June 4, 2026, oleh

RRI.CO.ID, Malang – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Mira Sapriyawati, mahasiswi Program Studi Hubungan Internasional UMM, berhasil menunjukkan kiprahnya di tingkat nasional hingga internasional melalui berbagai program kepemudaan, diplomasi, hingga teknologi kecerdasan buatan (AI).
Mahasiswi asal Cilacap, Jawa Tengah tersebut dikenal aktif dalam berbagai kegiatan internasional yang berfokus pada diplomasi budaya, pemberdayaan pemuda, pendidikan, dan kesetaraan gender.
Pada tahun 2025, Mira terpilih sebagai Google Student Ambassador Indonesia setelah bersaing dengan lebih dari 12 ribu pendaftar dari seluruh Indonesia. Dalam program tersebut, ia memimpin berbagai inisiatif kampus terkait pemanfaatan teknologi AI dan edukasi digital bersama Google Indonesia dan Google for Education.
Tak hanya itu, Mira juga meraih penghargaan sebagai “Gemini Rising Star” dan menjadi salah satu dari 100 ambassador terpilih yang mengikuti program eksklusif bersama Google DeepMind.
“Teknologi dan diplomasi sebenarnya saling terhubung. Anak muda harus mampu memanfaatkan AI secara bijak untuk pendidikan, komunikasi global, dan pengembangan diri,” ujar Mira.
Selain aktif di bidang teknologi, Mira juga menjadi Honorary Reporter untuk Korea.net di bawah Korean Culture and Information Service (KOCIS), Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata Korea Selatan. Dalam perannya, ia menulis berbagai artikel berbahasa Inggris terkait budaya Korea dan hubungan budaya ASEAN-Korea.
Di bidang internasional, Mira juga tercatat sebagai fully funded delegate dalam Universal Youth Leadership Summit 2025 di Hanoi, Vietnam, dan berhasil meraih penghargaan Best Presenter dari peserta yang berasal dari lebih dari 50 negara.
Berbagai prestasi lain turut melengkapi perjalanan akademiknya, mulai dari penerima Beasiswa Bank Indonesia, Duta Women in Tourism Indonesia, hingga Juara Intelegensia Duta Budaya Kota Malang 2025.
Dengan IPK 3,83, Mira membuktikan bahwa mahasiswa tidak hanya dapat unggul secara akademik, tetapi juga mampu menjadi representasi generasi muda Indonesia di panggung global melalui diplomasi, teknologi, dan kepemimpinan.