Agam Rea Muslivani Sandang Gelar Sarjana Hukum UMM, Angkat Keadilan Korban KDRT di Malang

TIMES MALANG, MALANG – Prosesi wisuda Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) pada 27 November 2025 mengukuhkan Agam Rea Muslivani sebagai Sarjana Hukum (S.H.). Ia dinyatakan lulus setelah menyelesaikan tugas akhir berjudul “Analisis Penerapan Asas Kemanfaatan Hukum dalam Putusan Pengadilan atas Tindak Pidana Kekerasan dalam Rumah Tangga (Studi Putusan Nomor 296/Pid.Sus/2024/PN Mlg)”. Penelitian tersebut menyoroti pertimbangan hakim dalam menjatuhkan vonis terhadap pelaku kekerasan psikis dalam rumah tangga yang hanya dijatuhi pidana penjara tiga bulan, meskipun bukti medis dan psikologis dinyatakan kuat. Dalam penelitiannya, Agam menilai putusan dalam perkara tersebut belum sepenuhnya merepresentasikan asas kemanfaatan yang menempatkan kepentingan korban sebagai prioritas putusan peradilan. “Keadilan tidak cukup hanya dinilai dari terpenuhinya prosedur formal. Dalam kasus KDRT, perlindungan bagi korban harus menjadi orientasi utama hakim. Putusan yang terlalu ringan dapat melemahkan efek jera dan kepercayaan publik terhadap hukum, khususnya di Malang,” ujarnya, Selasa, (02/12/2025). Selama masa studi, Agam aktif melakukan penguatan kapasitas melalui magang di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Malang. Ia terlibat dalam pengelolaan dokumen kelembagaan, penyusunan surat dinas, agenda rapat, serta materi presentasi yang berhubungan dengan pelayanan publik. Di luar ranah birokrasi, Agam juga mengikuti program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di TK ABA 01 dan Desa Sisir, Batu. Ia merancang pendidikan anti-bullying dan penguatan karakter untuk anak usia dini, sekaligus memfasilitasi kegiatan kelas berbasis empati dan penyelesaian konflik positif. Selain itu, Agam telah aktif sebagai penulis berita sejak pertengahan 2024. Dalam aktivitasnya, ia menganalisis tren informasi dan pola audiens untuk menentukan topik yang relevan bagi publik. Menurut Agam, pengalaman lapangan membuatnya memahami bahwa sistem hukum tidak dapat berdiri sendiri tanpa dukungan kesadaran sosial masyarakat. Ia menyatakan siap mendedikasikan gelarnya untuk memperluas akses perlindungan hukum bagi kelompok rentan. “Saya ingin bekerja di sektor pelayanan hukum dan advokasi masyarakat. Banyak korban kekerasan di Malang yang sebenarnya memiliki hak, tetapi mereka tidak tahu cara memperjuangkannya atau tidak berani melapor. Gelar Sarjana Hukum ini adalah amanah untuk berpihak kepada mereka,” tegasnya. Agam menambahkan bahwa fokus utamanya pasca-kelulusan adalah berkontribusi pada lembaga bantuan hukum atau lembaga publik yang concern terhadap perlindungan perempuan dan anak. Baginya, kondisi penegakan hukum di Malang membutuhkan kolaborasi antara akademisi, aparat penegak hukum, pemerintah, dan media agar pemenuhan keadilan dapat dirasakan secara merata. “Hukum harus hadir sebagai perlindungan, bukan ketakutan. Jika penegakan hukum kuat mendukung korban, maka masyarakat akan percaya dan berani mencari keadilan,” jelasnya. Dengan penyematan gelar Sarjana Hukum, Agam Rea Muslivani memasuki dunia profesional dengan visi advokasi berbasis kemanusiaan. “Rekam akademik, pengalaman birokrasi, aktivitas sosial, dan keterlibat saya di dunia media menjadi landasan kuat. Saya siap untuk memperkuat ekosistem hukum di Malang,” pungkasnya. (*) Pewarta : Hainor Rahman Editor : Hainorrahman

Student Day 2025 Resmi Dimulai, Fakultas Psikologi UMM Dorong Mahasiswa Baru Kembangkan Mindset Adaptif

