswa berupa bebas SPP semester 1 (potongan 100%). Khusus untuk program studi Fisioterapi dan Ilmu Keperawatan potongan SPP sebesar 50%. Semua jurusan bisa melalui jalur ini kecuali fakultas kedokteran, farmasi, dan psikologi internasional. Jalur ini dibuka mulai 1 November 2023 hingga 25 Juni 2024. Info pendaftaran lebih lanjut bisa dicek di online.umm.ac.id Jalur Prestasi Non-Akademik Bagi mereka yang punya prestasi di bidang non-akademik tidak perlu khawatir. UMM membuka pintu seluas-luasnya untuk mereka yang memenangkan prestasi di bidang non-akademik seperti juara olahraga, musik, pengurus organisasi, keagamaan, hingga hafiz yang hafal minimal 10 juz. Cukup dengan melampirkan piagam atau sertifikat, calon mahasiswa bisa mencoba jalur ini. Menariknya, para calon mahasiswa yang aktif sebagai content creator juga mendapatkan kemudahan. Melalui jalur content creator, mereka bisa langsung mendaftar dengan syarat memiliki minimal 5.000 subscriber di platform Youtube atau follower minimal 10 ribu di Instagram atau TikTok. Benefit yang diterima juga tidakjauh berbeda dengan jalur prestasi akademik. Para calon mahasiswa akan mendapatkan beasiswa bebas SPP semester 1 (potongan 100%). Khusus untuk program studi Fisioterapi dan Ilmu Keperawatan potongan SPP sebesar 50%. Semua jurusan bisa melalui jalur ini kecuali fakultas kedokteran dan farmasi. Jalur ini dibuka mulai 1 November 2023 hingga 25 Juni 2024. Info pendaftaran lebih lanjut bisa dicek di online.umm.ac.id Jalur Reguler Berbeda dengan dua jalur sebelumnya yang mengharuskan unggahan rapor dan piagam, pada jalur ini calon mahasiswa diharuskan untuk mengikuti tes. Meski begitu, tes yang ada bisa dikerjakan melalui online sehingga memudahkan para calon mahasiswa. Semua proses pendaftaran, tes, hingga daftar ulang dilakukan secara online sehingga lebih efektif dan mudah. Informasi hasil tes reguler online juga cepat yakni diumumkan 1×24 jam setelah selesai mengerjakan soal. Khusus untuk calon mahasiswa Fakultas Kedokteran dan Farmasi, mereka diharuskan untuk mengikuti Ujian Tertulis Berbasis Komputer (UTBK) di kampus UMM. Jalur ini dibuka sepanjang tahun sehingga para calon mahasiswa bisa mendaftar dengan cepat dan mudah. Info pendaftaran lebih lanjut bisa dicek di online.umm.ac.id Beasiswa-beasiswa Kampus Putih UMM juga menyediakan beragam beasiswa yang bisa diperoleh para calon mahasiswa.  Mulai dari beasiswa talenta unggul, beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP), beasiswa alumni sekolah Muhammadiyah, beasiswa yatim piatu, beasiswa saudara kandung, dan lain-lain. Bagi mereka yang ingin menjad ulama mumpuni, UMM juga menyediakan beasiswa program pendidikan ulama tarjih (PPUT). Selain itu, calon mahasiswa baru juga bisa mendapatkan beasiswa umum yang disediakan oleh instansi-instansi umum untuk membantu pembiayaan selama berkuliah. Bahkan mahasiswa juga bisa mendapatkan beasiswa berupa pertukaran pelajar ke berbagai negara di dunia, seperti Polandia, Spanyol, Turki, Jepang, dan lain sebagainya. (wil)

Dekan Fikes UMM: Rebahan Bikin Obesitas Sampai Kelainan Tulang

Hidup di tengah perkembangan zaman yang serba instan dan mudah, tak jarang membuat masyarakat modern menyukai rebahan. Apalagi hadirnya gadget mampu meminimalisir aktivitas fisik seseorang. Meski terasa nyaman dilakukan, kebiasaan rebahan ternyata memiliki dampak yang buruk. Hal ini disampaikan oleh Dr. Yoyok Bekti Prasetyo, M.Kep., Sp.Kom. selaku dosen Fakultas Ilmu Kesehatan (Fikes) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). “Masalah rebahan dan dampaknya yang bahaya ini sudah menjadi isu keperawatan komunitas, oleh karena itu jangan sampai kita abai dengannya,” ucap Yoyok mengawali. Menurutnya, seringkali masyarakat mengabaikan sakit yang bersifat sementara akibat terlalu lama dalam posisi tertentu saat rebahan. Padahal tanpa mereka sadari, hal itu sangat berbahaya bagi kesehatan. Hal ini bahkan dapat menjadi pemicu hadirnya berbagai penyakit kronik di kemudian hari. “Beberapa diantaranya adalah nyeri pada otot dan sendi, penyakit jantung, gagal ginjal, stroke, kanker dan yang tak kalah berbahaya adalah obesitas,” kata Yoyok mencontohkan. Selain rebahan, tidur dengan kurun waktu yang tidak wajar atau terlalu lama juga bisa menjadi salah satu pemicu kenaikan berat badan yang signifikan. Hal ini juga berpotensi meningkatkan kadar gula dalam darah atau diabetes semakin tinggi. “Saat posisi rebahan, ada bagian tubuh yang mengalami tekanan besar. Hal ini juga dapat mengakibatkan terjadinya perubahan bentuk tulang, pergeseran tulang, patah tulang hingga kelainan tulang seperti scoliosis, kifosis, dan lordosis,” ujar Dekan Fikes UMM tersebut. Tak hanya saat rebahan, saat bangun dari posisi rebahan, seseorang juga berpotensi merasakan pusing. Ini diakibatkan oleh tekanan darah yang berubah secara cepat atau sering disebut hipotensi ortotastik. Kondisi ini terjadi berkat tekanan darah rendah karena  posisi tubuh berubah secara cepat. Hipotensi ortostatik umumnya merupakan gejala dari penyakit tertentu, seperti gangguan jantung dan  penyakit pada syaraf. Karenanya, Yoyok berpesan agar masayarakat khususnya anak muda, menghindari kebiasaan ini dan meningkatkan aktivitas fisiknya. “Jangan rebahan dengan kurun waktu yang lama. Biasakan diri melakukan kegiatan fisik seperti berjalan dan olahraga tipis setiap harinya. Hindari juga makananan siap saji, dan terapkan pola hidup sehat agar kualitas hidup juga menjadi lebih baik,” pungkasnya. (nda/wil)

