June 3, 2026, oleh

TRIBUNJATIM.COM, MALANG – Program rehabilitasi hutan yang dilakukan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) di kawasan Pujon Hill, Kabupaten Malang, mulai menunjukkan hasil nyata.
Empat dusun di Kecamatan Pujon Kabupaten Malang mendapatkan manfaat limpahan air bersih dari program rehabilitasi hutan yang dilakukan oleh Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) di kawasan Pujon Hill.
Hal tersebut menjadi kabar baik, di tengah ancaman krisis air bersih dan dampak perubahan iklim yang memicu kekeringan di berbagai daerah.
Kini, aliran air dari kawasan hutan yang direhabilitasi tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat di empat dusun yang tersebar di dua desa di Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang.
Air bersih dari kawasan Pujon Hill mengalir ke Dusun Ngepreh dan Dusun Tretes di Desa Bendosari, serta Dusun Talesan dan Dusun Kedungrejo di Desa Sukomulyo.
Mata Air yang Sempat Mati Kembali Mengalir
Menurut Staf Ahli Pujon Hill UMM, Dr Tatag Muttaqin, program reboisasi yang dijalankan sejak 2019 itu tidak hanya meningkatkan debit air, tetapi juga berhasil menghidupkan kembali sejumlah mata air yang sebelumnya sempat mengering.
Ia mengatakan, peningkatan debit air terjadi setelah kampus melakukan inventarisasi sumber daya alam sekaligus perbaikan ekosistem hutan secara berkelanjutan.
Rehabilitasi kawasan hutan yang dilakukan dalam beberapa tahun terakhir itu ternyata mampu mengembalikan fungsi resapan air.
Hal itu membuat sejumlah mata air yang sebelumnya mati, kini mulai kembali mengalir.
“Kami melakukan rehabilitasi dan perbaikan hutan. Hasilnya debit air bertambah besar dan beberapa mata air baru muncul. Mata air yang dulu sempat mati sekarang mulai hidup lagi,” kata Tatag pada Selasa (2/6/2026).
Penanaman Bambu Jadi Strategi Konservasi
Salah satu strategi yang diterapkan UMM adalah menanam bambu dan berbagai tanaman keras di kawasan buffer zone atau zona penyangga.
Penanaman dilakukan secara kolaboratif bersama sejumlah pihak eksternal.
Dari total luas kawasan hutan sekitar 80 hektare, UMM memprioritaskan rehabilitasi pada lahan seluas 15 hektare.