OSN di UMM Selesai, Ini Deretan Siswa Peraih Medali

Usai rangkaian kompetisi yang menegangkan dan penuh tantangan selama beberapa hari di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), tibalah saat yang paling dinanti seluruh peserta — pengumuman para juara Olimpiade Sains Nasional (OSN) di Hall Dome UMM Sabtu, 11 Oktober 2025. Dalam suasana haru dan bangga, diumumkan nama-nama siswa terbaik dari berbagai penjuru Indonesia yang berhasil membuktikan kemampuan dan ketekunan mereka di bidang sains. Adapun ajang OSN 2025 ini juga tak lepas dari peran para juri yang berasal dari kalangan profesional, akademisi, dan praktisi di berbagai bidang sains. Mereka berperan penting dalam menjaga objektivitas dan kualitas penilaian melalui standar yang ketat dan transparan. Para juri tidak hanya menilai hasil akhir, tetapi juga menghargai proses berpikir, inovasi, dan ketelitian setiap peserta. Kehadiran mereka menjadi jaminan bahwa para pemenang yang terpilih benar benar merupakan putra putri terbaik bangsa yang unggul secara intelektual dan berintegritas. Kepala Pusat Prestasi Nasional (Kapuspresnas), Dr. Maria Veronica Irene Herdjiono, S.E., M.Si., berharap para juara tahun ini dapat terus dibina agar mampu mewakili Indonesia di kompetisi internasional dan menjadi talenta unggul di bidang STEM dan kecerdasan artifisial. “Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung penyelenggaraan OSN 2025, khususnya Universitas Muhammadiyah Malang sebagai tuan rumah yang telah memberikan pelayanan terbaik,” katanya. Para pemenang ini bukan hanya membawa pulang medali, tetapi juga menjadi simbol generasi muda berprestasi yang siap menginspirasi kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi bangsa. Berikut adalah para peraih prestasi gemilang yang berhasil menorehkan nama sebagai juara di bidangnya masing-masing, mulai dari Matematika, Fisika, Kimia, Biologi, Astronomi, Ekonomi, Kebumian, Geografi, hingga Informatika. Adapun penghargaan yang paling ditunggu tentu saja juara umum yang berhasil diraih oleh Provisin DKI Jakarta. Pemenang Medali Emas Bidang Geografi: Kaleb Iash Elnathan Naibaho siswa SMA Labschool kebayoran Prov. D.K.I Jakarta Rafif Adinata Ramadhan siswa MAN 1 Pekanbaru Prov. Riau Sultan Flambo Albana siswa SMAN 5 Surabaya Prov. Jawa Timur Muhammad Javas Anarghya siswa SMAN 8 Jakarta Prov. D.K.I Jakarta Fremmunizar Syahel Akbar siswa SMAN Banu Kal Sel Prov. Kalimantan Selatan Pemenang Medali Emas Bidang Kebumian: Marvel Collin Celeste siswa SMAS Kristen Immanuel Prov. Kalimantan Barat M. Arifin Ilham siswa MAN Insan Cendekia Padang Paraman Prov. Sumatera Barat Billy Adnan Khalifah siswa Kesatuan Bangsa Prov. D.I. Yogyakarta Yuri Iltsar Budiman siswa SMAN 1 Tambun Selatan Prov. Jawa Barat Salma Rofidatul Hasanah siswa MAN 2 Kota Malang Prov. Jawa Timur Pemenang Medali Emas Bidang Ekonomi: Shafwan Nizar Aulia siswa SMA Cahaya Rancamaya Prov. Jawa Barat Diaz Raditya Airlangga siswa SMAS Islam Al-Azhar 4 Prov. Jawa Barat Muhammad Afif Abyan Hasya siswa SMA Negeri 17 Palembang Prov. Sulawesi Selatan Amelia Azarine siswa MAN Insan Cendikia Pekalongan Prov. Jawa Tengah Favian Rizky Pratama siswa SMAN 15 Surabaya Prov. Jawa Timur Pemenang Medali Emas Bidang Astronomi: Athayeris Salsabila Indarso siswa SMAS Labschool Jakarta Prov. D.K.I. Jakarta Johana Sophia Prayoga siswa SMA Pradita Dirgantara Prov. Jawa