December 8, 2025, oleh Humas Universitas


Berbagai program internasional tersedia di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). (Humas UMM)

portalbontang.com, Malang – Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) terus membuktikan komitmennya dalam internasionalisasi budaya lokal.

Melalui Program Studi Ilmu Komunikasi, Kampus Putih ini menggandeng Universiti Teknologi MARA (UiTM) Malaysia untuk mengangkat kekayaan Permainan Tradisional Jawa ke ranah global.

Kolaborasi strategis ini terwujud dalam agenda bertajuk “Multimedia Cultural Chronicles: Unveiling the Joy of Javanese Traditional Games Collaboration Program” yang berlangsung selama sepekan, mulai 23 November 2025 lalu.

Melansir rilis resmi Humas UMM, puluhan mahasiswa dari kedua negara berkolaborasi intensif. Mereka tidak hanya bermain, tetapi juga melakukan riset, wawancara, dan dokumentasi kreatif di sejumlah lokasi bersejarah di Malang dan Batu, seperti Museum Panji, Desa Wisata Ngawonggo, dan Taman Dolan.

Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UMM, Dr. Fauzik Lendriyono, M.Si., menyambut hangat sinergi ini.

Menurutnya, kehadiran mahasiswa UiTM bukan sekadar kunjungan akademik, melainkan investasi jejaring masa depan.

“UMM sangat senang dan bangga menerima mahasiswa dari luar negeri. Saya berharap adik-adik memperkuat kolaborasi dan komunikasi karena itu adalah social capital,” ujar Fauzik saat pembukaan acara.

Ia menekankan bahwa program ini dirancang untuk mengasah kompetensi mahasiswa dalam menjaga perilaku dan norma budaya, sekaligus menghasilkan karya yang bisa dinikmati publik luas.

Kegiatan ini menghadirkan mahasiswa internasional dari UiTM untuk mempelajari dan mendokumentasikan permainan tradisional Jawa sebagai bagian dari proyek pembuatan coffee table book. (Humas UMM)

Kesan Mahasiswa Malaysia

Salah satu peserta dari UiTM Malaysia, Tengku Syamimi Afiqah, mengaku terkesan dengan pengalaman belajarnya di Malang. Program ini memberinya perspektif baru tentang kekayaan budaya nusantara.

“Lingkungan di UMM sangat ramah dan menginspirasi,” ungkapnya. Ia menambahkan bahwa kolaborasi ini memungkinkan mereka mendapatkan wawasan mendalam tentang permainan tradisional yang didokumentasikan.

Hasil akhir dari program pertukaran ini bukan sekadar laporan tertulis, melainkan produk multimedia yang estetik.

Para mahasiswa memproduksi Coffee Table Book eksklusif dan video dokumenter yang menjelaskan cara memainkan berbagai permainan tradisional Jawa.

Langkah konkret UMM ini diharapkan mampu mempromosikan kearifan lokal Indonesia kepada audiens internasional melalui pendekatan multimedia yang modern dan relevan dengan generasi muda. ***