February 27, 2026, oleh Humas Universitas

ANTUSIAS: Peserta anak-anak mengikuti lomba adzan dan mengaji dalam kegiatan Festival Ramadhan di Masjid Al Mustain Desa Wiyurejo, yang diselenggarakan mahasiswa KKN Kelompok 10 UMM angkatan 2025/2026

MALANG POSCO MEDIA, MALANG — Suasana Ramadan di Desa Wiyurejo semakin semarak melalui penyelenggaraan Festival Ramadan yang digelar di Masjid Al Mustain. Kegiatan ini menghadirkan lomba adzan dan lomba mengaji bagi anak-anak usia 6 hingga 12 tahun sebagai sarana pembinaan karakter religius sekaligus pengembangan bakat keagamaan sejak dini.

Puluhan peserta tampak antusias mengikuti perlombaan dengan didampingi orang tua dan masyarakat yang memadati area masjid. Para peserta tampil bergantian menunjukkan kemampuan terbaik mereka dalam melantunkan adzan maupun membaca ayat suci Alquran dengan penuh percaya diri.

Festival Ramadan tersebut merupakan program pengabdian masyarakat yang diselenggarakan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Kelompok 10 angkatan 2025/2026. Mereka adalah Niken Katarina Liberti (PGSD), Bintang Satria Pratama (Hukum) dan Muhammad Irfan Affandi (Hukum).

Koordinator KKN, Kevin Dwiky Kurniawan, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan menghadirkan aktivitas positif bagi anak-anak selama bulan Ramadan sekaligus menghidupkan fungsi masjid sebagai pusat kegiatan edukatif dan keagamaan. “Kami ingin memberikan ruang bagi anak-anak untuk belajar, berani tampil, dan semakin mencintai kegiatan keagamaan di lingkungan masjid,” ujarnya.

Dalam lomba adzan, peserta dinilai berdasarkan ketepatan lafaz, kejernihan suara, dan penghayatan. Sementara lomba mengaji menitikberatkan pada penerapan tajwid, kelancaran membaca, serta adab dalam membaca Alquran. Penilaian dilakukan oleh dewan juri dari tokoh agama setempat sehingga kegiatan berlangsung objektif dan edukatif.

Kegiatan ini berada di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Amalia Nur Adibah, yang turut memberikan arahan agar program KKN mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Menurutnya, kegiatan keagamaan berbasis anak menjadi langkah strategis dalam menanamkan nilai religius sekaligus membangun rasa percaya diri generasi muda.

Antusiasme warga terlihat dari ramainya masjid selama kegiatan berlangsung. Selain menjadi ajang perlombaan, festival ini juga mempererat silaturahmi antar warga Desa Wiyurejo selama bulan suci Ramadan. Acara ditutup dengan pengumuman pemenang, penyerahan hadiah, serta sesi foto bersama panitia, peserta, dan masyarakat.

Warga berharap Festival Ramadhan dapat menjadi agenda rutin tahunan yang terus menghadirkan kegiatan positif bagi anak-anak di Desa Wiyurejo.(imm/adv/lim)