July 14, 2025, oleh

Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) terus berkolaborasi dalam membangun jembatan antara dunia akademik dan industri. Salah satunya melalui program Center of Excellence (COE) English for Hospitality (EH) dan English for Young Learners (EYL) yang dijalankan Prodi Pendidikan Bahasa Inggris UMM. Bahkan pada 12 Juli ini, kedua CoE itu langsungkan Academic Wrap-Up and Internship Kick-Off Ceremony di Kapal Garden Hotel. Acara ini semakin hangat dengan hadirnya mitra dari Dunia Industri (Dudi) dan dunia professional.
Ketua Prodi Pendidikan Bahasa Inggris, Drs. Jarum, M.Ed., menyampaikan kebanggaannya kepada para mahasiswa. Ia menyebut bahwa CoE menjadi salah satu program unggulan prodi yang menjembatani teori dan praktik. Baik itu CoE EYL yang melatih mahasiswa mengajar anak-anak terkait abahsa inggris maupun Coe EH yang berkaitan dengan hospitality. Ini adalah peluang besar yang harus mahasiswa manfaatkan sebaik dan sebanyak mungkin. Sebagaimana semestinya, dengan semangat kolaborasi dan inovasi, UMM terus menghadirkan program-program unggulan yang menjawab tantangan zaman dan kebutuhan industri nyata.
Sementara itu, salah satu koordinator CoE EH Teguh Hadi Saputro, S. Pd., MA. menegaskan bahwa kurikulum yang ada terus diperbaiki sebagai respon dari pelaksanaan tahun sebelumnya. Tahun ini, program CoE mencakup lebih luas ke berbagai divisi perhotelan seperti front office, housekeeping, food & beverage, hingga bagian administrasi, akuntansi, dan sales marketing. Para peserta lebih dulu melalui tahap seleksi, kemudian mendapat pembekalan berupa kelas teori mendapatkan kelas praktik langsung di mitra Dudi selama satu semester, hingga semester berikutya magang profesional. Adapun CoE English for Hospitality tahun ini merupakan angkatan kedua.
Lebih lanjut, Teguh menegaskan bahwa para mahasiswa tak hanya mendapatkan pembekalan teori, praktik, dan menambah pengalaman magang saja, namun juga bisa siap diterima kerja. Ia yakin, dari 22 mahasiswa peserta, ditargetkan 100% dapat langsung diterima kerja usai program intership ini berlangsung, lebih besar dari capaian tahun sebelumnya sebesar 95%. Di samping itu, ia juga sangat berterimakasih kepada para mitra yang telah memberikan ruang dan kesempatan bagi mahasiswa untuk berproses secara nyata.

“Enam bulan pertama, Kami membuka kelas teori selama satu bulan dan sembilan minggu praktek lapangan di industri mitra. Setelah itu, mahasiswa melanjutkan magang profesional selama enam bulan lagi di berbagai hotel ternama di Malang, Batu, Surabaya, Yogyakarta, dan Bali,” jelasnya.
Di sisi lain, Wakil Rektor IV Bidang Riset, Pengabdian, dan Kerja Sama UMM Dr. Muhamad Salis Yuniardi M.Psi., Ph.D, menyebut bahwa keberhasilan ini bukan hanya soal pencapaian akreditasi, tetapi cerminan keseriusan UMM dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Program ini memperkuat kolaborasi dengan industri serta keterlibatan internasional. Menurutnya, kolaborasi ini bukan sekadar pelatihan, melainkan bentuk nyata kesiapan UMM mencetak lulusan kompeten dan siap bersaing di tingkat global. Salis percaya bahwa program ini akan menjadi role model, baik bagi jurusan lain bahkan perguruan tinggi lain.
“Mahasiswa bukan hanya belajar teori, mereka adalah duta UMM yang sedang dibentuk menjadi pendidik, komunikator, dan pemimpin masa depan. CoE EH dan EYL ini menjadi salah satu jalannya,” pungkas Salis. (din/wil)