December 3, 2025, oleh

KLIKMU.CO – Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali mendapatkan kepercayaan nasional dengan menjadi tuan rumah dua agenda besar sekaligus pada 4–6 Desember 2025 mendatang, yakni Anugerah Abdidaya Ormawa 2025 dan Kontes Kapal Indonesia (KKI) 2025. Kedua kegiatan yang diinisiasi Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi tersebut diperkirakan akan menghadirkan ribuan peserta dari seluruh Indonesia.
Pada penyelenggaraan tahun ke-5 Anugerah Abdidaya Ormawa, UMM menyiapkan rangkaian acara mulai dari pembukaan, Abdidaya Ormawa Expo, semiloka nasional, hingga malam penganugerahan. Expo menjadi kegiatan utama yang menampilkan pameran poster, luaran wajib, dan produk tambahan dari tim pelaksana Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) berbagai perguruan tinggi. Semiloka nasional turut digelar dengan melibatkan pimpinan bidang kemahasiswaan, pengurus Ormawa, dosen pendamping, serta mitra desa dan mitra eksternal untuk membahas strategi peningkatan kapasitas organisasi mahasiswa.
Puncaknya, panitia akan mengumumkan peraih Anugerah Abdidaya Ormawa 2025 di Dome UMM. Penghargaan diberikan kepada tim pelaksana, organisasi kemahasiswaan, dosen pendamping, perguruan tinggi, serta mitra berkelanjutan yang dinilai berhasil menjalankan program pemberdayaan melalui PPK Ormawa. Program ini berfokus pada peningkatan kapasitas organisasi mahasiswa melalui proyek pemberdayaan masyarakat, mencakup isu pendidikan, ekonomi, kesehatan, lingkungan, hingga pengembangan Desa Wirausaha, Smart Farming, Kampung Iklim, serta Desa/Kelurahan Cerdas dan Wisata.
Pada waktu bersamaan, UMM juga menjadi tuan rumah Kontes Kapal Indonesia (KKI) 2025 yang menghadirkan tantangan baru bagi peserta.
Ketua Panitia Lokal, Amrul Faruq MEng PhD, menjelaskan bahwa tahun ini panitia menerapkan perubahan total pada lintasan lomba serta peningkatan standar teknis yang lebih ketat.
“Fasilitas unggulan UMM, seperti tiga danau uji berstandar nasional, menjadi arena utama pengujian navigasi, manuverabilitas, hingga stabilitas prototipe kapal,” tuturnya.
Dia menambahkan, Belmawa telah melakukan dua kali visitasi untuk memastikan lokasi memenuhi standar kompetisi nasional.
“Panitia juga mengikuti bimbingan teknis bersama juri nasional pada 28 November untuk finalisasi aturan keselamatan, inspeksi prototipe, dan operasional arena lomba,” katanya.
Antusiasme peserta meningkat tajam dengan hadirnya 110 tim dari 51 perguruan tinggi. Total pergerakan peserta, juri, dan pendamping diprediksi melampaui 1.500 orang selama kegiatan berlangsung. KKI 2025 mempertandingkan tiga kategori utama: Autonomous Surface Vessel (ASV), Electric Remote Control (ERC), dan Fuel Engine Remote Control (FERC). Meski tanpa penambahan kategori, peningkatan standar teknis diperkirakan membuat kompetisi jauh lebih ketat.
Untuk mendukung kelancaran acara, lebih dari 200 mahasiswa UMM terlibat sebagai panitia dan liaison officer (LO). Mereka bertugas mengoordinasikan peserta, membantu aspek teknis, serta memastikan setiap rangkaian lomba berjalan lancar. Selain menjadi sarana praktik manajemen acara, para mahasiswa juga akan memperoleh sertifikat dari UMM dan Belmawa.
Melalui penyelenggaraan dua agenda nasional ini, UMM kembali menegaskan posisinya sebagai perguruan tinggi dengan kapasitas manajerial acara berskala besar, sekaligus pusat kolaborasi akademik dan inovasi mahasiswa dari seluruh Indonesia.
(Faqih/AS)