May 2, 2026, oleh

Malang, Tugumalang.id – Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) resmi membuka pendaftaran mahasiswa baru jalur khusus influencer dan konten kreator. Menariknya, jalur kuliah khusus ini diberlakukan tanpa tes.
Lewat gebrakan ini, puluhan ribu followers dan portofolio digital di dunia maya kini menjadi ‘paspor’ sakti untuk masuk Kampus Putih tanpa perlu pusing memikirkan ujian tulis. Diketahui, pendaftaran jalur khusus konten kreator ini dibuka mulai 1 April hingga 25 Juni 2026 mendatang.
Syarat yang ditawarkan juga sangat mudah dan relevan. Para calon pendaftar cukup membuktikan diri dengan kepemilikan minimal 5.000 subscriber di platform YouTube, atau 10.000 followers di Instagram maupun TikTok. Namun, tingginya angka pengikut bukan satu-satunya tolok ukur. UMM tetap memasang filter ketat: konten yang diproduksi wajib bersifat kreatif, edukatif, dan menularkan energi positif.
Hal ini menegaskan bahwa kampus tidak sedang memburu popularitas semata, melainkan mencari substansi dan rekam jejak digital yang baik. Wakil Rektor II UMM, Dr. Ahmad Juanda, Ak., M.M., C.A., memaparkan bahwa langkah ini adalah bentuk nyata adaptasi kampus terhadap literasi digital generasi Z.
Menurutnya, institusi pendidikan tidak boleh menutup mata terhadap lahirnya profesi-profesi baru dari rahim teknologi, termasuk konten kreator. Menurut dia, para konten kreator ini adalah public relations bagi generasinya.
”Mereka punya panggung, algoritma, dan pengaruh besar. Melalui jalur ini, UMM ingin mewadahi bakat tersebut agar anak muda kita tak sekadar asal viral, tetapi juga dibekali dengan pondasi akademik yang matang dan berintegritas,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa program ini adalah investasi strategis untuk mencetak lulusan yang cakap digital sekaligus beretika. “Kami mencari mereka yang bisa menginspirasi publik. Jika mereka sudah mahir berkomunikasi secara visual di media sosial, UMM siap memolesnya menjadi talenta profesional yang dampaknya jauh lebih luas bagi masyarakat,” imbuhnya.
Dengan hadirnya jalur influencer ini diharapkan tidak hanya menjaring bibit-bibit unggul di ranah digital, tetapi juga mengukuhkan posisi UMM sebagai kampus yang proaktif membaca zaman. Kini, saatnya mengubah karya kreatif di dunia maya menjadi tiket menuju masa depan yang cerah.