May 29, 2026, oleh

TIMES INDONESIA – Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) secara konsisten selama enam tahun telah meninggalkan penggunaan plastik atau kresek sekali pakai saat membagikan daging kurban. Fenomena ini disebut sebagai kurban go green UMM, dengan memanfaatkan kemasan tradisional berupa besek bambu yang dialasi daun segar dan diikat dengan tali serabut kelapa sebagai wadah utama.
Hal tersebut dilakukan sebagai bentuk kesadaran akan bayang-bayang menumpuknya sampah plastik ketika perayaan Idul Adha
Ketua Panitia Kurban 1447 H UMM, Dr. Yasin Kusumo Pringgodigdo, S.Pd.I., M.H.I., menyampaikan bahwa esensi kurban bukan hanya sebagai bentuk ibadah kepada Allah, tetapi juga bentuk kepedulian manusia terhadap lingkungan sekitarnya.
Mengurai Ekspresi Radikalisme Agama di Bima
“Tahun ini kami kembali menerapkan konsep go green, spirit kurban bukan hanya sebagai ibadah, tetapi juga menjaga peradaban dan kelestarian lingkungan,” ujarnya.

Ia pun menegaskan bahwa pihaknya dipastikan tidak menggunakan kantong sekali pakai yang berbahaya bagi lingkungan maupun kesehatan.
Pada tahun ini, UMM menyembelih 20 ekor sapi dan sejumlah kambing, serta mendistribusikan hingga 2500 paket daging kurban yang disebar ke ranah internal kampus, warga sekitar, Lapas Perempuan dan Laki-laki Malang. Selain itu, UMM juga menyebar 6 ekor sapi ke Sumbawa.
Yasin menambahkan bahwa kesuksesan pendistribusian daging kurban menggunakan besek ramah lingkungan ini adalah hasil kolaboratif dosen, karyawan, panitia inti, anggota tim teknis, relawan mahasiswa, hingga Juru Sembelih Halal (Juleha).
Pengemasan daging kurban pun melalui pengawasan ketat supaya tetap higienis, natural, dan sejalan dengan misi pelestarian lingkungan kampus.
“Wadahnya menggunakan besek, alasnya pakai daun, dan talinya pakai tali serabut,” tambahnya.
Melalui kegiatan ramah lingkungan ini, UMM membuktikan bahwa ibadah sebagai ritual keagamaan dapat berjalan harmonis dan beriringan dengan tanggung jawab ekologis terhadap kelestarian lingkungan.
Diharapkan inovasi positif ini bisa menjadi motivasi bagi institusi lainnya untuk mulai meninggalkan penggunaan plastik sekali pakai dan mulai berganti pada wadah ramah lingkungan supaya alam tetap bersih, sehat, dan lestari.
“Semoga kurban go green ini bisa menjadi motivasi bagi institusi lainnya supaya mulai meninggalkan penggunaan plastik sekali pakai,” pungkasnya.