April 27, 2026, oleh Humas Universitas

Malang Posco Media, Malang – Semangat silaturahmi kader Muhammadiyah di Kecamatan Lowokwaru tak terbendung. Meski panitia telah membatasi undangan karena keterbatasan kapasitas Masjid Asy-Syura Jatimulyo, antusiasme kader, simpatisan muhammadiyah dan juga warga untuk hadir dalam acara Halal Bi Halal, Minggu (26/4), tetap luar biasa tinggi.

Ketua Pelaksana Acara, Dr. Dody Setyawan, S.Sos., M.AP., mengungkapkan awalnya animo kader mencapai lebih dari 500 orang. “Kapasitas tempat memang menjadi tantangan tersendiri, namun hal ini membuktikan betapa kuatnya ikatan ukhuwah di PCM Lowokwaru,” ujarnya.

Kehadiran tokoh nasional seperti Prof. Muhadjir Effendy yang membaur dengan para guru besar dan warga Muhammadiyah setempat menciptakan suasana yang cair namun sarat makna. Dalam kesempatan tersebut, Prof. Muhadjir mengingatkan bahwa tradisi Halal Bi Halal adalah warisan ulama yang perlu dilestarikan karena mampu merekatkan kembali hubungan antarmanusia.

“Halal bihalal adalah sarana memperkuat silaturahmi dan mempererat ukhuwah. Ini yang perlu terus kita jaga dan lestarikan,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya peningkatan keimanan sebagai fondasi utama gerakan dakwah. Menurutnya, keimanan berada pada level yang lebih tinggi setelah keislaman, dan akan semakin kokoh melalui pemahaman yang mendalam terhadap ajaran Islam.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Rektor Universitas Muhammadiyah Malang, Nazaruddin Malik, serta sejumlah guru besar lainnya seperti Prof. Triyo Supriyatno, Prof. Jabal Tariq Ibrahim, Prof. Unti Ludigdo, dan Prof. Gonda Sumitro.

Acara ini menjadi momentum bagi PCM dan PCA Lowokwaru untuk menyelaraskan langkah, memastikan bahwa dakwah “Berkemajuan” bukan sekadar slogan, melainkan aksi nyata bagi masyarakat sekitar melalui amal usaha di bidang pendidikan dan kesehatan. (sam/nda)