Malang, JATIMSATUNEWS.COM — Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) resmi membuka rangkaian Student Day 2025 pada Sabtu, (22/11/25), sebagai langkah awal dalam menyambut mahasiswa baru dan membentuk fondasi pengembangan diri di lingkungan kampus. Mengusung tema besar “Resilience in Action: Forging Adaptive Mind” dengan tagline “Adaptive Thinking, Pioneering Future” serta dengan subtema “Innovate Your Mind, Lead Your Future,” kegiatan ini dirancang untuk menanamkan nilai ketangguhan mental dan kemampuan berpikir adaptif yang relevan dengan tantangan era modern. Pembukaan Student Day berlangsung meriah di area Fakultas Psikologi, dengan dihadiri sivitas akademika, organisasi kemahasiswaan, serta para peserta yang merupakan mahasiswa baru angkatan 2025. Suasana antusias terlihat sejak pagi, ketika para peserta mulai memasuki lokasi untuk mengikuti rangkaian acara pembukaan yang telah dipersiapkan oleh panitia. Sebagai tanda dimulainya seluruh rangkaian kegiatan Student Day tahun ini, dilakukan prosesi simbolis pemotongan pita oleh Wakil Dekan Fakultas Psikologi, Gubernur Mahasiswa, dan Ketua Pelaksana. Prosesi tersebut menjadi momen penting yang menandai komitmen fakultas dalam menghadirkan program pengembangan mahasiswa yang tidak hanya informatif, tetapi juga inspiratif. Dalam sambutannya, pihak fakultas menekankan bahwa Student Day bukan sekadar ajang pengenalan kampus, melainkan wadah pembelajaran awal yang dirancang untuk memperkuat karakter mahasiswa baru. Melalui tema “Resilience in Action” mahasiswa diharapkan mampu membangun pola pikir adaptif yang siap menghadapi perubahan, tantangan, dan kompleksitas dunia akademik maupun kehidupan sosial. Ketua Pelaksana juga menyampaikan bahwa subtema “Innovate Your Mind, Lead Your Future” dipilih untuk mendorong mahasiswa berpikir inovatif sejak awal bergabung di Fakultas Psikologi. Ia menegaskan  “Student Day Fapsi 2025 bukan sekadar acara penyambutan, tetapi momentum penting untuk membangun pondasi karakter, menanamkan nilai-nilai psikologi, serta membuka ruang relasi yang akan menemani perjalanan kuliah kalian ke depan. Di sinilah kalian mulai belajar memahami diri, mengenali potensi, dan menyiapkan pola pikir adaptif untuk menghadapi dinamika kehidupan kampus.” Setelah acara pembukaan, rangkaian kegiatan Student Day akan dilanjutkan dengan berbagai agenda menarik, termasuk penyampaian materi di setiap kelas peminatan seperti Leadership, Kepenulisan Ilmiah, Interpersonal Communication and Collaboration, Public Speaking, serta Influencer. Dengan dibukanya Student Day 2025 ini, Fakultas Psikologi UMM berharap mahasiswa baru dapat memulai perjalanan akademik mereka dengan semangat, kesiapan mental, serta kepercayaan diri untuk menjadi generasi yang adaptif dan berdaya saing dalam menghadapi masa depan.

UMM Gelar Dua Event Besar Nasional Secara Bersamaan

MEMORANDUM.CO.ID – Universitas Muhammadiyah MALANG (UMM) mendapatkan kepercayaan nasional menjadi tuan rumah dua agenda besar, Anugerah Abdidaya Ormawa 2025 dan Kontes Kapal Indonesia (KKI) 2025, 04–06 Desember 2025 mendatang. Keduanya, diinisiasi Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Diperkirakan, menghadirkan ribuan peserta dari seluruh Indonesia. UMM menyiapkan berbagai rangkaian acara pembukaan. Mulai Abdidaya Ormawa Expo, semiloka nasional, hingga malam penganugerahan. Dalam Expo menampilkan pameran poster, luaran wajib, dan produk tambahan dari tim pelaksana Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa). Semiloka nasional, juga digelar dengan melibatkan pimpinan bidang kemahasiswaan, pengurus Ormawa, dosen pendamping, serta mitra desa dan eksternal. Membahas strategi peningkatan kapasitas organisasi mahasiswa. Puncaknya, panitia mengumumkan peraih Anugerah Abdidaya Ormawa 2025 di Dome UMM. Penghargaan diberikan kepada tim pelaksana, organisasi kemahasiswaan, dosen pendamping, perguruan tinggi, serta mitra berkelanjutan. Karena dinilai berhasil menjalankan program pemberdayaan melalui PPK Ormawa. Di saat bersamaan, UMM juga menjadi tuan rumah Kontes Kapal Indonesia (KKI) 2025, tantangan baru bagi peserta. “Panitia menerapkan perubahan pada lintasan lomba serta peningkatan standar teknis. Fasilitas unggulan UMM, seperti tiga danau uji berstandar nasional, menjadi arena utama pengujian navigasi, manuverabilitas, hingga stabilitas prototipe kapal,” terang Ketua Panitia Lokal, Amrul Faruq. Melalui dua agenda nasional ini, UMM menegaskan posisinya sebagai perguruan tinggi. Dengan kemampuan manajerial berskala besar, kolaborasi inovasi mahasiswa dari seluruh Indonesia. (edr)

