August 27, 2016, oleh Humas Universitas

Faridlotul Khasanah. Foto: Rino Anugrawan.

KECINTAANNYA pada ilmu pengetahuan membuat Faridlotul Khasanah tak pernah berhenti berkarya. Sekalipun sempat gagal masuk di program studi (prodi) yang diimpikannya, yaitu Pendidikan Matematika, ia justru jatuh cinta pada jurusan yang akhirnya ia pilih, yaitu Prodi Agroteknologi, Fakultas Pertanian-Peternakan (FPP) UMM.

Semula, Faridlotul sempat lolos di Prodi Pendidikan Matematika UMM melalui jalur Penelusuran Minat dan Kemampuan (PMDK). Namun, karena tidak bisa mengejar tenggat waktu pembayaran daftar ulang, keinginannya untuk kuliah di jurusan tersebut akhirnya kandas. Ia lantas kembali mengikuti tes di gelombang berikutnya dengan mengambil bidang studi Agroteknologi.

Dalam perjalanan studinya, Faridlotul tidak menyangka akhirnya semakin mencintai dunia hortikultura yang merupakan rumpun ilmu Agroteknologi. Ia mengaku, kecintaannya tersebut berawal dari ketakjubannya pada kepintaran dosennya. “Dosen di UMM bukan hanya mengajar, tapi lebih dari itu, membuat kita makin penasaran memperdalam ilmu. Kami pun tergerak untuk senang meneliti,” ungkapnya.

Tak heran, selain berhasil menjadi salah satu dari dua lulusan terbaik pada gelaran Wisuda UMM ke-81dengan nilai IPK 3.96, masa kuliah Faridlotul dipenuhi dengan karya dan aktivitas yang produktif, khususnya di bidang riset. Ia berpandangan, hasil riset merupakan ilmu yang berguna kapan saja, yang tak lekang oleh zaman.

“Hidup harus bermanfaat bagi orang lain. Jika tua nanti kita meninggal, kita mungkin tidak bisa bermanfaat lagi. Namun, pemikiran kita masih tetap bisa berguna bagi orang lain,” tutur putri dari pasangan Khoerul Ahmad Yani dan Suprihatiningsih ini.

Beberapa penelitian yang pernah dilakukannya selama mahasiswa yaitu Kajian Penggunaan Berbagai Mulsa Organik Lembaran pada Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kubis BungaPengaruh Pematahan Dormansi dengan Vernalisasi dan Perendaman Geberelin terhadap Penggunaan Subang Gladioldan Pengaruh Electrical Conductivity (EC) Tanah Terhadap Budidaya Cabai di Dataran Tinggi Tabanan Bali.

Riset-risetnya tersebut sebagian besar didanai melalui jalur Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) maupun kerjasama riset dengan dosen. Ke depan, Faridlotul ingin lebih banyak melakukan penelitian, khususnya di bidang yang telah dicintainya, yaitu Agroteknologi, khususnya hortikultura. “Saya bangga pernah kuliah di kampus ini, saya merasa semakin mencintai ilmu. Ke depan, saya berharap tetap bisa menjadi peneliti yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujar mahasiswi penyuka novel ini. (nov/can/han)