September 7, 2016, oleh Humas Universitas

Sejumlah mahasiswa Thailand UMM berpose selepas pembentukan asosiasi mahasiswa Thailand di Malang.

DARI tahun ke tahun, perkembangan jumlah mahasiswa Thailand yang mengikuti Pesmaba UMM terus meningkat secara signifikan. Tahun ini, ada 34 mahasiswa Thailand yang resmi menjadi bagian dari Jas Merah Kampus Putih UMM angkatan 2016. Mereka akan bergabung dengan sekitar 370 warga Thailand lainnya yang sebelumnya telah menjadi mahasiswa UMM.

Menurut staf unit Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing (BIPA) UMM, Mohamad Isnaini, pertama kali warga Thailand menjadi mahasiswa UMM yaitu pada angkatan 2010. Kala itu jumlahnya masih lima orang, yaitu Anwar Artawee, Pattama Sritiangtong, Worapong Srisaad, Wilawan Rattana dan Phokham Alounsavath. Saat ini kelimanya telah lulus dan berkerja di kampung halamannya di Thailand.

Kemudian angkatan 2011 jumlah mahasiswa Thailand naik menjadi 13 orang. Jumlah itu, kata Isnaini, terus mengalami peningkatan di setiap tahunnya, hingga pada tiga tahun terakhir, untuk program reguler saja, jumlah mahasiwa Thailand yang masuk UMM konsisten di angka 30 hingga 40-an pada masing-masing angkatan. “Ada yang kuliah di sini karena beasiswa Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, namun banyak juga yang melalui jalur mandiri,” jelas Isnaini.

Peningkatan jumlah itu membuat Kedutaan Besar Thailand memberikan apresiasi khusus, di antaranya melalui pendirian Thailand Corner di UMM. Thailand Corner, menurut Kepala International Relation Office (IRO) UMM Dr Abdul Haris MA, sekaligus melengkapi corner-corner lainnya yang sebelumnya telah berdiri di UMM, yaitu China Corner, American Corner dan Saudi Arabian Corner.

Lebih dari itu, agar memiliki pusat informasi di Thailand, UMM lantas menginisiasi berdirinya Indonesian Corner di Ayutthaya Technical College (ATC) Thailand, yang sekaligus merupakan Indonesian Corner pertama di Negeri Gajah Putih itu. Setelah pendirian itu, UMM berencana akan terus mendirikan Indonesian Corner dan UMM Corner di sejumlah kampus di Thailand. “Sudah banyak kampus yang interest. Tinggal nanti tindak lanjutnya saja,” kata Abdul Haris.

Keterikatan mahasiswa Thailand dengan UMM semakin erat dengan kuatnya jejaring alumni yang sangat efektif dalam mengenalkan UMM di negara tersebut. Misalnya pada pertengahan bulan lalu (18/8), sejumlah alumni UMM asal Thailand, yaitu Samila Doloh, Tapanee Taweekayujan, Sufeenah Sidek, dan Anwar Artawee, turut serta mempromosikan UMM pada PSU Openweek 2016 yang diadakan di Prince of Songkla University (PSU), Thailand. Itu merupakan kali ketiga UMM menggelar pameran di Thailand.

“Kami sangat mencintai UMM. Kampus ini seperti rumah kedua bagi kami. Banyak kesan bahagia yang kami alami selama belajar di UMM, sehingga kami tak segan-segan mempromosikan kampus tercinta ini di negeri kami. Semoga banyak anak Thailand yang dapat merasakan pendidikan seperti kami,” tutur Samila. (ich/han)