Mamsaka Utus Dua Guru Ikuti ToT Pengembangan Website di UMM

pwmu.co – Madrasah Aliyah Muhammadiyah 1 Karangasem (Mamsaka) Paciran terus memperkuat kapasitas digital para pendidiknya sebagai bagian dari komitmen membangun madrasah yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.Tahun ini, Mamsaka mengutus dua guru terbaiknya, yakni Aqil Aziz S.Pd.I dan Fitroh Amaluddin, S.T., M.T., untuk mengikuti kegiatan Training of Trainer (ToT) Pengembangan Website yang diselenggarakan oleh Laboratorium Pengembangan dan Aplikasi Komputer (LPAK) Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) pada Senin (1/12/2025). Pelatihan ini berlangsung intensif dengan mencakup materi Desain Website, Pemrograman Website, hingga Proyek Pemrograman Website. Seluruh materi dipandu oleh instruktur berpengalaman dari UMM yang memadukan teori dan praktik secara langsung, sehingga peserta benar-benar dibekali keterampilan yang dapat diterapkan di lingkungan madrasah. Keikutsertaan dua guru ini memiliki arti penting, terutama karena salah satu dari mereka, Fitroh Amaluddin juga merupakan Ketua Program Information Technology Class Program (ITCP) Mamsaka. Dengan perannya yang strategis, peningkatan kompetensi dalam bidang pengembangan website ini diharapkan akan memperkuat arah dan mutu program ITCP, khususnya dalam menyiapkan siswa agar lebih kompeten dalam dunia teknologi informasi. Sementara itu, Aqil Aziz juga menunjukkan antusiasme tinggi dalam mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Ia menilai pelatihan ini sangat bermanfaat, terutama untuk mendukung pengembangan website madrasah sebagai media informasi, publikasi prestasi, dan sarana komunikasi yang lebih efektif. Kepala Mamsaka, Purwanto, M.Pd. menegaskan bahwa partisipasi kedua guru tersebut bukan sekadar memenuhi undangan pelatihan, tetapi merupakan investasi jangka panjang dalam penguatan teknologi di Mamsaka. “Kehadiran tenaga pendidik yang kompeten di bidang digital menjadi kebutuhan mendesak dalam menghadapi tuntutan pembelajaran berbasis teknologi dan kebutuhan branding madrasah melalui platform digital” Ujarnya. Ia juga memberikan apresiasi atas dedikasi keduanya dalam mengikuti pelatihan ini. Ia berharap ilmu yang diperoleh dapat segera ditransfer kepada guru-guru lain melalui pelatihan internal serta diwujudkan dalam pembaruan website madrasah yang lebih modern dan responsif. “Kami ingin Mamsaka semakin siap menghadapi era digital, dan langkah ini menjadi bagian penting dalam mencapai visi madrasah,” harapnya. *) Penulis : Wahidul Qohar | Editor : Aalimah Qurrata Ayun

Polresta Malang Kota dan UMM Edukasi Siswa SMPN 3 tentang Bahaya Bullying dan Narkoba

Malang – Polresta Malang Kota bersama Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) mengadakan sosialisasi bagi siswa di SMP Negeri 3 Kota Malang pada Selasa 25 November 2025. Kegiatan ini bertujuan memberi pemahaman tentang bentuk-bentuk perundungan dan bahaya penyalahgunaan narkoba. Dalam sesi edukasi, petugas menjelaskan jenis bullying seperti kekerasan fisik, verbal, sosial, dan cyber. Mereka juga menjelaskan dampak negatif dari bullying dan narkoba, termasuk gangguan mental. Peserta diajak berdiskusi dan diberi ruang untuk bertanya agar mereka benar-benar paham. Pihak sekolah menyambut baik inisiatif ini. Kepala sekolah menyatakan sosialisasi membantu siswa menyadari risiko dan memberi keberanian untuk melaporkan jika mereka atau teman mereka menghadapi perundungan atau tawaran narkoba. Seorang siswi mengungkapkan bahwa acara itu membuka mata banyak siswa. Ia berkata bahwa sekarang mereka tahu cara menghadapi bullying dan narkoba. Dengan kegiatan ini, Polresta Malang Kota dan UMM berharap bisa menurunkan angka perundungan dan penyalahgunaan narkoba di kalangan siswa SMP. sumber: umm.ac

