June 27, 2026, oleh Humas Universitas

Malang, JurnalPost.com – Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Fakultas Pendidikan, Sains, dan Humaniora (FPSH), Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) melalui Laboratorium KeSD-an menggelar pagelaran drama “Amerta Puspa Nusantara” di Aula GKB III Lantai 6 UMM. Kegiatan ini merupakan luaran Mata Kuliah Bahasa Indonesia Sekolah Dasar yang dirancang melalui pembelajaran berbasis proyek (project-based learning) untuk mengembangkan kreativitas, kemampuan berkomunikasi, kolaborasi, serta apresiasi budaya mahasiswa sebagai calon guru sekolah dasar.

Pagelaran diselenggarakan dalam dua sesi, dengan sesi pertama menampilkan empat drama bertema pelestarian budaya Nusantara yang diadaptasi dari cerita rakyat dan legenda Indonesia. Melalui pementasan tersebut, mahasiswa tidak hanya mengembangkan keterampilan seni pertunjukan, tetapi juga menginternalisasi nilai-nilai budaya, karakter, dan kearifan lokal sebagai bagian dari pembelajaran yang kontekstual di sekolah dasar.

Dalam sambutannya, Wakil Dekan II Fakultas Pendidikan, Sains, dan Humaniora UMM menegaskan bahwa kegiatan ini mencerminkan komitmen fakultas dalam menghadirkan pembelajaran yang berorientasi pada pengalaman nyata mahasiswa.

“Fakultas Pendidikan, Sains, dan Humaniora terus mendorong lahirnya pembelajaran yang tidak hanya menekankan penguasaan akademik, tetapi juga pengembangan karakter, kreativitas, komunikasi, dan kolaborasi mahasiswa. Pagelaran drama ini menunjukkan bahwa proses pembelajaran mampu menghasilkan karya yang bernilai edukatif sekaligus relevan dengan kebutuhan calon guru sekolah dasar. Kami berharap kegiatan seperti ini terus berkembang dan membuka peluang kolaborasi yang lebih luas dengan berbagai perguruan tinggi maupun mitra eksternal.”

Sebagai bentuk apresiasi terhadap proses dan hasil pembelajaran, Laboratorium KeSD-an memberikan penghargaan kepada individu dan kelompok terbaik melalui Awarding Session berdasarkan aspek akting, kreativitas, penghayatan karakter, serta kualitas produksi pertunjukan.

Amerta Puspa

Menariknya, pagelaran ini juga dihadiri mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) yang melakukan observasi sekaligus seleksi calon aktor untuk kebutuhan proyek Lomba Inovasi Digital Mahasiswa (LIDM) 2026. Kehadiran mereka membuka peluang kolaborasi antarmahasiswa lintas perguruan tinggi dalam pengembangan karya seni dan inovasi digital. Salah seorang mahasiswa UM menyampaikan bahwa mahasiswa PGSD UMM memiliki kemampuan akting dan kerja tim yang baik sehingga berpotensi dilibatkan dalam proyek yang sedang dipersiapkan untuk LIDM 2026.

Sementara itu, Kepala Laboratorium KeSD-an PGSD FPSH UMM, Ima Wahyu Putri Utami, M.Pd., dalam laporannya menjelaskan bahwa Amerta Puspa Nusantara merupakan implementasi pembelajaran yang menghubungkan teori dengan praktik melalui pengalaman belajar autentik.

“Sebagai luaran Mata Kuliah Bahasa Indonesia Sekolah Dasar, pagelaran ini dirancang agar mahasiswa mengalami secara langsung proses kreatif mulai dari analisis cerita, penyusunan naskah, latihan, produksi, hingga pementasan. Melalui pengalaman tersebut, mahasiswa tidak hanya mengembangkan keterampilan berbahasa dan seni pertunjukan, tetapi juga kompetensi pedagogis, komunikasi, kolaborasi, kreativitas, dan kepemimpinan yang menjadi bekal penting sebagai calon guru sekolah dasar.”

Melalui Amerta Puspa Nusantara, Laboratorium KeSD-an PGSD FPSH UMM terus memperkuat implementasi pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning) yang mengintegrasikan bahasa, seni, budaya, dan pedagogi. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ruang apresiasi karya mahasiswa, tetapi juga memperluas jejaring kolaborasi lintas perguruan tinggi serta memperkuat komitmen PGSD UMM dalam menghasilkan calon guru sekolah dasar yang kreatif, adaptif, dan mampu menjawab tantangan pendidikan abad ke-21.