November 21, 2025, oleh

Jauh dari hiruk pikuk laboratorium dan buku-buku teori, tim mahasiswa kelas internasional Psikologi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) sukses mencuri perhatian di kancah internasional. Mereka meriah penghargaan outstanding performance dan juara favorit dalam ajang Mandarin Singing Competition di Asia University, Taiwan, November 2025 ini.
Salah satu anggota tim, Khanum Mayyada Tetteng menceritakan bahwa keikutsertaan mereka dalam kompetisi tersebut bermula dari sebuah ajakan sederhana. “Kami awalnya mendaftar tanpa banyak pertimbangan. Niatnya cuma berani mencoba, menang atau tidak menang, yang penting tampil,” ujarnya.
Berbekal niat tersebut, Khanum dan dua rekannya membawakan lagu Mandarin berjudul No Reason. Tantangan terberat yang dihadapi adalah tingkat kesulitan lagu, mencakup bagian rap (nge-rap). Padahal ia dan timnya baru saja memulai kelas Bahasa Mandarin saat tiba di Asia University.
“Kami sempat mengira lomba ini hanya digelar secara lokal. Namun, saat tiba di lokasi, ternyata kami tampil di panggung aula yang sangat besar, dengan kontestan dari berbagai negara seperti Filipina, Vietnam, Italia, Mongolia, India, Mesir, dan negara lainnya,” katanya.
Meskipun rasa gugup melanda, mereka sepakat untuk tampil maksimal. Momen paling berkesan adalah ketika Khanum mulai melakukan rap Bahasa Mandarin. Saat itu, dukungan dari penonton, terutama dari mahasiswa internasional lain, memecah keheningan aula, kemudian mengantar mereka meraih dua gelar bergengsi.
Prestasi ini menjadi salah satu warna dari perjalanan Khanum dan mahasiswa UMM lain sebagai mahasiswa Kelas Internasional Psikologi UMM. Adapun program yang mereka tempuh melalui skema double degree ini kini berlangsung di Asia University Taiwan. Program ini mewajibkan mahasiswa untuk menempuh studi dua tahun di UMM dan dua tahun di Asia University, Taiwan. Hasilnya, mahasiswa akan mendapatkan dua gelar sekaligus, yaitu Sarjana Psikologi (S.Psi) dari UMM dan Bachelor of Science (BSc) dari Asia University, di mana kedua ijazah tersebut diakui dan diverifikasi legalitasnya di Indonesia.
Khanum menekankan bahwa keunggulan UMM terletak pada penekanan praktikum bertingkat sejak semester awal. Berbeda dengan di Asia University yang lebih fokus pada penguatan teori, UMM memberikan pengalaman praktik yang kaya. Hal ini sangat penting untuk bekal mereka saat kerja nanti.
Selain program double degree ke Taiwan, Kelas Internasional Psikologi UMM juga memiliki program Credit Transfer selama satu semester ke Turki. Kampus di Taiwan sendiri aktif mendukung mahasiswa internasional dengan mengadakan trip budaya dan wisata yang dibiayai oleh pemerintah setempat, serta menyelenggarakan kelas pengantar penuh dalam Bahasa Inggris.
Menurut Khanum, Kelas Internasional Psikologi UMM memberikan pondasi kuat sebelum berangkat ke luar negeri. Praktikum yang bertingkat dari semester ke semester, ditambah pengajarnya sangat menguasai di bidangnya, membuat mahasiswa lebih siap menghadapi pembelajaran global.
“Kesiapan beradaptasi dengan perbedaan budaya dan sistem pendidikan adalah kunci. Manfaatkan setiap kesempatan, baik akademik maupun non-akademik, karena pengalaman ini sangat berharga untuk membuka wawasan dan pengembangan diri,” tegasnya.
Prestasinya ini menjadi bukti bahwa mahasiswa UMM tidak hanya unggul secara akademis. Namun juga memiliki keberanian untuk tampil di panggung global dan meraih penghargaan. (ali/wil)