UMM Siap Sambut Ribuan Peserta Abdidaya Ormawa dan Kontes Kapal Indonesia 2025

KLIKMU.CO – Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali mendapatkan kepercayaan nasional dengan menjadi tuan rumah dua agenda besar sekaligus pada 4–6 Desember 2025 mendatang, yakni Anugerah Abdidaya Ormawa 2025 dan Kontes Kapal Indonesia (KKI) 2025. Kedua kegiatan yang diinisiasi Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi tersebut diperkirakan akan menghadirkan ribuan peserta dari seluruh Indonesia. Pada penyelenggaraan tahun ke-5 Anugerah Abdidaya Ormawa, UMM menyiapkan rangkaian acara mulai dari pembukaan, Abdidaya Ormawa Expo, semiloka nasional, hingga malam penganugerahan. Expo menjadi kegiatan utama yang menampilkan pameran poster, luaran wajib, dan produk tambahan dari tim pelaksana Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) berbagai perguruan tinggi. Semiloka nasional turut digelar dengan melibatkan pimpinan bidang kemahasiswaan, pengurus Ormawa, dosen pendamping, serta mitra desa dan mitra eksternal untuk membahas strategi peningkatan kapasitas organisasi mahasiswa. Puncaknya, panitia akan mengumumkan peraih Anugerah Abdidaya Ormawa 2025 di Dome UMM. Penghargaan diberikan kepada tim pelaksana, organisasi kemahasiswaan, dosen pendamping, perguruan tinggi, serta mitra berkelanjutan yang dinilai berhasil menjalankan program pemberdayaan melalui PPK Ormawa. Program ini berfokus pada peningkatan kapasitas organisasi mahasiswa melalui proyek pemberdayaan masyarakat, mencakup isu pendidikan, ekonomi, kesehatan, lingkungan, hingga pengembangan Desa Wirausaha, Smart Farming, Kampung Iklim, serta Desa/Kelurahan Cerdas dan Wisata. Pada waktu bersamaan, UMM juga menjadi tuan rumah Kontes Kapal Indonesia (KKI) 2025 yang menghadirkan tantangan baru bagi peserta. Ketua Panitia Lokal, Amrul Faruq MEng PhD, menjelaskan bahwa tahun ini panitia menerapkan perubahan total pada lintasan lomba serta peningkatan standar teknis yang lebih ketat. “Fasilitas unggulan UMM, seperti tiga danau uji berstandar nasional, menjadi arena utama pengujian navigasi, manuverabilitas, hingga stabilitas prototipe kapal,” tuturnya. Dia menambahkan, Belmawa telah melakukan dua kali visitasi untuk memastikan lokasi memenuhi standar kompetisi nasional. “Panitia juga mengikuti bimbingan teknis bersama juri nasional pada 28 November untuk finalisasi aturan keselamatan, inspeksi prototipe, dan operasional arena lomba,” katanya. Antusiasme peserta meningkat tajam dengan hadirnya 110 tim dari 51 perguruan tinggi. Total pergerakan peserta, juri, dan pendamping diprediksi melampaui 1.500 orang selama kegiatan berlangsung. KKI 2025 mempertandingkan tiga kategori utama: Autonomous Surface Vessel (ASV), Electric Remote Control (ERC), dan Fuel Engine Remote Control (FERC). Meski tanpa penambahan kategori, peningkatan standar teknis diperkirakan membuat kompetisi jauh lebih ketat. Untuk mendukung kelancaran acara, lebih dari 200 mahasiswa UMM terlibat sebagai panitia dan liaison officer (LO). Mereka bertugas mengoordinasikan peserta, membantu aspek teknis, serta memastikan setiap rangkaian lomba berjalan lancar. Selain menjadi sarana praktik manajemen acara, para mahasiswa juga akan memperoleh sertifikat dari UMM dan Belmawa. Melalui penyelenggaraan dua agenda nasional ini, UMM kembali menegaskan posisinya sebagai perguruan tinggi dengan kapasitas manajerial acara berskala besar, sekaligus pusat kolaborasi akademik dan inovasi mahasiswa dari seluruh Indonesia. (Faqih/AS)