Tengah Muhammad Zhafif siswa SMAS Kharisma Bangsa Prov. Banten Jupiter Arshavino Raditya Mustofa siswa SMP Semesta Bilingual Boarding School Prov. Jawa Tengah Muhammad Bagir siswa SMAN 8 Jakarta Prov. D.K.I. Jakarta Pemenang Medali Emas Bidang Biologi: Derickson Lie siswa SMAS Mondial Prov. Kepulauan Riau Talita alya Nabilah siswa MAN 2 Kota Malang Prov. Jawa Timur Jonathan Ezekiel siswa SMAS Kristen BPK Penabur Gading Serpong Prov. Banten Wong, Bryant Alden siswa SMAK BPK Penabur Singgasana Prov. Jawa Barat Ali Fahriza Ahda Yusronu siswa SMA Negeri 2 Jombang Prov. Jawa Timur Pemenang Medali Emas Bidang Informatika: Michael Ruliff siswa SMA Ignatius Global School (IGS) Palembang Prov. Sumatera Selatan Warren Xing siswa SMP Bina Mulia Prov. Kalimantan Barat Leonel Chailand siswa SMAS Santa Laurensia Prov. Banten Thesen Wijaya siswa SMAN 1 Ambon Prov. Maluku Mitchell Joshua Hong siswa SMAS Citra Kasing Prov. D.K.I. Jakarta Pemenang Medali Emas Bidang Kimia: Leonard Irvin Gunadi siswa SMAN 1 Purokerto Prov. Jawa Tengah Rapha Njauw siswa SMAS Kristen 6 Penabur Prov. D.K.I. Jakarta Ahmad Kautsar Al Ramadhani siswa MAN 2 Kota Malang Prov. Jawa Timur Willy Wijaya siswa SMAN 2 Lumajang Prov. Jawa Timur Muhammad Arya Razan siswa MAN Insan Cendikia Serpong Prov. Banten Pemenang Medali Emas Bidang Fisika: Gusti Komang Abhika Atmaja siswa SMA Kesatuan Bangsa Prov. D.I. Yogyakarta Evan Syatia To siswa SMAS Kristen BPK Penabur Gading Serpong Prov. Banten Kayser Hwang siswa SMP Darma Yudha Prov. Riau Juan Richie siswa SMAS Kristen Immanuel Prov. Kalimantan Barat Matthew Tjandra siswa SMAS Kristen 6 Penabur Prov. D.K.I. Jakarta Pemenang Medali Emas Bidang Matematika: Chrysander I A Setiawan siswa SMAS Kristen 5 BPK Penabur Prov. D.K.I. Jakarta Steven Abiel Cahyono siswa SMA Katolik ST. Louis 1 Prov. Jawa Timur Herry Herdiana siswa SMAK 3 Bina Bakti Prov. Jawa Barat Yusril Ihsan Adinatanegara siswa SMP Negeri 1 Banyuwangi Prov. Jawa Timur Jayden Jurianto siswa SMAS 1 Kristen BPK Penabur Prov. D.K.I. Jakarta Pemenang Medali Perak Bidang Matematika : Ketut Andra Nugraha Utama Siswa SMP Negeri 10 Denpasar Prov. Bali Jose William Theruna Siswa SMP Bambini Prov. Sulawesi Selatan Daffa Atha Arkana Siswa SMAS Kharisma Bangsa Prov. Banten Hansen Marcello Chandra Siswa SMPK Penabur Gading Serpong Prov. Banten Neilson Huang Siswa SMAS Darma Yudha Prov. Riau Mikail Savero Rasendrya Siswa SMA Semesta Prov. Jawa Tengah Labib Habibillah Siswa MAN 2 Kota Malang Prov. Jawa Timur Jenover Viano Yoshield Siswa SMA Pelita Cemerlang Janssen Samuel Halim Siswa SMAS Al – Azhar Mandiri Palu Edric Owen Pidono Siswa SMAS Katolik Rajawali Pemenang Medali Perak Bidang Fisika: Muhammad Aksan Fitriyadi Siswa Siswa SMA S Al Kautsar Prov. Lampung Kelvin Sutanto Siswa SMAS Sutomo 1 Prov. Sumatera Utara Hilmy Lazuardhy Nurramadhan Siswa MAN Insan Cendekia Serpong Prov. Banten Jovan Nathaniel Permana Siswa SMA Negeri 1 Mataram Prov. Nusa Tenggara Barat Muhammad Yanal Fauza Siswa SMA Al Irsyad Al Islamiyyah Boarding School Purwokerto Prov. Jawa Tengah Ackhava Adam Malonda Siswa SMA Wardaya Prov. D.K.I. Jakarta Dzakwan Dhiya Ramadhana Siswa SMA Negeri Modal Bangsa Prov. Aceh Juan Howard Wijaya Siswa SMAS Darma Yudha Prov. Riau Faris Patria Chariansyah Siswa MAN Insan Cendekia Serpong Prov. Banten Arrow Dunatos Pascha Kristian Siswa SMAN Unggulan M.H. Thamrin Prov. D.K.I. Jakarta Pemenang Medali Perak Bidang Kimia: Hiero Gahara Siswa SMA Wardaya Prov. D.K.I. Jakarta

