Menarik! Begini Situs Pencarian Kos Karya Mahasiswa UMM

Membangun bisnis bersama tim untuk membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat luas merupakan hal yang luar biasa. Hal ini juga dilakukan oleh kelompok mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Bahkan mereka sukses lolos ke babak final Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia Expo 2024. Adalah Muhammad Abdullah Gymnastiar mahasiswa informatika sekaligus ketua, Sigit Setyo Budi, Miftahul Jannah, Afifah Shamvique, dan Mohammad Ghifari Catur Mubaraq yang membuat inovasi menarik. Yakni sebuah website dan aplikasi pencarian kos, rumah dan apartemen. Adapun KMI Expo diadakan pada tanggal 23-25 Oktober lalu di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara. Gymnastiar menjelaskan bahwa platform yang dinamai KostNih ini telah dilaunching sejak tanggal 28 April lalu. Platform ini diperuntukkan bagi masyarakat yang mencari tempat tinggal dan para pemilik kos, termasuk para mahasiswa yang ingin mencari kos yang tepat. Kemudian ada berbagai fitur pelengkap yang hadir dalam platfrom ini. Misalnya seperti fitur pencarian kos, detail keranjang, tambahkan produk, hingga fitur chat yang kini sedang tahap pengembangan. Sementara itu, pemilik kos juga dapat menyewa influencer yang diinginkan untuk mereview kos, rumah ataupun apartemennya. Sehingga bisa dikatakan platform ini merupakan multiplatform yang dapat digunakan semua kalangan masyarakat. Saat ini, baru ada puluhan kos dan ratusan konsumen yang sudah bergabung dalam KostNih. “Harapannya, angka ini bisa bertambah di kemudian hari. Selain itu juga kami ingin mengembangkannnya menjadi aplikasi karena saat ini baru berbentuk situs website. Kalau aplikasi kan lebih mudah, masyarakat tinggal download saja dari Appstore atau Playstore,” katanya. Ia juga bersyukur karena UMM senantiasa mendukung ebrbagai potensi mahasiswanya, termasuk dirinya. Berbagai wadah diberikan, dana dukungan juga disiapkan, sehingga para mahasiswa bisa memaksimalkan bakat dan minatnya. “Semoga saya dan tim bisa memberikan hal yang terbaik dan mampu mengharumkan nama kampus. Dukungan dari kampus tentu sangat berarti untuk pengembangan platform website aplikasi KostNih ini. Kami juga membuka peluang kolaborasi dengan pihak-pihak lain untuk menciptakan inovasi lainnya,” katanya mengakhiri. (zaf/wil)

Bahas Hubungan Fisik-Mental, Mahasiswa UMM Menangi Esai Nasional

Sivitas akademika Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali menorehkan prestasi. Kali ini giliran dua mahasiswa Fakultas Kedokteran UMM Juwita Rahmaningtyas dan Agung Cendekia Putra Nusantara. Keduanya sukses meraih penghargaan peringkat tiga di ajang lomba esai nasional Axonic pada Oktober lalu. Juwita, sapaan akrabnya menjelaskan bahwa ia dan tim mengangkat tema sinergisitas olahraga dengan kesehatan mental menuju Indonesia emas 2045. Tulisannya mengusung tentang bagaimana olahraga Taekwondo bisa memengaruhi atlet-atletnya, utamanya pada aspek psikologis dan mental. Mereka menulis tentang tema itu karena melihat hal menarik yakni catharsis. Sebuah fenomena pelepasan emosi seseorang saat melakukan aktivitas fisik. Khususnya kegiatan yang sangat intens seperti yang biasa dilakukan dalam olahraga taekwondo. “Ini merupakan hal menarik akrena ternyata fisik dan mental memiliki keterkaitan yang erat. Adapun kami memilih taekwondo karena kegiatan ini cukup menguras fisik serta banyak gerakannya. Jadi akan lebih terlihat bagaimana efeknya pada para atlet yang ada,” kata mahasiswa yang duduk di semester tiga itu. Juwita menambahkan, ketika seseorang melakukan olahraga taekwondo, ia sebenarnya mampu mengontrol emosinya dan menambah kekuatan fisiknya. Selain itu juga dapat melatih seseorang untuk menjaga kesehatan mentalnya. Apalagi di tengah dunia digital yang penuh dengan tekanan. Ia dan Agung berharap esainya ini bisa menggugah masyarakat, terutama anak muda untuk melakukan aktivitas fisik yang cukup dna berolahraga. Tidak hanya menyehatkan badan dan tubuh, olahraga juga memberikan efek positif bagi mental dan psikis. Sebagaimana pepatah ‘dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat’. “Semoga bisa menginspirasi anak-anak muda lainnya. Memberikan ide dan inovasi untuk kebaikan negeri. Prestasi ini juga diharapkan menjadi bahan bakar saya untuk bsia terus mengharumkan nama kampus UMM. Apalagi pihak kampus juga sangat mendukung berbagai potensi yang dimiliki mahasisnya,” tegasnya mengakhiri. (*/wil)