March 13, 2026, oleh

Portalbontang.com, Malang – Suasana sore hari menjelang waktu berbuka puasa di kawasan Kayutangan Heritage, Kota Malang, terasa sangat berbeda dari biasanya.
Pada Selasa (10/3/2026), Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menggelar sebuah kegiatan inspiratif bertajuk Ngebuburead.
Kegiatan ngabuburit inovatif ini menghadirkan konsep yang memadukan gerakan literasi, kampanye ramah lingkungan, dan hiburan interaktif.
Daya tarik utama yang menyita perhatian masyarakat sore itu adalah penampilan menawan dari para putera-puteri kampus.
Mereka tampil mengenakan busana berbahan batik ecoprint yang merupakan hasil karya kreatif dari para dosen UMM.
Teknik ecoprint ini memanfaatkan daun, bunga, dan bahan alami lainnya tanpa menggunakan bahan kimia yang berbahaya bagi lingkungan.
Kepala Humas UMM, Maharina Novia Zahro, M.I.Kom., menjelaskan bahwa kehadiran batik ini adalah wujud nyata edukasi kepada publik.
“Batik ecoprint ini kami hadirkan sebagai bentuk kampanye gaya hidup ramah lingkungan. Kami ingin menunjukkan bahwa karya kreatif dari kampus juga bisa berpihak pada keberlanjutan, memanfaatkan bahan alami, dan tetap memiliki nilai seni yang tinggi,” ujarnya.
Di samping kampanye keberlanjutan, acara ini menghadirkan inovasi Mobil perpustakaan Kamis Membaca (Mobil KaCa) untuk menumbuhkan minat baca.
“Melalui Mobil KaCa, kami ingin membawa buku lebih dekat ke ruang publik. Literasi tidak harus selalu berlangsung di ruang kelas atau perpustakaan, tetapi juga bisa tumbuh di tengah suasana ngabuburit yang hangat dan penuh kebersamaan,” tambah Maharina.
Kemeriahan juga diisi dengan sesi live cooking dari tim Hotel Rayz UMM yang menyajikan aneka hidangan jelang berbuka puasa.
Hotel Rayz UMM sendiri selama ini turut difungsikan sebagai laboratorium pembelajaran terapan bagi mahasiswa perhotelan.

Kegiatan positif ini mendapatkan apresiasi luar biasa dari masyarakat yang hadir menghabiskan waktu sore mereka.
Salah satu pengunjung, Roudhodul Mufarikha, mengaku sangat terkesan dengan kolaborasi apik yang disajikan panitia.
“Menurut saya, konsep ngabuburit seperti ini sangat menarik karena bukan hanya menghibur, tetapi juga mengajak anak-anak membaca dan mengenal hal-hal positif. Jadi, sambil menunggu berbuka, ada pengalaman yang bermanfaat dan berkesan,” tuturnya. ***