Satu Program atasi Stunting dan Miskin Ekstrem ala Pakar UMM di Soe

Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali menunjukkan komitmennya dalam pengabdian kepada masyarakat melalui program unggulan Profesor Penggerak Pembangunan Masyarakat. Kali ini, daerah Soe, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Provinsi Nusa Tenggara Timur menjadi lokasi pengabdian yang berlangsung intensif pada tanggal 30 September hingga 4 Oktober. Program ini dirancang dengan strategi holistik, memadukan inovasi kelembagaan, pengembangan kewirausahaan, dan peningkatan gizi. Menurut Prof. Dr. Vina Salviana Darvina Soedarwo M.Si. selaku koordinator, inisiatif ini berpusat pada penguatan ekonomi lokal sebagai fondasi utama penanggulangan masalah sosial. Fokus tim yang dipimpinnya adalah inovasi kelembagaan, khususnya penguatan Koperasi Merah Putih, sebagai wadah untuk menampung produk industri rumah tangga dari warga setempat. Tantangan utama yang ingin dijawab melalui program ini adalah bagaimana mengentaskan kemiskinan ekstrem dan mengurangi angka stunting. Untuk itu, Vina dan timnya bermitra dengan tim pengolahan makanan untuk perbaikan gizi balita. Kolaborasi ini menghasilkan program pelatihan komprehensif yang ditujukan bagi kelompok masyarakat yang bertekad mengembangkan industri skala rumahan kecil. Mereka dilatih mengolah makanan bergizi untuk balita, memanfaatkan sumber daya alam lokal yang kaya di Soe. Olahan ini diharapkan tidak hanya menekan angka stunting, tetapi juga menjadi produk yang dapat diserap oleh Koperasi Merah Putih. Selain pelatihan pengolahan, tim UMM juga membekali peserta dengan keterampilan manajerial dan keuangan untuk memperkuat koperasi. Bersama tim juga memberikan pelatihan tentang cara membangun mindset kewirausahaan bagi calon pelaku usaha di wilayah Soe. Ini menggambarkan komitmen UMM dalam mencetak pelaku usaha yang mandiri dan berdaya saing. Vina berharap terjalin sinergi yang kuat antara produk industri rumahan yang tergabung dalam Koperasi Merah Putih agar dapat terus berkembang. Upaya ini akan diperkuat melalui pelatihan branding dan pengembangan jejaring pemasaran pada bulan berikutnya. Dampak positif program ini disambut baik oleh Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Selatan. Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi, dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Kabupaten TTS, Yusak E. Banunaek, SH., M.Hum, menyatakan apresiasi yang tinggi. Menurutnya, kegiatan ini berdampak positif bagi pemerintah daerah secara umum dan terkhusus kepada pemberdayaan ekonomi melalui Koperasi Merah Putih yang ada di Kabupaten Timor Tengah Selatan. Kegiatan ini dinilai sangat membantu dalam meningkatkan pemahaman, pengertian, keterampilan, dan pengetahuan yang bermanfaat bagi pengembangan Koperasi Merah Putih di desa dan kelurahan di Kabupaten Timor Tengah Selatan. Melalui sinergi antara akademisi, masyarakat, dan pemerintah daerah ini, Program Profesor Penggerak Pembangunan Masyarakat UMM membuktikan bahwa upaya kolaboratif adalah kunci utama dalam mewujudkan masyarakat yang lebih sehat, mandiri, dan sejahtera. Program ini diharapkan dapat menjadi model pengentasan kemiskinan dan penurunan stunting yang berkelanjutan di wilayah Timor Tengah Selatan, NTT. (ali/wil)