June 15, 2026, oleh Humas Universitas

Paul Teller, mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Jawa Timur yang sukses menjadi CEO cokelat premium di Bali (Tagar.co/Humas UMM)

Mahasiswa UMM Paul Teller buktikan mimpi besar bisa menembus pasar global lewat bisnis cokelat premium Bali dari biji kakao lokal.

Tagar.co – Tembus pasar internasional, Mahasiswa Program Studi Manajemen Universitas Muhammadiyah Malang (UMM)Paul Teller, sukses menjadi CEO cokelat premium di Bali. Di samping itu, ia membuktikan bahwa usia muda bukanlah halangan untuk memimpin perusahaan berskala global.

Mahasiswa angkatan 2023 ini menyeimbangkan perannya sebagai akademisi sekaligus Chief Executive Officer (CEO) PT. Aagney Cocoa Persada. Melalui pabrik pengolahan kakao miliknya di Tabanan, Bali, Paul berhasil membawa produk cokelat premium berkonsep bean to bar menembus ketatnya pasar internasional.

Bisnis cokelat ini ia rintis sejak usia 17 tahun. Bermula dari keprihatinannya saat melihat produk cokelat ternama di Eropa justru menggunakan biji kakao asal Indonesia. Fakta tersebut memotivasinya untuk mengolah kakao lokal secara mandiri.

Rahasia Sukses Paul Teller

Awalnya, ia menemui tantangan keras dalam mengedukasi masyarakat. Ia berusaha meyakinkan bahwa cokelat asli yang menyehatkan memiliki cita rasa dominan pahit. Berkat kepiawaiannya, ia berhasil meracik biji fermentasi dan gula aren alami hingga produknya merajai supermarket premium dan bandara internasional.

“Kita punya sumber daya alam melimpah. Kalau negara lain bisa mengembangkan bisnis menggunakan biji kakao dari Indonesia, kenapa kita di negeri sendiri tidak bisa memanfaatkannya,” tegasnya.

Ekspansi pasar yang pesat ini nyatanya sangat didukung oleh ekosistem akademik Kampus Putih UMM yang adaptif terhadap kebutuhan mahasiswa wirausaha. Paul menyebutkan, teori dari mata kuliah Perilaku Konsumen langsung ia praktikkan untuk merancang strategi pemasaran produknya.

Sementara itu, manajemen waktu juga ia terapkan dengan memadatkan jadwal kuliah. Dengan demikian, sisa waktu sepekan dapat ia gunakan untuk memantau pabrik dan memimpin Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) UMM.

“Dosen muda di UMM sangat suportif dan membuka pola pikir mahasiswa. Ilmu tentang sasaran perilaku konsumen yang saya dapatkan di kelas sangat membantu eksekusi strategi bisnis secara langsung,” ungkapnya.

Paul Teller berfoto bersama Sandiaga Uno, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif periode 2020-2024 (Tagar.co/Humas UMM)

Capaian Prestisius

Kiprah gemilang Paul di dunia wirausaha mengantarkannya pada berbagai pencapaian prestisius. Ia berhasil menjadi Juara 2 Paritrana Award Provinsi Bali pada tahun 2024, dan pameran internasional Bali Interfood Expo 2025. Tidak berhenti sampai disitu, ia juga mendapatkan apresiasi dari Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI.

Baca Juga:  Mengapa Siswa Masih Pasif di Kelas?

Selain berorientasi pada profit, Paul rutin menebar misi sosial dengan menjadi pembicara kewirausahaan bagi generasi muda. Ia sekaligus mengingatkan pentingnya membangun relasi strategis saat baru memulai bisnis.

“Jika ingin merintis karier sebagai pengusaha, langkah awalnya adalah memilih lingkungan yang positif dan suportif. Komunitas yang tepat akan membuat kita tidak mudah menyerah saat menghadapi kegagalan,” pesannya.

Perjalanan Paul Teller menegaskan peran strategis UMM sebagai ruang tumbuh yang ideal bagi calon pengusaha muda bukan hanya sekadar membekali mahasiswa dengan keilmuan teoritis di dalam kelas, tetapi membentuk mentalitas dan karakter tangguh yang relevan dengan kebutuhan zaman.

Bekal inilah yang memastikan setiap lulusan Kampus Putih siap mandiri, berdaya saing tinggi, bahkan mampu memberikan kontribusi nyata di tengah ketatnya persaingan industri global masa depan. (#)

Jurnalis Faqih Ahmad Wafir Rahman Penyunting Nadhirotul Mawaddah