December 22, 2025, oleh Humas Universitas

Center of Excellence (CoE) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) (Foto: Istimewa)

Program Center of Excellence (CoE) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali memberikan pengalaman praktis bagi mahasiswa lintas fakultas. Salah satunya dirasakan oleh M. Azhar Iman Sofyan, mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), Fakultas Agama Islam, angkatan 2022, yang mengikuti CoE Manajemen Sekolah Islam Unggul.

Program CoE ini berlangsung sejak Agustus hingga 11 Desember 2025, dengan penempatan di Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah 26 Bojonegoro. Selama magang, Azhar sapaan akrabnya difokuskan pada pengembangan program dan penguatan manajemen sekolah. Setelah kegiatan di sekolah selesai hingga siang hari, peserta melanjutkan dengan penyusunan laporan dan pembahasan program di penginapan.

Ia menjelaskan bahwa program magang CoE yang dijalani memiliki aktivitas yang cukup padat dan berfokus pada penguatan manajemen lembaga pendidikan. “Kegiatan magang dilakukan mulai Senin sampai Kamis, bahkan kadang hingga Sabtu. Kami datang langsung ke sekolah untuk berdiskusi dengan guru dan pihak yang terkait, mencari tahu permasalahan yang ada, karena fokusnya bukan pada pengajaran langsung, tetapi pada manajemen sekolah,” jelasnya.

Setelah mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi sekolah, peserta CoE bersama pihak sekolah merumuskan solusi secara kolaboratif. Menurut Azhar, solusi tersebut diharapkan dapat menjadi nilai tambah bagi sekolah agar semakin diminati masyarakat. “Dari solusi itu kami susun program yang bisa menarik minat orang tua untuk menyekolahkan anaknya di sana. Itu menjadi tujuan utama kegiatan kami,” tambahnya.

Mengikuti CoE menjadi pengalaman yang berkesan bagi Azhar. Ia mengaku tertarik bergabung karena program ini dirancang untuk membantu mahasiswa lulus dalam waktu 3,5 tahun. “Salah satu alasan utama saya ikut CoE adalah target kelulusan yang jelas. Kami benar-benar dibimbing mulai dari penyusunan tugas akhir, seminar proposal, sampai seminar hasil, semuanya sudah terjadwal,” ungkapnya.

Selain percepatan kelulusan, pengalaman dunia kerja menjadi nilai tambah yang signifikan. “Di CoE ini saya mendapatkan pengalaman yang sebelumnya belum pernah saya rasakan, mulai dari relasi, pengetahuan, sampai gambaran nyata dunia kerja,” katanya.

Ke depan, Azhar berharap dapat segera menyelesaikan tugas akhirnya dan lulus tepat waktu. Ia juga ingin pengalaman magangnya memberikan manfaat nyata bagi sekolah tempat ia ditempatkan. “Saya merasa passion saya memang di dunia pendidikan. Ke depannya ingin tetap bermanfaat sebagai guru atau di bidang manajemen pendidikan,” ujarnya.

Menurut Azhar, pengalaman mengikuti CoE menjadi bekal penting sebelum lulus. “Di sini saya benar-benar merasakan output yang nyata. Apa yang dipelajari relevan dengan dunia kerja nanti, baik sebagai guru maupun di bidang manajemen sumber daya manusia pendidikan,” tutupnya. (Abim/Faq)

 

Penulis: Bima Chusnul Triwibowo | Editor: Faqih Ahmad Wafir Rahman