September 30, 2025, oleh

MALANG, MEMORANDUM.CO.ID – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI Bahlil Lahadalia membuka Tanwir ke-33 Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) bertema “Energi Kolektif untuk Negeri” di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Rabu 29 Oktober 2025.
Dalam sambutannya, Bahlil menegaskan bahwa negara membutuhkan anak muda yang memiliki visi dan keberanian mengambil keputusan.
Bahlil menyebut masa depan bangsa berada di tangan anak muda yang menyiapkan diri secara serius untuk menjadi pemimpin.
“IMM ini adalah kader yang kelak menjadi pemimpin negara. Jangan hanya berhenti pada wacana, tapi harus turun tangan mengeksekusi gagasan. Negara ini butuh anak muda yang punya visi dan keberanian mengambil keputusan,” ujar Bahlil Lahadalia.
Ia menegaskan kebijakan energi difokuskan pada dua hal utama, yaitu kemandirian energi nasional dan transisi energi berkelanjutan.
Menurutnya, Indonesia tidak boleh bergantung pada impor bahan bakar karena dapat melemahkan kedaulatan ekonomi bangsa.
“Kita tidak oplos bensin. Yang kami kembangkan adalah etanol energi bersih yang bisa dibuat dari jagung dan singkong. Ini bukan akal-akalan, tapi langkah nyata agar Indonesia tidak terus bergantung pada impor,” katanya.
Pembukaan Tanwir IMM ke-33 ini dihadiri Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Ketua PP Muhammadiyah Dr Agung Danarto, Penasihat Khusus Presiden Bidang Haji Prof Dr Muhadjir Effendy, Rektor UMM Prof Dr Nazaruddin Malik, serta Ketua DPD RI Sultan Baktiar Najamudin.
Rektor UMM Prof Dr Nazaruddin Malik mengapresiasi terselenggaranya Tanwir IMM di kampus UMM dan menyebut forum ini sebagai momentum meneguhkan peran mahasiswa.
“Tanwir IMM bukan sekadar forum seremonial, melainkan momentum untuk meneguhkan peran mahasiswa sebagai penggerak perubahan. Kami berkomitmen mendukung lahirnya generasi muda yang berani, cerdas, dan siap memimpin,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua DPD RI Sultan Baktiar Najamudin mengajak seluruh kader IMM menjadikan Tanwir ke-33 sebagai momentum memperkuat semangat kebangsaan yang berlandaskan iman, ilmu, dan nilai-nilai Islam yang mencerahkan. (edr)