June 3, 2026, oleh Humas Universitas

Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali hadir menjadi panggung pembuktian bagi kreativitas dan energi mahasiswa masa kini. (Foto: Istimewa)

Bukan sekadar euforia kompetisi biasa, Rektor Cup Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali hadir menjadi panggung pembuktian bagi kreativitas dan energi mahasiswa masa kini. Di tengah dinamisnya gaya hidup Gen Z, Kampus Putih menjadikan ajang ini sebagai ruang bebas berekspresi sekaligus inkubator untuk mencetak bibit-bibit atlet dan seniman berprestasi.

Ketua Panitia Rektor Cup UMM, Ir. Ary Bakhtiar, SP., M.Si., IPM., ASEAN Eng., menjelaskan bahwa rangkaian kompetisi yang akan bergulir secara intensif sejak Mei hingga awal bulan Juli mendatang ini mempertandingkan 25 cabang olahraga (cabor) dan seni. Pihak kampus juga telah menyiapkan total hadiah yang fantastis sebagai bentuk dukungan finansial nyata bagi pengembangan prestasi para peserta.

“Kami sediakan apresiasi berupa dana pembinaan. Total nominal keseluruhan hadiah yang kami siapkan mencapai ratusan juta rupiah demi mengapresiasi kerja keras dan keringat para mahasiswa,” terangnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa upacara pembukaan tahun ini dikemas dengan konsep yang jauh lebih inovatif dan spektakuler dibandingkan edisi sebelumnya. Kemegahan seremoni tersebut sengaja dirancang untuk membangkitkan semangat sportivitas sejak hari pertama pelaksanaan.

“Konsep pembukaan kali ini sangat berbeda dan jauh lebih meriah. Kami melibatkan sekitar 6.000 mahasiswa baru UMM, beserta jajaran dosen, karyawan, hingga alumni untuk ikut serta memeriahkan pada 7 Juni mendatang”ujarnya.

Terkait kualifikasi peserta, ia menegaskan bahwa ajang bergengsi ini terbuka lebar bagi seluruh mahasiswa berstatus aktif. Ajang ini difungsikan secara khusus sebagai wadah penjaringan bakat untuk mewakili kampus di berbagai kejuaraan eksternal bergengsi pada kalender kompetisi mendatang.

“Event ini terbuka untuk seluruh mahasiswa, tujuan utamanya adalah penjaringan bakat, di mana sebagian pemenang dari Rektor Cup ini nantinya akan kami kirim ke ajang luar kampus tahun depan, seperti Peksimida, kompetisi seni daerah, olahraga, hingga Pomprov,” imbuhnya.

Antusiasme yang membara turut dirasakan oleh para mahasiswa yang siap berlaga, salah satunya adalah Anissa Fitriani Harsari. Mahasiswi yang berpartisipasi sebagai peserta di cabang olahraga bulu tangkis ini memberikan apresiasi penuh terhadap fasilitas dan wadah kompetisi luar biasa yang disediakan oleh pihak universitas.

“Acara Rektor Cup tahun ini benar-benar disajikan dengan sangat menarik dan terkonsep dengan matang. Sebagai mahasiswa, saya merasa bangga dan sangat diapresiasi karena kampus tidak hanya menuntut kami fokus pada akademik, tapi juga mendukung penuh pengembangan minat bakat kami. Saya sendiri sudah berlatih keras untuk bisa merebut gelar juara dan membawa nama baik fakultas,” ungkap Cece sapaan akrabnya.

Rektor Cup UMM bukan sekadar ajang perebutan medali dan euforia semata, melainkan sebuah kawah candradimuka bagi para mahasiswa untuk mengasah sportivitas, kreativitas, dan daya juang. Melalui iklim kompetisi yang sehat ini, Kampus Putih berharap dapat terus melahirkan generasi juara yang tak hanya unggul di tingkat lokal, tetapi juga mampu mengharumkan nama almamater di kancah yang lebih luas.(*faq)

 

Penulis: Faqih Ahmad Wafir Rahman