January 22, 2026, oleh Humas Universitas

Anak-anak mengikuti permainan edukatif di Masjid Baiturrahmah Sawojajar, Kota Malang. (RBC Institute/Klikmu.co)

KLIKMU.CO — Di tengah derasnya arus gawai yang kian menjauhkan anak-anak dari ruang ibadah, Rumah Baca Cerdas Institute Abdul Malik Fadjar (RBC Institute AMF) bersama Masjid Baiturrahmah Sawojajar, Kota Malang, dan santri Pondok Pesantren Internasional Abdul Malik Fadjar (PPI-AMF) menghadirkan wajah berbeda pada masjid.

Tak sekadar menjadi tempat salat, masjid juga dihadirkan sebagai ruang belajar yang ramah anak melalui kegiatan literasi dan pembinaan akhlak, Sabtu (18/1/2026).

Kegiatan ini difokuskan pada pembentukan akhlak dan adab anak sebagai fondasi pendidikan sejak dini. Seluruh rangkaian aktivitas dikemas secara sederhana dan menyenangkan agar mudah diterima anak-anak. Metode yang digunakan meliputi kegiatan berkisah, bermain, permainan edukatif, serta berbagai aktivitas kreatif yang disesuaikan dengan usia dan karakter peserta.

Pemilihan masjid sebagai lokasi kegiatan didasari pandangan bahwa masjid merupakan pusat peradaban sekaligus ruang pendidikan yang semestinya ramah anak. Fenomena anak-anak yang rajin ke masjid saat kecil namun cenderung menjauh ketika beranjak dewasa menjadi perhatian tersendiri. Karena itu, kegiatan ini dirancang untuk menjaga kedekatan anak dengan masjid sejak usia dini.

Koordinator Program RBC Institute Abdul Malik Fadjar Manda Danastri menegaskan bahwa kehadiran literasi di masjid merupakan ikhtiar penting untuk menyeimbangkan perkembangan anak di tengah arus digital.

“Anak-anak hari ini sangat dekat dengan gawai. Karena itu, masjid perlu dihadirkan sebagai ruang alternatif yang menyenangkan, aman, dan mendidik. Melalui literasi dan pembinaan akhlak, kami ingin anak-anak merasa bahwa masjid adalah rumah belajar yang ramah bagi mereka,” ujarnya.

Dia menambahkan, kolaborasi antara ibu-ibu masjid dan pelajar IPM menjadi kekuatan utama dalam program tersebut.

“Gerakan literasi akan lebih berdampak jika dilakukan bersama. Ketika masjid, komunitas, dan pelajar bergerak bersama, pembinaan akhlak dan budaya baca anak dapat tumbuh secara berkelanjutan,” katanya.

Sementara itu, Ketua Umum Pimpinan Ranting Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) PPI-AMF Azhar Izzudin mengatakan keterlibatan IPM merupakan bentuk kontribusi pelajar dalam kegiatan sosial dan pendidikan masyarakat.

“Kami datang sebagai relawan untuk membantu kegiatan rutin di masjid. Kami bekerja sama dengan RBC melalui mobil baca, mendampingi adik-adik membaca buku, mengenalkan gambar, dan bermain bersama,” ujarnya.

Azhar menambahkan, momen yang paling berkesan bagi para relawan adalah saat mendampingi anak-anak membaca.

“Ada adik-adik yang meminta dibacakan buku dan bertanya tentang gambarnya. Dari situ kami belajar mengenali karakter anak-anak,” katanya.

Melalui kolaborasi ibu-ibu Masjid Baiturrahmah, RBC Institute Abdul Malik Fadjar, dan IPM PPI-AMF tingkat ranting, kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan kebiasaan positif, meningkatkan minat literasi, serta mempererat kedekatan anak-anak dengan masjid secara berkelanjutan.

(Faqih/AS)