Kiat Ampuh Raih Resolusi Tahun Baru Ala Dosen UMM

Tahun baru memberikan semangat baru bagi banyak individu untuk merancang banyak hal baik. Tak terkecuali resolusi tahunan. Namun tak jarang, rencana yang dibuat kadang hanya menjadi daftar semata yang tidak berhasil direalisasikan. Melihat hal ini, Dr. Zainul Anwar, S.Psi, M.Psi. selaku psikolog dan dosen Psikologi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menyampaikan bahwa untuk mewujudkan semua daftar resolusi, seseorang perlu memastikan bahwa langkah yang akan diambil terarah. “Planning yang dibuat harus lebih realistis, konkrit dan terarah agar hasilnya sesuai tujuan. Jadi bukna hanya menetapkan target, tapi juga langkah-langkah untuk menggapainya,” katanya. Lebih lanjut, Zainul mengatakan bahwa sebelum membuat resolusi, seseorang dapat memulai untuk melakukan intropeksi diri di masa lalu. Hal ini penting dilakukan sebagai proses pembelajaran. Bukan untuk mengingat-ingat hal yang menyedihkan, tapi sebagai pengalaman hidup bagi rencana berikutnya. “Hal yang berhasil agar menjadi motivasi dan yang gagal bisa menjadi evaluasi diri untuk jadi lebih baik lagi,” tambahnya. Untuk membuat resolusi berhasil menurut Zainul, ada beberapa langkah yang perlu dilakukan. Pertama, mengumpulkan rasa syukur atas berbagai nikmat yang diterima. Ini menjadi poin di mana diri mendapatkan suntikan energi positif. Seseorang akan bersyukur jika ia selalu memandang suatu hal dengan positif. Sebaliknya, seseorang akan selalu mengeluh jika memandang sesuatu dengan negatif. “Yang kedua, perlu membuat skala prioritas yang ingin dicapai selama setahun ke depan, misalnya ingin lulus di 2024, menikah, dan membeli rumah. Skala prioritas menjadi sangat penting karena hal yang kecil akan selalu mengikuti. Analoginya ibarat kita memasukkan banyak barang ke dalam gelas, maka yang harus dimasukkan adalah yang besar terlebih dahulu. Dengan demikian, yang kecil akan mengikuti dan menjadi terpenuhi,” urainya. Ketiga, menuliskan apa yang menjadi keinginan atau target agar selalu ingat dan memikirkannya. Perlu diketahui bahwa pola kerja pikiran itu seperti magnet, yakni apapun yang selalu kita ingat dan pikirkan akan mendekat ke diri kita. “Berikutnya yang keempat, menjalin relasi yang berkaitan dengan resolusi diri. Misalkan ingin lulus, maka carilah lingkungan yang juga memiliki niatan lulus tepat waktu. Ini penting untuk menciptakan iklim yang baik,” tambahnya. Terakhir, restu orangtua dan doa. Keberadaan doa akan mengurangi rasa kecewa saat hal yang  diinginkan belum tercapai. Doa juga dapat menguatkan mental dan spiritual. “Bagi seseorang yang tidak memiliki resolusi atau meyakini bahwa hidup sudah ditakdirkan itu tidaklah salah. Yang menjadi masalah adalah ketika seseorang menjalani hidup mengalir saja tanpa ada pegangan atau dasar yang pasti. Hal itu bisa menjadikan seseorang mudah terombang-ambing, frustasi, dan stres karena tidak memiliki tujuan yang jelas dalam hidupnya,” tambahnya. Di akhir, ia berpesan akan pentingnya refleksi diri sebagai manusia yang mempunyai akal pikiran yang sehat. Apapun yang ingin dilakukan dan dicapai, harus dipikirkan secara logis dan rasional serta memperhatikan setiap konsekuensinya. “Jangan mudah terbawa emosi sebelum bertindak, agar tidak terjerumus kepada kesalahan yang sama dan menyesal kemudian,” pungkasnya. (dit/wil)