May 4, 2026, oleh Humas Universitas

Salah satu pertandingan Piala Rektor UMM Open Karate Championship (Foto: Dani Alifian)

Malang (beritajatim.com) Memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026, Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menggelar ajang bergengsi Kejuaraan Karate Piala Rektor UMM Open Karate Championship 2026.

Perhelatan akbar ini berlangsung meriah di Dome UMM pada Sabtu (2/5/2026), menjadi wadah bagi ratusan atlet karate dari berbagai provinsi di Indonesia.

Rektor UMM, Prof. Dr. Nazaruddin Malik, S.E., M.Si., secara resmi membuka kejuaraan ini dengan pemukulan gong sebagai simbolisasi dimulainya kompetisi. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa olahraga bela diri merupakan instrumen krusial dalam membentuk kualitas sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan tangguh di masa depan.

​“Hari ini kita mengenang jasa pahlawan pendidikan, dan semangat itu kami manifestasikan melalui olahraga. Kami berharap dari Dome UMM ini lahir bibit talenta baru yang tidak hanya mengharumkan nama bangsa di tingkat nasional, tetapi juga internasional,” ujar Prof. Nazaruddin Malik.

Foto BeritaJatim.comSuasana pembukaan Piala Rektor UMM Open Karate Championship 2026 (Foto: Humas UMM)

Penyelenggaraan ini mendapat dukungan penuh dari Pengurus Besar (PB) Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI). UMM berkomitmen menjadikan Rektor Cup sebagai agenda tahunan yang masuk dalam kalender tetap karate nasional sebagai sarana tolok ukur kualifikasi bagi para atlet setelah menjalani latihan panjang di daerah masing-masing.

Ketua Panitia Pelaksana, Ir. Ary Bakhtiar, SP., M.Si., IPM., ASEAN Eng., melaporkan bahwa kejuaraan tahun ini mencatatkan partisipasi yang luar biasa. Sebanyak 825 atlet dari 63 kontingen turut ambil bagian, bersaing memperebutkan medali di 974 kelas pertandingan.

Kategori yang dipertandingkan sangat komprehensif, mulai dari kelas usia dini, pra-pemula, pemula, cadet, junior, under-21, hingga kategori senior. Peserta tidak hanya berasal dari Jawa Timur, namun juga meluas hingga Jawa Tengah, Yogyakarta, hingga Bali, yang mewakili berbagai dojo, klub, maupun Pengcab FORKI.

“Tujuan utama kami adalah menciptakan sistem pembinaan yang berkesinambungan. Event ini dirancang untuk mengembangkan kecerdasan fisik, intelektual, mental, dan spiritual generasi muda Indonesia secara bersamaan,” jelas Ary Bakhtiar.

Ajang ini diharapkan menjadi panggung pembuktian bagi para atlet muda untuk menunjukkan hasil kerja keras mereka selama ini. Rektor UMM, Prof. Dr. Nazaruddin Malik, menegaskan komitmen universitas dalam mendukung lahirnya talenta masa depan yang siap bersaing di kancah global.

”Event ini menjadi sarana penting bagi para atlet untuk mengukur kualifikasi mereka. Kami memohon maaf jika masih ada kekurangan dalam teknis penyelenggaraan, namun kami bertekad untuk terus memperbaiki kualitas agar kejuaraan ini menjadi kalender tetap karate di tingkat nasional,” pungkasnya. (dan/ted)