Keren! Mahasiswa UMM Sabet 3 Penghargaan Sekaligus di Forum Internasional
April 30, 2026, oleh Humas Universitas
Mahendra Dwi Febrian, mahasiswa Ilmu Pemerintahan (IP) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) dalam ajang Ahmad Dahlan International Youth Camp. (bestari.umm.ac.id)
INDOZONE.ID– Mahendra Dwi Febrian, mahasiswa Program Studi Ilmu PemerintahanUniversitas Muhammadiyah Malang (UMM), menorehkan prestasi gemilang di kancah internasional dengan memborong tiga penghargaan dalam ajang Ahmad Dahlan International Youth Camp yang digelar pada 14 November 2026 di Khayangan Adventure Park, Yogyakarta.
Dalam forum yang mempertemukan mahasiswa Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) dari berbagai daerah tersebut, Mahendra sukses meraih Juara 1 Best Critical Thinker, Harapan 2 Best Essay, serta Juara 2 Best Presentation.
Capaian ini tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga membuktikan daya saing mahasiswa UMM di level internasional. Ia dinilai mampu menunjukkan kombinasi kuat antara kemampuan berpikir kritis, ketajaman analisis isu, serta keterampilan komunikasi akademik yang matang saat mempresentasikan gagasannya di hadapan para juri dan peserta lain.
Dalam kompetisi tersebut, peserta dituntut untuk tidak sekadar memahami teori, tetapi juga mampu mengaitkan berbagai isu global dengan perspektif keilmuan masing-masing.
Ia berhasil memanfaatkan latar belakang Ilmu Pemerintahan untuk membedah isu secara komprehensif, mulai dari perumusan masalah, analisis kebijakan, hingga penyampaian solusi yang aplikatif.
Menurutnya, pengalaman mengikuti ajang ini memberikan banyak pelajaran berharga, baik dari sisi akademik maupun pengembangan diri.
“Lingkungan kegiatan sangat mendukung untuk bertukar gagasan dan memperluas jejaring akademik. Kami bisa berdiskusi, saling belajar, dan membangun relasi dengan mahasiswa dari berbagai PTMA di Indonesia,” tuturnya.
Ia juga menekankan bahwa keberhasilannya tidak lepas dari peran lingkungan sekitar. Dukungan dari dosen, teman, serta keluarga menjadi faktor penting yang membangun kepercayaan dirinya selama mengikuti rangkaian kompetisi yang cukup kompetitif tersebut.
Selain aspek akademik, pengalaman berada di Yogyakarta turut memberikan kesan tersendiri. Kota yang dikenal sebagai pusat budaya ini memiliki suasana yang kondusif sekaligus memberikan ruang refleksi bagi para peserta.
Ajang Ahmad Dahlan International Youth Camp sendiri tidak hanya berfokus pada kompetisi, tetapi juga dirancang sebagai wadah pengembangan kapasitas generasi muda melalui berbagai sesi diskusi, presentasi, dan kolaborasi.
Prestasi ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain untuk terus mengasah kemampuan akademik, memperluas wawasan, serta aktif berpartisipasi dalam forum ilmiah di tingkat nasional maupun internasional.