Fakultas Teknik Unismuh Perkuat Kerja Sama dan Studi Tiru CoE ke UMM

KUMPARAN – KABAR UNISMUH, MALANG — Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menerima kunjungan studi tiru dari Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar pada Selasa, 2 Desember 2025. Kunjungan ini merupakan rangkaian agenda hari kedua yang bertujuan memperkuat pengembangan kurikulum, penelitian, serta pengembangan pusat studi keunggulan (Center of Excellence/CoE) di lingkungan Fakultas Teknik Unismuh Makassar. Rombongan diterima di Ruang Rapat Fakultas Teknik UMM oleh Dekan, Dr. Ir. Sulianto, MT, didampingi Wakil Dekan I Dr. Ir. Machmud Effendy, ST., M.Eng., serta Wakil Dekan II Ir. Shanty Kusuma Dewi, M.T., yang baru dilantik untuk periode 2025–2029. Pertemuan turut dihadiri ketua dan sekretaris program studi Informatika, Teknik Mesin, Teknik Sipil, Teknik Industri, Teknik Elektro, serta perwakilan PIC CoE Fakultas Teknik UMM. Dari Unismuh Makassar hadir Wakil Dekan I Fakultas Teknik, Dr. Ir. Ar. Hj. Irnawaty Idrus, ST., MT., IPM., IAI, bersama Sekretaris Prodi Informatika Titin Wahyuni, S.Pd., MT.; Sekretaris Prodi Elektro A. Halik Lateko, ST., MT., Ph.D; serta Sekretaris Prodi Teknik Pengairan Sumardi, ST., MT. Penguatan Kerja Sama Akademik Dalam pertemuan tersebut, kedua institusi membahas ruang lingkup kerja sama yang akan dituangkan dalam Memorandum of Agreement (MoA). Menurut Irnawaty Idrus, kerja sama mencakup empat bidang utama: pendidikan, penelitian, pengabdian masyarakat, dan pengembangan CoE. Pada bidang pendidikan, rencana kerja sama meliputi pengembangan kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE), pertukaran dosen tamu, serta penguatan program magang, praktik industri, Kuliah Kerja Nyata tematik, dan student mobility. Pada bidang penelitian, kedua fakultas membuka peluang kolaborasi berupa joint research, publikasi bersama di jurnal maupun prosiding, serta pertukaran luaran publikasi mahasiswa. Pada aspek pengabdian masyarakat, model community development berbasis kebutuhan lokal menjadi salah satu pendekatan yang dinilai dapat direplikasi di masing-masing wilayah. Studi Tiru CoE Fakultas Teknik UMM Kunjungan ini juga memfokuskan studi tiru pada pengembangan CoE di Fakultas Teknik UMM, terutama pada tiga prodi: Teknik Elektro, Informatika, dan Teknik Sipil. Ketiga prodi tersebut menjadi rujukan Unismuh Makassar dalam penyusunan roadmap CoE, mekanisme pendanaan, manajemen kelembagaan, serta pengembangan produk unggulan. Para PIC CoE UMM memaparkan praktik baik pengembangan CoE yang selama ini menjadi keunggulan institusi. Hampir seluruh program studi di Fakultas Teknik UMM telah meraih akreditasi Unggul, dan beberapa di antaranya telah memperoleh akreditasi internasional dari IABEE. Langkah Penguatan Unismuh Makassar Wakil Dekan I Fakultas Teknik Unismuh Makassar, Irnawaty Idrus, menyampaikan bahwa UMM merupakan mitra strategis dalam pengembangan fakultas. “Kami memandang Fakultas Teknik UM Malang sebagai salah satu role model yang insya Allah dapat kami jadikan rujukan dalam memperkuat pengembangan Fakultas Teknik di UM Makassar,” ujarnya. Menurut Irnawaty, forum tersebut memberikan banyak masukan untuk pengembangan kurikulum, penelitian bersama, publikasi, serta peningkatan kapasitas dosen dan mahasiswa. Ia menegaskan bahwa penguatan CoE menjadi prioritas strategis Fakultas Teknik Unismuh Makassar. Kedua institusi sepakat melanjutkan dialog teknis terkait penyusunan kelembagaan CoE dan pengembangan program kerja sama strategis lainnya.