February 4, 2026, oleh Humas Universitas

Mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali menggelar kegiatan Sinau Budaya pada Senin, 2 Februari 2026, yang berlangsung di Kampung Budaya Polowijen. Kegiatan ini menghadirkan Bapak Abdul Malik, penulis seni budaya sekaligus pengurus Dewan Kesenian Jawa Timur periode 2025–2030 (HO/KLIKTIMES.COM)
Mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali menggelar kegiatan Sinau Budaya pada Senin, 2 Februari 2026, yang berlangsung di Kampung Budaya Polowijen. Kegiatan ini menghadirkan Bapak Abdul Malik, penulis seni budaya sekaligus pengurus Dewan Kesenian Jawa Timur periode 2025–2030 (HO/KLIKTIMES.COM)

KLIKTIMES.COM | KOTA MALANG-Mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali menggelar kegiatan Sinau Budaya pada Senin, 2 Februari 2026, yang berlangsung di Kampung Budaya Polowijen. Kegiatan ini menghadirkan Bapak Abdul Malikpenulis seni budaya sekaligus pengurus Dewan Kesenian Jawa Timur periode 2025–2030, sebagai narasumber utama.

Dalam kegiatan Sinau Budaya kali ini, mahasiswa mendapatkan pembekalan dengan tema “Teknik Menulis Berita Budaya”. Materi yang disampaikan menekankan pentingnya memahami karakter pembaca, menentukan sudut pandang penulisan, serta mengemas isu budaya agar tetap relevan dan menarik bagi masyarakat luas, khususnya generasi muda.

Diskusi berlangsung interaktif dengan partisipasi aktif dari mahasiswa. Fahmi Amansyah mengangkat pentingnya segmentasi dalam penulisan, dengan menyampaikan bahwa, “kalau kita mau menulis sesuatu baiknya disegmentasikan dulu, supaya kita bisa tahu dari topik yang kita tulis itu bisa dibagi dari segi segmentasi.”

Dalam Sinau Budaya kali ini, mahasiswa mendapatkan pembekalan dengan tema “Teknik Menulis Berita Budaya”. Materi yang disampaikan menekankan pentingnya memahami karakter pembaca, menentukan sudut pandang penulisan, serta mengemas isu budaya agar tetap relevan dan menarik bagi masyarakat luas

Dalam Sinau Budaya kali ini, mahasiswa mendapatkan pembekalan dengan tema “Teknik Menulis Berita Budaya”. Materi yang disampaikan menekankan pentingnya memahami karakter pembaca, menentukan sudut pandang penulisan, serta mengemas isu budaya agar tetap relevan dan menarik bagi masyarakat luas (HO/KLIKTIMES.COM)

Sementara itu, Desfian Achmad menanyakan strategi penulisan yang efektif untuk menarik minat generasi muda dengan bertanya, “bagaimana strategi yang bagus untuk menarik perhatian Gen Z sekarang terutama di penulisan budaya.” Pertanyaan-pertanyaan tersebut membuka ruang diskusi yang lebih dalam terkait tantangan dan peluang dalam jurnalisme budaya di era digital.

Selain sesi diskusi dan pemaparan materi, mahasiswa KKN UMM juga mengikuti kegiatan praktik budaya dengan belajar membuat ketupat bersama para pelaku seni Kampung Budaya Polowijen. Kegiatan ini menjadi sarana untuk mengenal lebih dekat tradisi sekaligus memperkuat kedekatan mahasiswa dengan masyarakat dan pelaku budaya setempat.

Diskusi berlangsung interaktif dengan partisipasi aktif dari mahasiswa.

Diskusi berlangsung interaktif dengan partisipasi aktif dari mahasiswa. (HO/KLIKTIMES.COM)

Tidak hanya itu, mahasiswa juga memanfaatkan momen tersebut untuk membuat konten eksplorasi dengan berkeliling Kampung Budaya Polowijen. Konten ini bertujuan untuk memperkenalkan potensi budaya lokal kepada masyarakat luas melalui media digital.

Melalui rangkaian kegiatan ini, mahasiswa KKN UMM berharap dapat meningkatkan kemampuan dalam menulis dan memproduksi berita budaya yang informatif, menarik, serta mampu menjembatani nilai-nilai tradisi dengan minat generasi masa kini.