December 22, 2025, oleh

Agroredaksi.com-Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Malang (FK UMM) menyerahkan ribuan obat-obatan kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Agam, Sumatra Barat, guna memenuhi kebutuhan kesehatan masyarakat pascabencana banjir. Penyerahan bantuan tersebut dilaksanakan pada Rabu, 18 Desember, sebagai bentuk kepedulian FK UMM terhadap kondisi kesehatan warga di wilayah terdampak bencana.

Salah satu perwakilan FK UMM, Tri Wulandari, A.Md.Farm, menjelaskan bahwa bantuan obat-obatan ini difokuskan pada penyakit yang paling banyak dialami masyarakat pascabanjir. “Kebutuhan terbanyak di daerah terdampak adalah penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), common cold dan pemyakit kulit. Oleh karena itu, obat yang kami bawa sebagian besar berkaitan dengan penyakit tersebut,” ujarnya.
Ia menambahkan, jenis obat yang disalurkan meliputi obat flu dan batuk, obat penurun demam, berbagai vitamin, obat topikal, serta alat kesehatan penunjang seperti alat cek darah. Seluruh obat tersebut berasal dari FK UMM dan telah disiapkan sesuai dengan kebutuhan di lapangan. “Kami berupaya memastikan obat-obatan yang diserahkan benar-benar relevan dengan kondisi kesehatan masyarakat pascabencana,” kata Tri.
Lebih lanjut, Tri Wulandari menyampaikan bahwa obat-obatan tersebut akan didistribusikan ke daerah-daerah yang membutuhkan dengan prioritas wilayah yang membutuhkan. “Distribusi dilakukan secara bertahap dan terkoordinasi oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Agam,” jelasnya
Menurutnya, proses distribusi juga melibatkan tenaga kesehatan di lapangan untuk memantau kebutuhan riil masyarakat serta menyesuaikan jumlah dan jenis obat yang disalurkan ke setiap posko. “Dengan mekanisme ini, kami berharap tidak terjadi kekurangan obat dan pelayanan kesehatan pascabencana dapat berjalan secara optimal,” ungkapnya.
Penyerahan bantuan ini merupakan proses serah terima resmi antara FK UMM dan Dinas Kesehatan Kabupaten Agam dalam rangka memastikan ketersediaan obat-obatan pascabencana banjir di Sumatra Barat. Tri berharap bantuan tersebut dapat membantu masyarakat segera pulih. “Kami berharap setelah bantuan ini sampai, masyarakat bisa sehat kembali, bangkit, dan kembali berdaya untuk membangun desa mereka,” tutupnya.(Hms/sfl)